
setibanya di rumah sakit, yura menuju ruangannya yg berada di lantai 3. "Dokter yura...!! teriak seorang perawat memanggil namanya.
"ya suster.. ada apa??"
suster gendis adalah orang asli yogyakarta dia menjadi kepala perawat di lantai 3 dimana khusus pasien bagin penyakit dalam.
sambil terengah engah dan menrik napas dalam
"dokter yura di panggil sama dokter karin di lantai 5" jelas suster gendis sambil mengikuti yura masuk ke ruangannya.
"ada apa ya ndis.. tumben dokter karin manggil ke rungannya. apa ada sesuatu yg penting."
tanya yura...
yura dan gendis bersahabat sejak 2 tahun yg lalu, sejak yura di yempatkan di rumh sakit ini . hendislah yg selalu membntu yura. jd klau hnya berdua mereka terbiasa berbicara layaknya teman. kecuali di hadapan dokter atau karkayan lain mereka bersikap formal.
"kurang tau juga ya.. tapi td pesan dokter karin kalo kmu sudah dtg sebelum kunjungan pasien harus ke ruangan dia dulu." jawab gendis menjelaskan pesan dokter karin. dokter karin adalah dokter spelialist jntung, dia adalah direktur rumah sakit di internasional hospital , umurnya skitar 45 thn dia adala dokter senior.
"baiklah sebentar lagi aku kesana.. tolong data pasien hari ini ya suster gendis yg cantik..." canda yura pada gendis
gendis hnya mencibir saja menjawab yura..
yura melngkah menuju lift untuk naik ke lantai 5 di mana ruangan direktur rumah skit. di depan lift dia bertemu dokter andra..
"pagi dok "sapa yura
"pagi dokter yura, mau kemana" tnya dokter andra
"lantai 5 ruangan direktur"
"mau ngapain"
"di panggil sama dokter karin dok "jelas yura
"kamu ga buat kesalhan kan sampai dokter karin manggil kmu cecar "dokter andra
"ga ada sih rasanya dok, aman aman aja" jawab yura smbil berpikir.
"syukurlah klo gitu.. good luck ya.." dokter andra berkata smbil berllu pergi meninggalkan yura. "
apa betul aku melkukan kesalahan, kesalahn apa ya perasaan tidak ada. ah sudahlah liat aja nanti apa maunya dokter karin."
ting.. pintu lift terbuka di lantai 5 , yura melangkah menuju ruangan direktur.
"pagi suster nena" sapa yura pada asisten dokter karin
"pagi dokter " jawab suster nena "dokter karin sudah menunghu anda di dalam"
"trimakasih sus, saya ketemu dokter krin dulu, mari sus"
"silahkan dok" jawab suster nena
tok..tok..tok.. yura mengetuk pintu ruangan doktet karin.
"masuk..!"
"selamat pagi dokter" sapa yura
__ADS_1
"pagi.., duduk dok"
"terimakasih, maaf dok..apa betul dokter karin memanggil saya" tanya yura lngsung dan tidk sabaran
"iya betul"
"kalau boleh tau ada apa ya dok??"
"hmmm... begini dokter yura.. " dokter karin menarik napas panjng..
sementara yura menunggu dengan gugup..
"asisten pemilik rumah sakit ini td menelpon saya, katanya pemilik langsung dari rumh sakit internasional hospital ingin bertemu kmu sesudah jam makan siang ini." lanjut dokter karin.
"hahh.. bertemu saya dok.. buat apa..saya tidak kenal pemilik rumah sakit ini" jawab yura sedikit kaget dengan penjelasan direktur rumah skit.
"saya jug tdk tau yura.. asistennya cuma bilang boss nya mau bertemu kamu dokter yura shtella pratama "jelas dokter karin. " apa maunya dan untuk apa saya tidak tau, yg penting kmu siap siap saja. dia orang itali tp sangt fasih betbahasa indonesia." lanjut dokter karin.
"itali dok??" pekik yura
"knapa kamu kaget". tnya yura
"ga papa dok" jawab yura cengengesan "kalau begitu saya permisi dok, mu kunjungan pasien dulu". lanjut yura sambil undur diri.
