
Ada apa tuan.." yondo bertanya pada alex ,karna dari masuk lift sampai tiba di lobby apartemen yondo melihat alex selalu tersenyum. yondo sedikit heran dan bingung, sangat jarng alex terlihat senyum tp hari ini begitu masuk lift alex sdh senyum senyum sendiri.
"she is yura.." alex berkata pelan seperti berbisik
"kenapa tuan ?? " yondo mengulang pertanyaan
hmmm ..alex menarik napas berat.
"yondo.." panggil alex
"ya tuan.." jawab yondo sigap
"periksa semua cctv di apartemen ini. aku ingin tau di lantai dan unit berapa gadis itu tinggal." perintah alex
"gadis yg mana tuan.. "tanya yondo dengn mimik wajah heran karn selama ini yang yondo tau alex tidak pernah peduli dengn wanita.
"gadis yang bersama kita dalam lift td, aku ingin tau dia di lantai dan unit berapa". jawab alex sambil berlalu menuju mobil yg telah menunggu mereka.
"siap tuan.. jawab yondo mengikuti alex masuk ke mobil.
Di dalam mobil alex terdiam dengn pikirannya sendiri. dia teringat kejadian 9 thn yg lalu.
FLASHBACK
"terima kasih, siapa namamu." tanya alex
"dimana kmu belajar ilmu bela diri. anak kecil sepertimu sudah pandai ilmu bela diri kelas atas.. pasti kmu bukan orang sembarangan."
pertanyaan alex hanya di jawab dengan seringan kecil di bibir gadis tersebut. sambil berlalu meninggalkan alex.
"heiii siapa kmuu "teriak alex berlari memgejar.
alex mencengkram bahu gadis tersebut. "cepat katakan siapa kamu, kenapa menolongku"
"apa itu penting.." gadis tersebut menjawab
"ya .. sangat penting.!" cepat katakan alex tidak sabar.
"lebih baik kita pergi dri sini "gadis itu menarik tngan alex dengan cepat dan berlari memasuki lorong lorong jalanan di kota itali. "hei bocah ..! kenapa menarikku " alex marah
"huhh .. kamu ga liat itu orang orng yang berpakaian hitam hitam td sedang mencri kita " sambil tersengal sengal gadis tersebut menjelaskan. " sudah aman belum ya?"
"hei bocah .. pinjam hp mu" alex menjulurkan tangannya
"ini " gadis itu membetikan hpnya kepada alex
"huahahahhaaaaa.. alex tertawa keras
__ADS_1
"kenapa tertawa ?"tanya gadis itu dengn wajh polosnya
"knapa handphone bnyak karet gelangnya, lucu tau.. " jawab alex sambil tdk bisa menahan geli melihat hp gadis tersebut yg tetikat dengn karet gelang pengikat rambut.
"halloooo tuan mudaaaa.. saya bukan anak orang kaya seperti anda ya.. hidup saya keras seperti batu, saya berjuang hidup sendiri buat makan buat sekolah walaupun saya punya ayah.."gadis tersebut berkata dengan bibir betgetar menahanan emosi.
"maaf .. " alex berkata lirih dan mencengkram bahu gadis itu.
"Forget it.. so.. jadi pinjam ga?"
"boleh..?" tanya alex hti hati
"cepat lah sebelm aku berubh pikiran" jawab
gadis itu
"oke" alex menekan angka angka pada hendphone tersebut. dengan nomor yng sudah dia hapal di luar kepalanya.
"hallo, ini aku.." alex berbicara dengan orng di seberang sana
"jemput ku bersama temanku di daerah barat, cepatlah waktuku tidak banyak anak buah Jhon mengejarku "jelas alex
alex menutup telp. memndang gadis di hadapannya yg sedang duduk bersandar pada dinding tembok pembatas jembatan tempat mereka bersembunyi.
" cukup manis tp sayang dia masih bocah, perkiraanku umur 14 atau 15 tahun, tp darimana dia beljar ilmu bela diri ya.."
Alex melamun dengan pikirannya sendiri.
