DOKTER MAFIA

DOKTER MAFIA
CAFFE(2)


__ADS_3

Alex menatap yura yang masih terlelap di sofa dalam ruangan kerja hana.


"ada rasa takutku untuk meninggalkan kamu lagi. aku takut tidak bisa menemukanmu lagi.


berjanjilah untuk menungguku dan jagan menghilang lagi ,yura.." alex melamun dan pandngn tetap fokus pada yura.


alex mendekati yura, membelai pipi yura yang tirus dan lembut, seluruh permukaan wajah yura tidak luput dari jamahan tangan alex. seolah meabsen seluruh wajah yura, mata hidung pipi bibir , alex terus membelai lembut. seolah takut tidak bisa memandang dan membelai wajah yura lagi.


"yura..." alex bersuara sangat pelan dan lembut untuk membangunkan yura.


"yura...bangunlah.." suara lirih alex kembali membngunkn yura.


"aahhh... " yura terbangun sambil mengeliat meluruskan persendian tubuhnya.


"bangunlah.. "ucap alex pelan "kita pulng ke apartemen biar kau istirahat" lanjut alex


"aku pulang dengan hana saja" yura membantah alex


"hana masih lama, kau itu capek.."suara tegas alex mendominasi "pulang ..!! istirahat"


yura hanya manyun saja tanpa ingin membantah lagi. toh percuma saja pikirnya, alex pasti tidak ingin di bantah.


"ayo cepat..waktuku tidak banyak" desak alex


"iya..iya .. "yura menjawab smbil berdiri sofa dan lamgsungelangkah keluar ruangan tanpa mempedulikan alex. Alex hanya memitar bola mata jengah dengan kelkuan yura yang meninggalkannya.

__ADS_1


Yura mencari hana di pantry cafe..


"hana.."panggil yura


"aku pulang duluan ya.." sambung yura


"ga jadi nunggu aku? ga jadi minum kopi?!"


"alex maksa buat pulang bareng aku"


"siapa yang memaksa??!!" suara bariton alex tiba tiba mengagetkan yura dan hana.


"aku kan cuma nyuruh kamu pulang istirahat.. kamu itu capek . bukan memaksa" terang alex menatap yura.


"hmmm.. " jawab yura manyun..


"pulanglah.." ucap hana lembut, " ka alex itu bukan memaksa tapi perhatian" lanjut hana


"hmmm..."


"jelek lo kalau manyun begitu" ledek hana


"betul kata hana, jelek kalo ngambek" alex ikut ikutan meledek yura sambil menyentil hidung yura..


"aww ..sakit " teriak yura pelan

__ADS_1


"hana... "panggil alex pada hana " tolong sampaikan pamitku pada tuan wibisono, tengah malam ini aku harus kembali ke itali."


"kenapa begitu cepat ,bukankah ka alex bilang akan satu minggu di jakarta.?" tanya hana heran.


"hmm ada masalah yang harus aku selesaikan..ini penting harus aku yang langsung menangani ini.."ucap alex menjelaskan.


yura hnya mendengarkan dengan diam, dengan raut wajah datar . tidak ada yang dpat menjabarkan arti dari wajah yura tersebut.


"ya sudah ayo kita pulang..kamu kan harus bersiap untuk pulng ke itali " yura bersuara diantara keheningan mereka.


"oke..kami pamit dulu hana jgn lupa salm ku buat tuan wibisono" pamit alex seraya berjalan menuju pintu luar cafe..yura hanya mengikuti alex di belakang.


"aku pulang dulu, sampai jumpa di rumah ya" bisik yura."


"hati hati kalian di jalan..jaga yura ka alex" ucap hana sambil memgdipkan sebelah matanya.


alex dan yura masuk kedalam mobil bagin belakang sementara yondo di depan di sebelah supir.


"tuan.. pesawat kita akm siap jam 2 subuh nanti" ucap yondo di kirai depan


"hmm.. apa ada kabar terbaru dari leon"


" belum tuan"


huhh.. alex menarik napas berat. pandangannya lurus sementara tangannya memegang tangan kiri yura . yura hnya terdiam mematung . tidak ada yg berbicara aelama perjalanan menuju apartemen mereka. mereka hnya dengan pikiran masing masing.

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™mohon like dan vote yaaa


__ADS_2