
MISI PERTAMA REVANS DALAM ORGANISASI X-Phantom.
"Apakah kau sudah puas, Dengan omong kosong mu" Ucap revans dengan ekspresi datar dan mata yang sinis mengarah ke Drustan.
"Baiklah, sudah cukup sampai sini saja bermain nya" Ucap Meginhard dengan nada yang santa.
Revans yang mendengar perkataan Meginhard pun mulai menurunkan pedang nya dan menyimpan kembali pedang bayangan nya. pedang bayangan nya pun perlahan membentuk kembali menjadi bayangan dan masuk ke bayangan revans.
"Bagaimana menurutmu Drustan?"
"Penilaian ku tidak salah kan?. Dari hawa keberadaan nya saja aku sudah tahu, bahwa dia orang yang sangatlah kuat"
"Jika kau berkata seperti itu, Maka apa boleh buat. Tetapi Meginhard, aku akan menanyakan sesuatu tentang hal ini." Ucap Drustan.
"Boleh saja"
"Jika kau merasa Revans sangatlah kuat, kenapa kau mengajaknya untuk bergabung ke sini. aku tau dengan bergabung nya dia ke organisasi kita, Organisasi kita akan menjadi semakin kuat. Tetapi bukankah hal itu akan mengakibatkan hal yang tidak kita ingin kan di masa depan, contohnya. Seperti dia akan mengkhianati kita"
"Tentang itu, kalian tek perlu khawatir. Aku mengundang dia untuk masuk ke organisasi kita karena dia kuat, Tetapi aku tidaklah bodoh."
"Aku tau, Jika aku mengundang dia masuk ke X-Phantom, Ada kemungkinan dia akan berkhianat. Tetapi itu suatu hal yang mustahil"
"Mustahil?, Memangnya apa yang membuat mu sampai berkata seperti itu. Apakah kau sangat mempercayai dirinya?, atau ada hal lain yang dapat membuat dirimu berfikir seperti itu" Ucap Berthar.
"Aku memang mempercayai dirinya, Tetapi bukan itu alasan mengapa diriku sangat yakin bahwa dia tidak akan berkhianat"
"Memangnya apa alasannya?" Ucap Richard.
"Itu adalah. Karena aku lebih kuat darinya"
"Hahaha, itu alasan yang konyol Meginhard. bukan kah seiring berjalannya waktu dapat membuat dia bisa melampaui dirimu." Ucap Drustan.
"Apakah itu benar?" Ucap Meginhard dengan nada mengintimidasi dan mengeluarkan aura yang sangat besar di ruangan itu, Sehingga membuat semua orang yang ada di rungan itu tertekan di tanah, seperi di tarik oleh gravitasi.
Setelah menekan semua orang yang ada di rungan itu selama beberapa detik, dia pun menghentikan nya.
"Sepertinya sudah cukup untuk perkenalkan nya, karena itu kita akan bubar dan besok pada pagi hari kita akan berkumpul kembali ke sini. dan kamu revans kamu besok akan melakukan misi jika kita besok mendapatkan pelanggan"
"Sebelum kita bubar, aku akan bertanya terlebih dahulu. tentang bagaimana kita melakukan interaksi dengan pelanggan.
__ADS_1
"Cara melakukan interaksi dengan pelanggan cukup mudah saja, Kita hanya perlu membuat poster tentang kita di papan-papan peringatan. Di poster tersebut terdapat cara melakukan pemesanan dengan organisasi kita"
"Orang tersebut hanya perlu menulis nama target di belakang kertas poster yang kita tempel, di belakang poster itu terdapat sedikit bayangan nya milik Berthar. di saat ada yang menulis nama target maka selang beberapa menit nama itu akan menghilang. untuk mengetahui apakah permintaan sudah selesai, pelanggan harus mengecek apakah ada uang nya yang berkurang atau tidak. jika selama 2 hari tidak uang yang d ambil maka permintaan resmi di tolak. Tetapi jika dalam dua hari ke bawah uang pelanggan ada yang berkurang, maka berarti Permintaan sudah terpenuhi"
"Untuk cara kerja nya gampang saja, Kalian hanya perlu meminta Berthar untuk memberikan misi, dan setelah selesai menyelesaikan misi, kalian hanya perlu menandatangi rumah pelanggan dan mengambil harta sekalian ingin."
