Dimensional Breaker (REVISI)

Dimensional Breaker (REVISI)
CHAPTER 4


__ADS_3

REVANS VS FENRIR BADUT


"Huh~, akhirnya selesai juga, untung saja monster yang ku temui di pedalaman hutan ini hanya sedikit, dan monster nya pun hanya memiliki kelas C."


Oh iya, Kalian pasti merasa heran, kenapa seorang bocah umur 5 tahun seperti aku dapat menggunakan kekuatan yang begitu hebat.


itu di karenakan, aku selalu menyimak apa yang ibu-, lina katakan saat mengajariku secara materi.


dan aku juga kadang - kadang, sering menyelinap masuk ke kamar ibu ku, untuk membaca buku - buku yang ada di sana.


aku membaca semua jurus - jurus, berbagai elemen, dan aku juga membaca buku, cara menggunakan skill.


dan aku mempraktekkan nya di saat yang terjadi kepada ku sebelumnya, namun untuk di bagian saat aku menghentikan waktu, aku di saat itu tidak menyadarinya bahwa aku telah menghentikan waktu.


walaupun skill ku sudah bangkit, aku masih belum tau pasti, apakah skill ku adalah, time manipulation: all type, atau cuman time manipulation: time stop type.


yah, apapun itu aku berharap skill ku adalah time manipulation: all type.


untuk sekarang aku akan mencoba skill, ku dulu apakah aku mendapatkan all type atau time stop type.


[TIME MANIPULATION: REVERSE TIME 10 MINUTE]


"Ah ternyata tidak terjadi apa-apa, berarti sudah pasti bahwa skill yang ku dapat cuman, time stop type"


"Untuk sekarang, aku akan melatih kemampuan ku di hutan ini sampai aku berumur 18 tahun"


"dan setelah aku berumur 18 tahun aku akan langsung mendatangi kastil raja iblis, yang mana terdapat inti jiwa raja iblis sebelumnya"


"inti jiwa tersebut mengandung kekuatan raja iblis pertama sampai ke raja iblis sebelumnya yang sudah di kalahkan"


"dan inti jiwa tersebut mengandung ingatan - ingatan dari raja iblis pertama sampai ke raja iblis yang baru saja dikalahkan, yang mana ingatan tersebut pasti berguna untuk diriku"


"untung mendapatkan inti jiwa tersebut aku harus menghancurkan segel tersebut, dan membuat para bawahan raja iblis tidak berani melawan ku hanya dengan merasakan aura ku"


"Baiklah, mari kita mulai dari menguasai hutan ini dalam jangka waktu 13 tahun"


8 tahun kemudian*


segerombolan monster kelas F sampai kelas C lari ketakutan, karna sedang merasakan benturan aura yang mengerikan.


sfx: suara gelombang benturan aura


"wah ternyata, dalam waktu 8 tahun aku hanya dapat mengimbangi monster sekelas A, dan lucunya lagi monster ini bisa memahami serta bisa berbicara bahasa manusia" Allen Revans.


"Lancang sekali kau, dasar manusia mahkluk rendahan, aku adalah penguasa kawasan hutan ini, aku ditunjuk langsung oleh sang penguasa hutan sang raja naga yang memiliki ras naga hitam, yaitu tuan VELNIGHA"


"Dan aku adalah dari ras fenrir, yaitu FERNILL"

__ADS_1


sfx: bwahahahahaha, akwowkwokwow (ketawa)


"Apa - apaan, itu nama yang lucu sekali sampai membuat ku sakit perut karena ketawa terbahak bahak"


"Sialan kau manusia lancang, kau akan menerima akibatnya karna menertawakan ku, dan tuan ku"


"oh akhirnya kau ingin menyerang juga ya, aku penasaran serangan seperti apa yang akan kau keluarkan, apakah kau akan mengejar ku dan menggigitku sampai ke tulang - tulang, mengingat bentuk mu mirip seperti serigala, walaupun yang berbeda hanya ukurannya"


"kau pikir diriku ini pantas di samakan dengan mahkluk kecil yang tercipta dari mana kami para fenrir yang bocor dari penampungan mana kami"


"terimalah ini manusia rendahan "


"heh, aku berharap kau tidak memanggil ku manusia, karena aku yang sekarang sudah membuang sisi kemanusiaan ku"


aku berbicara sambil menutup mata karena sehabis ketawa terbahak bahak, dan setelah aku membuka mata aku tidak melihat fenrir tersebut, padahal kami tadi baru saja bertukar serangan. di saat dia ingin mendekati ku aku merasakan ada yang aneh.


