DIJODOHKAN DENGAN MOST WANTED

DIJODOHKAN DENGAN MOST WANTED
chapter 13


__ADS_3

Chapter 12


Cuplikan sebelumnya


"Eyyou curut, apa kabar"


Mata Lia terbelak.


"Huwaaa...kapan pulangnya? Lia kangen tau" ucap Lia memeluk...


___________________________________________


"Eyyou curut, apa kabar" ucap seseorang


Mata Lia terbelak.


"Huwaaa...kakak kapan pulangnya? Lia kangen tau" ucap Lia memeluk seorang pria.


Pria tersebut adalah Alvaro Alexander. Ia adalah kakak Lia yang bekerja di Eropa. Umurnya sekitar 23 thn dan dia sufah memiliki pacar tapi belum diperkenalkan kepada keluarganya.


Lia masih memelui kakaknya dengan erat seperti tak ingin dilepas


"Kakak kapan pulang?" Tanya Lia dengan mendongakkan kepalanya tanpa melepas pelukannya.


"Hmmm, tadi malam pagi" jawab Varo.


"Mama koq gak bilabg sih kalo kak Varo dateng?" Protes Lia.


"Kamu sendiri yang gak mau dikasih tau" ucap mama santai.


Lia hanyan menunjukkan wajah yang kebingungan.


"Semalem itu loh, kamu kan habis puoang dari rumah calon suami kamu. Mama mau bilang kalo kak Varo mau dateng, kamu nya motong ucapan mama trus langsung tidur" balas mama.


Lia hanya menepuk jidatnya pelan.


"Hemmm...udah berani nih ye main kerumah cowo, mana tunangan lagi" ucap Varo.


"Koq kakak tau?" Tanya Lia.


"Mama kasih tau" jawab Varo.


Lia hanya ber'oh'ria.


"Kak, aku kan udah mau nikah, kakak kapan nyusul?" Ucap Lia dengan PEDEnya.


"Emang sih kakak masih lama nikahnya, tapi kakak udah punya pacar lho" ucap Varo yang tak kalah PEDEnya.


Papa, mama dan Lia membelakkan matanya dan mulut mereka sedikit menganga.


"Trus, kapan kamu ngenalin pacar kamu sama mama papa?" Tanya mama.


"Liat dulu mah, katanya besok dia mau kesini" balas Varo.


"Kamu mau lamar kapan?" Tanya papa.


"Ya udah kalau gitu papa gantiin kakak diEropa aja biat kakak bisa lamar pacar kakak" jawab Varo.


"Enak aja kamu papa itu...uhuk...uhuk" ucap papa pura² batuk.


"Nah, sekalean aja sakit sono" ucap mama cuek.


"Ishh mama nih" rengek papa.


"Hwahahahahahhaaaaaa" tawa Varo dan Lia bersamaan.


Bagaimana tidak, sudah sekian lama keluarga mereka berkumpul dan melihat kekonyalan diatara mereka.


"Sudah sudah, makan. Trus kamu Lia sekolah" ucap mama.


Semuanya makan tanpa suara hanya ada suara detingan sendok.


"Kak, anterin Lia ya?" Pinta Lia.


"Hah?" Ucap Varo.


"Plissss..." ucap Lia denga mata puppy eyes nya.


"Ya udah, iya iya" jawab Varo.


"Ampun dah, gimana ga mau dek, orang elunya imut gono" batin Varo.


Walaupun sudah laha tinggal di Eropa namun logat Indonesianya masih ada. Juga, bertahun-tahun ia di Eropa kini mukanya seperti bule.


"Pa, ma, kita pergi dulu" ucap Varo mengambil kunci mobil

__ADS_1


"Iya" balas mama dan papa.


Kini Varo dan Lia sudah naik mobio dan menuju tempat tujuan.


"Mah?" Panggil papa.


"Hemm" balas mama.


"Kan Lia sama Varo udah gede, trus dirumah kan sepi, gimana kita bikin debay mah?" Ucap papa dengan wajah mesum nya.


"Astagfirullah papah, papa itu udah kayak aki-aki gini masih mau bikin debay, ampun deh" ucap mama heran.


"Ishh, mama, ayolah, biar rumah makin ramai" rengek papa.


"Tidur diruang tamu seminggu" ancam mama.


"Eh, ehehehehee iya ma, gak jadi ma" ucap papa cengengesan.


Didalam mobil!


"Kak, kakak disini sampai kapan?" Tanya Lia.


"Nanti kan pacar kakak mau kesini, berarti nanti kakak ke Eropa sama dia habis hmm...." pikir Varo.


"Habus apa kak?" Tanya Lia.


"Mungkin sehari setelah kamu menikah" ucap Varo.


"Lho, koq bentar banget kak. Aku tuh mau main sama kakak, kita jalan² ke taman hiburan. Kan udh lama gak sama² kita kak" ucap Lia sedih.


"Ya udh pergi aja sama suami kamu" ucao Varo.


"Ihhh...kakak mah gitu" ucap Lia merajuk.


