
*Cuplikan sebelumnya...*
"Puft...dulu juga ayah mu panik saat menembak bunda, ayah mu bertanga apakah dia membuat bunda tidak nyaman jika selalu dekat dengannya, lalu ibu balas, ibu sengaja berkata iya karna tau sifat ayahmu yg suka khawatir" ucap Bunda tertawa terbahak-bahak.
"Bunda, koq gtu sih" ucap ayah yg mukanya cemberut.
"Bwahahhahhahahhahahahahaaaa" tawa lepas Bunda dan Kayla.
___________________________________________
Setelah beberapa hari kejadian tersebut semuanya mengetahui bahwa Fateh dan Kayla sudaj pacaran. Kayla menceritakan bagaimana ia ditembak oleh Fateh dan semua terbahak-bahak saat mengetahui ada anak kecil diantara mereka.
Kini, hari ini, tiba dimana pernikahan Lia Dan Rian. Semua teman-teman Lia & Rian hadir. Tak luput dari mata mereka Fateh dan Kayla yang baru saja menjalin hubungan langsung mengenakan pakaian couple dan selalu menunjukkan kemesraannya didepan teman-temannya.
__ADS_1
Mereka hanha menggeleng melihat tingkah lsku sejoli itu.
Lia mengenakan pakaian kebaya putih yang indah dan menambah kesan anggun untuk Lia.
Rian memakai pakaian yang sama dengan dan senada dengan Lia.
Tamun undangan hanya kerabat, tetangga dan beberapa saksi.
*Cekleek...*
"Sayang..." ucap mama membelai rambut anaknya.
"Maa, Lia takut" ucap Lia gugup.
__ADS_1
"Tak apa - apa nak, semua akan baik - baik saja" ucap mama menenangkan.
"Lia, Ijab Qobulnya sudah selesai. Ayo, pergi temui suami mu!" Ucap Bang Varo yang tiba-tiba datang.
Lia hanya tersenyum.
Varo mengulurkan tangannya dan Lia menggandeng tangan Varo seperti bangsawan yang menghadiri pesta.
Semua pandangan para saksi mengarah pada seorang perempuan. Siapalagi kalau bukan Adelia Faranisa Dirgantara. Bagaikan bidadari turun dari kayangan ke bumi.
Rian tidak mengedipkan matanya sama sekali.
*Pukul 19:30 WIB!*
__ADS_1
Semua mengucapkan selamat dan malam pun tiba. Pesta pernikahan dimulai dan tamu berdatangan.
Lia mengenakan gaun putih dan Rian mengenakan jas hitam yang menambah kesan mewah.