"Aku akan mencoba mendeteksi keberadaan nya"


[DARK MAGIC: PRESENCE AIR DETECTION"


"Hm?, apa ini aku tidak dapat menemukannya, padahal pendeteksi ku dapat mendeteksi keberadaan apapun bahkan saat orang itu menghilangkan hawa keberadaan nya, pendeteksi ku tetap bisa mendeteksi nya"


disaat aku sibuk mendeteksi hawa keberadaannya, tiba-tiba saja aku dapat mendeteksi keberadaan nya, namun setelah aku membuka mata ku, aku di kejutkan karna aku berada si ruangan yang putih dan sama sekali tidak ada apa apa selain rungan yang putih.


"selamat datang di dimensi ku, dan selamat beristirahat di tempat ini"


beruntung nya aku bereaksi lebih cepat dari pada kecepatan nya, dan aku meng aktif kan time stop ku,


sfx: taks (suara jentikan jari)


Sfx: tak tak tak, (suara langkah kaki)


[TIME MANIPULATION: TIME STOP TYPE]


"Sekarang tinggal membunuhmu saja dan aku akan mengambil inti jiwa mu agar aku bisa keluar dari dimensi mu" Ucap Revans


[DARK MAGIC: SHADOW SWORD SLASH]


Keadaan pun mulai kembali normal, dan revans pun berada di tempat pertarungan nya sebelumnya.


malam harinya*


"aku penasaran, apakah dimensi fernill tadi bisa ku gabungkan dengan shadow hole ku"


"daripada penasaran, manding ku coba saja"


[ FENRIR DIMENSION ]

__ADS_1


sekarang si revans sedang berada di dimensi putih tadi*


"mari kita coba gabungkan dengan shadow hole ku"


[DARK MAGIC: SHADOW HOLE]


bayangan bulat yang tadinya kecil, sekarang sedang meluas dan meluas sampai warna hitam pekat menutupi warna putih tersebut.


"Ternyata aku bisa memperluas dimensi ku dengan mengambil inti jiwa seseorang yang Memiliki dimensi dan, dimensi orang itu akan di lahap oleh shadow hole ku"


[DARK MAGIC: SHADOW HOLE]


Revans pun keluar dari dimensi shadow hole nya, dan memutuskan untuk istirahat agar besok bisa berburu lebih banyak monster lagi.


"untuk hari ini cukup sampai disini saja, aku harus istirahat agar bisa melanjutkan pelatihan ku ini"


keesokan harinya*


"Revanssss, bangun sekarang sudah pagi waktunya berburu agar kamu bisa mendapatkan makan"


sfx: howh (menguap)


"iya-iya berisik banget sih"


"hah berisik katamu?, aku melakukan ini demi kamu loh, tapi kenapa kamu malah begini-, ~~~"


Dia adalah Roh Hutan yang ada di hutan ini namanya Marie, dia adalah orang yang menyelamatkan ku di saat aku kehabisan mana dan energi saat sedang menguji kekuatan ku waktu aku berumur 10 tahun.


dan mulai saat itu, 3 tahun sudah berlalu aku dan dia diam berdua di rumah pohon dia, karna rumah pohon nya lebih enak di tiduri dari pada keluar masuk shadow hole setiap hari.


"baiklah berhentilah mengomeli ku, aku akan memburu monster yang enak dimakan" Ucap Revans


"ngomong - ngomong, kali ini kamu yang masakin aku ya aku mau cepat-cepat makan dan melanjutkan pelatihan ku"


"Terserah kamu saja, tapi jangan protes ya nanti soal rasanya" Ucap Marie


"kalau begitu aku akan berburu dulu"


"aku tau kamu itu kuat, tetapi tetaplah berhati hati"


revans tidak mendengarkan nya, dan revans langsung menggunakan shadow hole nya untuk berteleportasi ke tempat yang banyak monster kelas F samapi D.


"hemh~, ya ampun tidak di dengarkan lagi, setidaknya mengangguk lah kalau tidak ingin menjawab"


Marie pun meratapi kepergian revans dengan senyuman yang tulus, seperti seorang ibu yang meratapi seorang anak nya pergi untuk berangkat ke sekolah.


To Be Continued.

__ADS_1


__ADS_2