"Apakah kau sudah paham revans"
"Cukup paham"
"Baiklah, Sekarang waktunya bubar"
Setelah Meginhard berkata demikian, shadow hole semua orang pun mulai aktif dan mulai berpindah tempat Secara serentak, menuju tempat tujuan masing-masing.
Revans pun berpindah ke rumah pohon nya, Dan melihat marie sudah tertidur.
"sebaiknya aku harus tidur juga" Ucap Revans dan menuju ketempat tidur.
Keesokan harinya, Revans masih melihat langit-langit yang sama, tetapi pagi kali ini ada yang berbeda. yaitu adalah, di saat revans membuka matanya dia tidak bisa bergerak dan di saat dia mengalihkan pandangannya. dia melihat marie memeluk nya sekuat mungkin, dan marie masih tertidur pulas sembari memeluk revans.
"Apaan ini" Ucap Revans.
"Oi marie, Cepatlah bangun" Sembari menepuk-nepuk pipi marie.
"Kalo begini mau bagaimana lagi" Ucap revans dan dia pun menghela napas nya, lalu dia mengaktifkan shadow hole nya, untuk berpindah ke luar kasur.
"Akhirnya lepas juga."
"Karena sudah pagi, Waktunya untuk misi pertama"
[DARK MAGIC: SHADOW HOLE]
Revans pun berpindah dari rumah pohon nya, ke markas organisasi. Di saat revans sudah muncul ternyata anggota yang lain juga sudah datang, dan hebat nya lagi mereka datang secara bersamaan.
"Ternyata kau datang juga, Bocah kecil" Ucap Drustan dengan nada arogan nya.
"Ku kira kau tidak akan datang kemari, setelah terkena tekanan aura milik Meginhard" Ucap Euric.
"Semuanya sudah disini, Tetapi dimana Meginhard" Ucap Berthar.
__ADS_1
"Yah lupakan saja orang itu, Kali ini kita mendapatkan permintaan, Dan yang akan melakukan misi kali ini adalah Revans dan Euric."
"Kau tidak keberatan kan euric?"
"Tentu saja aku tidak keberatan, asal dia tidak menghambat ku"
"Bagaimana dengan mu revans?"
'Aku juga tidak keberatan"
"Baiklah kalo begitu, Misi kali ini di minta oleh warga kota. Untuk membunuh count yang memimpin kota advenmation, dia diduga bekerjasama dengan ketua bandit untuk memeras uang warga kota"
"Karena sudah ku berikan misi untuk kalian, maka saatnya kalian bekerja"
Revans dan Euric yang mendengar perkataan Berthar langsung berpindah ke atas pohon yang ada di dekat mansion count tersebut.
"Karena kita sudah di sini, Sebaiknya kita harus cepat menyelesaikannya." Ucap Euric
"Karena ini misi pertama mu, Jadi sebaiknya kau lah yang melakukan nya. sementara aku akan berjaga di sini"
"Baiklah" Ucap revans. Lalu revans pun mengaktifkan shadow hole nya dan berpindah ke dalam mansion count tersebut. Revans pun memeriksa semua rungan yang ada di dalam mansion itu dan menemukan count tersebut di dalam rungan kerja.
"Si-siap kau" Ucap count dengan nada yang kaget.
"Aku tidak akan memberikan nama ku kepada seseorang yang akan mati" Ucap revans dengan tatapan dingin nya.
"Penjaga!!!! ada seseorang yang masuk mansion ku" Ucap count itu dengan nada yang keras seperti seseorang yang meminta tolong ketika hendak di rampok.
"Percuma saja, Mereka tidak akan mendengar suara mu. Karena ruangan ini telah di tutupi oleh penghalang hitam ku. suara yang ada di dalam nya tidak akan pernah terdengar"
"Karena sudah waktunya untuk dirimu mati, Jadi aku akan membunuh mu disini"
[DARK MAGIC: SHADOW SWORD SLASH]
Bayangan revans mulai membentuk tangan yang memegang pedang bayangan dan ingin menebas count itu.
Count yang melihat hal itu pun ketakutan sampai tidak bisa mengunakan kekuatan nya.
"Ti-ti-tidak, aku tidak ingin mati" Ucap count dengan ekspresi ketakutan dan menangis.
__ADS_1
"Selamat tinggal" Setelah revans mengucapkan kalimat itu, bayangan nya mulai menebas count tersebut sehingga menjadi tiga bagian. seperti seorang koki yang mengiris shusi.
To Be Continued.