"Ya udah iya, nanti kita pergi" ucap Varo mengelus kepala Lia dengan matanya masih fokus kedepan.


Lia paling suka kepalanya fielus oleh orang yang ia sayang.


"Oke" balas Lia.


Dimobil ada canda dan tawa yang keluar dari kedua bersaudara itu. Mereka mengingat masa kecil mereka yang penuh kekonyolan dan kepolosan mereka.


Sesampainya disekolah...


Varo turun dari mobil dan memutari mobionya untuk mebukakan pintu untuk Lia.


"Ishh, apaan sih kak, malu tau" ucap Lia cengengesan.


"Mau meninggoy"


"Astaga, cowonya gans bat"


"Gila, masa deoan gua anjir"


"Anjir, si Lia makin cakep"


"Lah, itu siapanya Lia?"


"Idih, paling pake pelet"


"Ishh, pasti dia ngegoda"


"Dasar ja***g"


Begitulah cibiran yang didapat Lia namun dia tak menanggapinya.


"Astaga dek, itu temen kamu koq gtu banget?" Ucap Varo heran.


"Udah biasa kak" ucap Lia santai.


"Ya udah kak, Lia mau kekelas dulu" lanjut Lia.


"Yaudah, belajar sana. Jangan molor" ucap Varo mengelus kepala Lia.


Tanpa mereka sadari sepasang mata mengamati mereka. Ya, dia adalah Andrian.


"Siapa dia?" Batin Andrian.


Lia meninggalkan Varo dengan suasana hati yang bagus. Dia melewati koridor dengan tersenyum membuat semua pria meleleh akan kecantikannya.


"Pagi" ucap Lia menduduki kursi.


"Eh, Lia itu tadi siapa yang nganter lho?" Tanya Amanda.


"Oh, itu. Mau tau apa mau tau banget nih hayooo?" Ucap Lia menggodan temannya.

__ADS_1


"Tpi koq kayak kenal ya?" Ucap Cantika.


"Issshh, Lia kasih tau dong. Itu gans banget aaaa" ucap Kayla histeris.


Adrian dkk hanya menyimak dari jauh.


"Masih juga gantengan gue" batin Fathan.


"Ya iyalah can, itukan kakak gue yg terlucknut" ucap Lia dengan PDnya.


"Oh, jadi kakaknya. Syukurlah bukan saingan gue" batin Andrian.


"APAAA?!!!" Ucap teman² Lia.


"Puantesannn, gua kira siapa juga" ucap Karina.


"Tapi, koq gak pernah liat ya?" Ucap Alya.


"Dia abis pulang dari Eropa" ucap Lia.


"Selamat pagi anak - anak!" Ucap guru yang tiba-tiba masuk.


Dikarenakan bel sekolah rusak, maka guru langsung masuk.


"Pagi buuuu" ucap semua siswa.


"Hari ini kita belajar materi selanjutnya, buka buku....." lanjut guru tersebut.


Skiip...saat istirahat!


"Ngantin kuy" ucap Amanda.


"Kuy lah" ucap Lia dkk (kecuali Amanda)


"Huaaaa, most wanted cewe dateng"


"Astaga ga kuat ga kuat"


"Anjir, Lia makin cakep"


"Astaga, Cantika aku padamu"


"Kayla makin cute astaga"


"Paling pakai pelet"


"Cantikan juga gua"


"Dasar cabe-cabean"


Begitulah cibiran-cibiran yang didapat Lia dkk, namun mereka tak mempedulikannya.


"Pesen apaan nih?" Tanya Alya.


"Gue bakso sama jus melon" ucap Lia


"2in" lanjur Cantika.


"3in" lanjut Kayla.


"4in" lanjut Amanda.


"5in" lanjut Aisyah.


"6in" sambung Karina.


"Uangnya!" Ucap Alya mengulurkan tangannya.


"Nih" ucap Lia dkk (kecuali Alya) memberikan uang.


"Karina, yuk bantuin gue bawa makanannya atau lu gk gua pesenin" ucap Alya mengancam.


"Aisshhh, lu mah, kayak mo bantu org tpi gk bisa sendiri" gumam Karina yg didengar Alya.


"Gua denger, yuk cuss!" Ucap Alya


"Iya iya" ucap Karina beranjak dan mengekori Alya.


Nama ig : @joyaangelista nnti thor follback


Kirim pesan : "anak manga"


Follow manga aku, caranya gimana? Caranya klik profil di novel, lalu klik mengikuti & klik nama 'Joya Falencia Angelista'.


Para readears ;) maaf kalau jarang update soalnya authornya banyak tugas. Nuhun ya'. Author minta dukungan dari kalian semua kalau ad alur yg jelek kasih tau thor, kalau ad yg kurang menarik, nnti thor ubah jdi bagus dan semampu author. Maklumlah, author itu manusia biasa. Jangan lupa like dan vote sebanyak mungkin.

__ADS_1


Bye bye (@_@) ;)P


__ADS_2