
Alex sedng bersiap siap untuk makan malam dimana dia sudah mengundang daniel wijaya untuk berhadir dan kan memeperlihatkan keromantisannya dengan yura.
"sayang, apa kau sudah siap" alex memnggil yura yang sedang berada di kamar tidur
"iya Lex.. sebentar lagi"
"cepatlah , tuan daniel akn datang sebentr lagi"
tap..tap..tap terdengar langkah kaki menuju ruangan di mana alex berada, alex menatap yura tnpa berkedip,
"kenapa ada yang salah" yura berkata sambil menatap alex bingung karn menatapnya tnpa berkedip.
"tidak sayang, tidak ada yng salah dan tidak ada yang kurang, kau terlalu sempurna" ucap alex sambil mengecup tngn yura dan menggenggamnya.
"heheh " yura hany terkekeh kecil menanggapi ucapan alex yng menyanjungnya.
"kita berangkat sayang"ajak alex
"oke"
"jangan gugup ya ketemu kekasih ya sayang" canda alex pada yura.
"jangan cemburu juga nanti di sana" balas yura skakmat.
alex hanya tersenyum tipis menanggapi gurauan yura.
" aku tak akan cemburu sayang karna kau di sampingku, kita lihat bagaimana si daniel itu melihat kita mesra" alex membatin
berjalan menuju restoran hotel bintang 5 tersebut , tangan alex tidak lepas dari genggamannya pada yura. seolah takut yura hilng atau pergi meninggalkannya.
yura pun tidak keberatan tangannya tersebut di genggam erat oleh alex.
__ADS_1
"tuan alex , selamat mlam.." suara sapaan yondo menghentikan lngkh alex dan yura di depan pintu masuk restoran mewah tersebut.
alex hanya menganggukkan kepalanya saja menjawab sapaan yondo.
"tuan daniel sudah menunggu tuan." lanjut yondo memberitahukan.
"oke, antarkn kami ke mejanya" ucap alex smbil melangkah di belakang yondo mengikuti.
alex dan yura telah sampai pada meja makan malam mereka, di mana daniel telah menunggu mereka di sana seorang diri. sebenarnya sudah dari tadi daniel melihat mereka menuju ke arahnya, tapi daniel pura pura tidak melihat . karn ada perasaan yang skit sekli dia rasa saat melihat yura bergandengan tngn dengn alex.
"tuan daniel" yondo menyadarkan daniel dri lamunannya.
" tuan alex dan nona yura sudah datang" lnjut yondo..
"selamat malam tuan daniel" alex menyapa daniel.
daniel langsung berdiri dan menjabat tangan alex dengan erat.
melepaskan jabatan tngannya ,daniel memandng yura takjub, dengan senyum yng canggung yura memndang daniel.
"selamat malam daniel" suara yura membuyarkan tatapan daniel.
"eh,malam yura, apa kabarmu?" daniel kaget, lngsung menjawab sapaan yura.
"seperti yang kau lihat aku baik dan tidak kurang apapun" jawab yura
"duduk sayang" suara bariton alex mempersilahkan duduk buat yura dan menarik kursi agar yura dapt duduk dengan nyaman.
"terima kasih"yura tersenyum lembut memandang alex.
Daniel memperhatikan dengan intens interaksi keduanya. dengan tatapan cemburu tapi masih bisa dia tahan.
__ADS_1
pelayan datang menyajikan makanan, sesaat hening tidak ada yang bicara dalm makan malam tersebut. yura juga enggan memulai percakapan karna dia melihat situasi yang sangat panas di keluarkn kedua pemuda tersebut.
"maaf tuan alex" daniel memulai perckapan dan memecah keheningan dan kecanggungn mereka.
"apa maksud dari undngan mkan malam tersebut, saya masih tidak mengerti" lnjut daniel sambil menyesap wine yang di sajikan pelayan.
"tidak ada mksud apa apa tuan daniel, saya hnya berterimakasih saja, karna selama sudah menemani calon istri saya jlan jalan selama di korea" jawan alex dengan menekan kata calon istri sedemikian agar daniel memahami arti kata tersebut.
daniel menanggapinya dengan santai walaupun sedikit ada raut kaget di wajhnya tapi dapat dia tutupi dengan senyum manisnya..
"tidak perlu berlebihan tuan alex, saya senang menemani nona yura, karna nona yura orang yng cerdas dan berpengetahuan tinggi."
alex tersenyum mendengar jawaban daniel.
"jujur saya sempat kawatir karn kepergian nona yura tanpa pamit pada saya" ucap daniel lagi.
yura ingin menjelaskan perihal kepergiannya tapi alex sudah menjawabnya
"mohon maaf juga tuan daniel, yura pergi tanpa sempat pamit pada anda" alex mendominasi pembicaraan mereka.
yura hnya mendesah pelan karn tidak ada keaempatan untuk bicara. ada rasa kawatir dengan kedua pria tersebut. karna dri tatapan kedua pria tersebut seperti ingin membunuh satu dan lainnya..
perbincngan demi perbincangan telah mereka lalui wapupun dengan rasa ingin mendominasi satu dan lainnya. masing masing ingin menonjolkan diri di depan yura. yura tidak bnyak bicara hanya tersenyum setiap menanggapi perkataan keduanya. mengamati keadaan yng kian memanas dan tidak akan ada habisnya yura mulai melerai dengan perkataannya
"alex , aku capek ingin istirahat, bisa kita akhiri mkan malam ini" suara memelas yura menghentikan percakapan mereka.
"baiklah sayang .."alex beranjk dari kursinya, berdiri.
"selamat malam tuan daniel maafkan kekasih saya ini.. "
"tidak apa, ini juga sudah larut, selamat malam tuan alex. " daniel berjlan meninggalkan mereka berdua..
__ADS_1
*********