
"Hallo, ya pah , iya ini hana sudah di parkiran restoran."
hana turun dari mobilnya menuju restoran tempat di mana dia akan makan sing bersama papahnya dan alex.
"hai pah.." sapa hana smbilencium pipi kiri papahnya.
"hai sayang, kenapa terlambat" tanya candra memandang anknya.
"sorry pah ada sedikit masalah di caffe hana".
hana menjelaskan "tapi sudah beress .."sambil tersenyum.
"baguslah begitu , ini alex kamu masih ingat dia kan?"
"pastilah hana ingat, ka lex kan tetangga kita waktu di itali.
"Hallo hana , apa kabar?" sapa alex sambil menjabat tngan hana.
"im fine..."
"Lelaki di samping alex adalah tuan yondo asisten sekaligus tangan kanan tuan alex."lanjut tuan candra mengenlkan yondo
"hallo nona hana saya yondo"
"hai .. jawab hana sambil menjabat tangan yondo.
"rencana betapa lama di jakarta"?? lanjut hana bertanya.
"rencana awal cuma satu minggu, tapi sepertinya akan lama di sini " jawab alex tersenyum .
"maaf, permisi ini makanan yang anda pesan sudah siap, silahkan di makan." pelayan datang membawakn makanan. "jika ada yang di butuhkan lagi bisa langsung panggil saya" lanjut pelayan .
" untuk sementara sudah cukup, terimakasih." tuan candra berkata sembari memberikan tip beberapa lembar uang ke pada pelayan tersebut.
" terimakasih tuan , saya permisi" pelayan tersebut undur diri.
Tuan candra cuma menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"mari silahkan di cicipi makanannya" kata tuan candra mempersilahkan alex dan yondo untuk mencicipi makanan.
sambil menikmati makanan yang tersedia sesekali mereka berbincang bincang ringan seputar pekerjaan.
"jadi hana punya cafe sendiri , kenapa tidak mau gabung di perusahaan milik tuan candra?" tanya alex pada hana.
"hana ga suka bisnis ," jawab hana ." Hana suka masak saja.. kalo ngurus bisnis papah hana suka pusing dan sakit kepala". lanjut hana
"hmm..trus yang ngurus perusahaan nanti siapa ? kalo tuan candra sdh pensiun.?"
" kan ada orang kepercayaan papah juga yang bis ngurus perusahaan nantinya"
__ADS_1
"biar hana menikmati hidupnya , dia ga mau ribet dan pusing orangnya" tuan candra menengahi mereka berdebat.
"jadi tinggal di apartemen mana selama di jakarta?" tanya hana pada alex
"apartemen SS "
"hahh.. satu apartemen sama hana dong, hana juga tinggal disana sama sahabat hana."
"lantai dan unit berapa kamu"
"lntai 9 unit 911" jawab hana enteng
"whaaatttt..!!! alex dan yondo teriak kaget bersamaan.
"ada yang salah..?" tanya hanna bingung karna meliat ekpresi wajah kedua lelaki tersebut.
"tidak apa apa , tidak ada yang penting, "jawab alex sambil memeperbaiki duduknya dan mencoba untung tenang kembali.
"hana tinggal disana bersama yura sahabatnya sejak SMA, yura itu sebatng kara di jkarta. nenek yg merawatnya sdh meninggal dunia sejk 3 tahun lalu." jelas tuan candra yang menganggap yura seperti anak kandungnya sendiri. karna hana anak tunggal dan ibu hana sdh meninggal dunia sejak hana masuk pergurun tinggi. Sejak ibunya meninggal dunia hana memutuskan untuk tinggal di apartemen karna hana merasa bahwa jika dia tinggal di rumah akan selalu terkenang dengan almarhumah ibunya.
"ternyata semenjak kabur dari itali yura tinggal di jakarya bersama neneknya, huhh kenapa baru sadar aku bahwa ibu yura kan orang indonesia, kenapa dulu ku tidak terpikir ya.. hnya mencari nya di itali saja."
"Tuan ..." yondo menyadarkan lamunan
"hmmm..."