"hei bocah siapa juga punya pikiran kotor, lagian kmu itu masih kecil bukan tipe saya"
alex mencibir
"iya iya yang muda dan waras ngalah aja deh" gadis tersebut terkikik sendiri
" apaaa , kamu pikir saya tdk waras apa??!! dasar ni bocah." sambil menjewer kuping gadis tersebut
"ampun om ampun.."
"hei manggil om lagi emangnya saya om kamu" alex pura pura marah
"aduhh sakit ni kuping..kalo kuping saya tambah lebar kaya kuping gajah om mau tanggung jawab" kata gadis tersebut meringis sambil memegang kupingnya yang berasa panas karn di jewer alex.
"untung cakep nih coba kalo ga sudah ku cakar cakar itu muka si om: kata gadis tersebut dengan pelan menggunkn bahasa indonesia , bahasa asli ibu kandungnya. berharap alex tidak mengerti apa yang dia katakan.
"Cakep yaa saya cakep ya " Jawab alex sambil terkekeh menggunakn bahasa indonesia juga.
"hahh... om bisa bahasa indonesia "
__ADS_1
"iya lah.. nenekku orang indonesia, kenapa kaget??!!" cibir alex
tiba tib handphone yang masih di pegng alex berbunyi ,dengan cepat alex mengangkatnya.
"Dekat jembatan tunggu di situ" perinth alex dengan lawan bicaranya
"Kau ikut aku , kuantar kau pulang!"
"No, thanks.. aku bisa pulang sendiri , tolong handphoneku kemblikan."
"buang saja handphonemu, kubelikan yang baru . anggap saja sebagai ucapan terimkasihku karn sudah menolongku"
"tidak perlu" tolak gadis itu " berikan saja handphoneku aku tidak perlu handphone baru"
"baiklah jika kau bersikeras menolak ajakanku.., setidknya beritahu aku siapa namamu" alex masih berharap
gadis itu tersenyum sangat manis " callme YURA".
Sebersit kenangan 9 tahun yang lalu masih segar di ingatan alex pertemuan pertamanya dengan yura. saat itu dia berumur 20 thn.
"Tuan.. " yondo menyadarkan alex dri lamunan
"hmm... "
"Ada undangan makan siang dati tuan wibisono setelah pembukaan apartemen kita yang baru. " jelas yondo
"katakan padanya saya akan datang "
"baik tuan.." yondo kembli melihat jadwal di tabletnya.sesekali melirik alex yang ada di sampingnya.
"kenapa tuan muda alex hari ini agak berbeda ya. selalu tersenyum dan terlihat bahgia sekli. apa karena perempuan dalam lift td. siapa perempuan tersebut" yondo menarik napas kasar, bingung dengan permintaan tuannya td yg memintanya menyelidiki dimna gadis tersebut tinggal. Yondo pun mengirim email kepada pengelola aparyemen yersebut kebetulan apartemen tersebut juga milik alex jd sangat mudah biat yondo untuk meminta data para penghuni apartemen.
tidak sampai lim menit balasan dari pengelola apartemen di dapat oleh yundo.
Yura stella pratama lantai 9 unit 911 seorang dokter specialist bedah di rumah sakit Internasional hospital.
"yess.." yondo bersorak dlm hati
"tuan.., saya sdh mendapatkn data gadis dalam lift yang bersam kita td" yondo menegur alex
"apa benar dia bernama yura" alex bertanya penuh pengharapan
"ya tuan benar, namanya Yura stella pratama seorang dokter di rumah sakit milik kita internasionl hospital sebagai dokter bedah" jelas yondo.
" perpect... setelah undangan mkn siang dengan tuan wibisono kita ke internasional hospital."
" baik tuan " jawab yondo
__ADS_1
"ternyata kamu seorang dokter sekarang.. apa kamu akan mengingatku yura.. setelah sembilan tahun dari pertemuan kita pertama dulu. Om mu akan menemuimu hei bocah .. tunggu saja.."
alex tersenyum tipis , karna dia sebentr lagi akn menemui yura. tidak bisa di tunda harus hari.upss..tidak sabar ternyata pemirsa😂😂😂