"ini sudah jam 2 siang.. bagaimana kalau kita ke rumah sakit sekarang." ajak yondo
"hmm tidak ada yang skit tuan, hanya saja tuan alex ingin kunjungan ke internasional hospital.. karena sudah lama tuan alex tidak ke sana, sebagai pemilik rumah sakit sangat wajar kalau tuan alex ingin berkunjung ke sana.." jelas yondo pada tuan candra
"kebetulan yura juga bekerja di sana sebagai dokter bedah.. " hana menimpali
"benarkah.." tanya alex memastikan
"iya , sudah 3 tahun di bekerja di sana.." hana meyakinkan alex.
"tuan alex harus mengenal yura , karna dia juga orang itali walaupun cuma papahnya, tapi sayang papahnya yura tidak pernah menganggap yura ada semenjak ibu kndung yura meninggal.." lanjut hana sambil mata berkaca kaca mengingat betapa sedihnya kehidupan yura. " oleh sebab itu yura mengganti nama belakngnya menjadi nma keluarga dari ibunya semenjak dia pindah ke indonesia" lanjut hana
" apa nama yura dulu adalah Yura morelli.." tanya alex hati hati
"bagaimana tuan alex tau..?? hana kaget mendengar alex menyebut nama asli yura sebelum berganti nma
"hmmm... dia adalah gadis yang kucari selama 9 tahun ini..:" jelas alex dengan nada bahagia.
"benarkah nak..??" tanya candra kaget
"iya om.. " dengan yakin alex mengatakannya
"aah .. klo begitu om sangat merestuinya.. karna yura anak yg baik.. dan sudah om anggap seperti anak om sendiri.."
__ADS_1
"baiklah om.. saya permisi dulu .. " alex pamit sambil beranjak dari kursinya. " saya harus ke rumah skit dulu untuk bertemu dengan calon istri saya.. hahahaaa" lanjut alex sambil tertwa.
"om doakan semoga berhasil mendekatinya kembli..karn setau om dia termasuk singa betina yng susah di jinakan.. bukan begitu hana.. " sambil memandang menepuk punggung alex, dan meminta pendapat hana.
" yup.. sangat betul pah.." mengiyakan perkataan papahnya tentang yura.
" sepertinya perjuangan saya akan berat ini om.. hahahaaa"
"baiklah om saya pergi dulu" ,alex pamit sekali lagi.
"oke.. hati hti di jalan.. salam om buat yura " kata candra sambil menjabat tngan alex erat.
alec dan yondo bejalan beriringan menuju parkiran .. tiba tiba dati arah berlawanan ada seorang perempuan langsung memeluk alex..
"alex.. aku kangen kenapa tidak bilang kalo mau ke indonesia"
"andrea..."alex berkata lirih
"ka alex jahat kenapa tidak bilng ada di jakarta" gadis itu mengerucutkan bibirnya tanda kesal dan merajuk
"heii .. gadis cantik tidak boleh merajuk.. nnti cepat tua dan ga laku.." canda alec pada andrea..
"kamu sama siapa??" tanya alex
" sama teman teman di sana tuuh.. "andrea memanjangkan bibirnya ke arah teman temannya.
"ooh y sudah ka alex pergi dulu nanti malam atau besok ka alex ke rumah mu" kata alex sambil berlalu ingin pergi.
"oke andrea tunggu ya ka..jangan bohong"!!!
triak andrea kecil.
alex menuju mobil yg sudah siap menunggu nya.. yondo membukakn pintu belakng untuk alex masuk. sedangkan yondo duduk di depan samping supir, sambil memeriksa tablet yang dia pegang.
"yondo,..!!"
"ya tuan"
"sudah kamu hubungi dokter karin bhwa kita akn tiba 30 menit lagi"
"sudah tuan, dokter yura juga sudah kembali ke ruangannya menunggu anda atas perinth dokter karin.."
"hmm..." alex hanya bergumam lirih
"maaf tuan, boleh saya bertanya..?" tanya yondo hati hati
" hmmm..."
"siapa dokter yura sebenarnya tuan..??? kenpa anda mencrinya selama 9 thn ini..???"
__ADS_1
" yura is my angel" batin alex berkata..