" ya silahkn, jgn lupa setelah mkn siang penampilan yg cantik.. "kata dokter karin " siapa tau tuan alex tertarik sama kmu yura.. dia kan masih single". lanjut dokter karin sambil tersenyum
"ah dokter bisa saja, saya mah apa atuh cuma serpihan berlian" jawab yura smbil becanda.
"hahahajhaaaa..." mereka berdua tertawa..
"ya sdh dok saya permisi , selamat pagi dok"
yura menuju lift untuk turun ke lantai 3.. ting. pintu lift di lntai 3 terbuka, keluarlah yura lngsung disambut gendis.
"bagaimana..? apa kata direktur??" tanya gendis tidak sabar smbil menarik tngn yura menuju ruangan yura.
"sabarrrt, kunjungan pasien dulu yaa." jawab yura "mana data pasien."pinta yura pada gendis.
"ah yura ga asyiik nih" ngambek gendis
"masih wktu kerja ndis, sebentar jam istirahat ku ceritakan" jawab yura bijak .
"baiklah dokter yura yang cantik baik hti dan tidak sombong" cibir yura sambil memoyongkan bibirnya tandanya ngambek. yura hanya geleng geleng kepala meliat kelkuan gendis.
drrttt..drttt..drttt. getaran handphone di saku baju kerja yura membuat yura sedikit terkaget.
di liatnya hana yg menelpon.
"ya han.. ada apa??"
"yura kamu jadi ke cafe.." ??tanya hanna
"mungkin agak sore han.. ada tamu di rumah sakit yang haus ku temui dulu" jelas yura
"siapa??"
"pemilik internasionl hospital akan datang setelah jm mkan siang" lanjut yura menjelaskan.
__ADS_1
" aku juga ga jd ke kantor papah mau ke caffe dulu , ketemuan mkn siang saja sama papah dan rekn kerjanya.."
oke lah klo begitu han.. salm sayang ya buat papah candra.. bilang yura kngen beraaat.." kata yura sambil tertawa..
"heheheee.."
"siaaap dokter yuraaa " sahut hana di seberang sana
"daagh hannaa.."
"daaggh yuraaa sampai jumpa nnti sore"
yura menutup telp dari hana. gendis memndang yura dengan pandangn yng sulit di artikan.
"kenapa ndis" tanya yura bingung.
"jadi pemilik rumah skit akn dtng, kog karyawan tidak ada yg tau.. cuma kmu doang ra"?? tanya gendis dengan kepo.
"hmm.. smbil menrik napas yura menjawab "ini bukan kunjungan formal ndis, pemilik rumah sakit cuma mau ketemu aku saja khusus aku seorang" jelas yura.
"whaaattt..!!! whyy...???
"meneketehe gendiiissss!!! dokter karin juga tidak tau kenapa cuma aku saja." jelas yura.
"aneh ya"
"aneh memang"
"semoga orangnya juga tidak aneh"
"aamiin "yura mengaminkn doa gendis.. "oke, time for work" lanjut yura
"semangaaaatt.." gendis berkata sambil mengepalkan tangannya dan meninju udara. yura hanya tetsenyum meliat kelakuan gendis tersebut.
sementra itu di ruangan kerja tuan candra wibisono ayh dari hana sahbat dan teman seapartemennya.
"bagaimna pencrianmu lex selama 9 tahun ini??" tanya candra pada alex yg sdh dinggap seperti anak sendiri.
" sudah om.. "
"baguslah, jadi kapan kamu kenalkan sama om dan hana adikmu"
" saya sdh menemukannya tapi blm mendekatinya rencana siang ini saya bertemu dengannya." jelas alex dengan tersenyum.
"hei.. sejk kapan kau tersenyum membicarakn seorang perempuan" ledek candra
"sejak pagi tadi bertemu dengannya di lift apartemen. tempat saya dan yondo menginap" jelas lex malu malu
"Jadi klian satu apartemen" vecar candra
"iya om".
"baguslah artiny tdk perlu jauh jauh kau jika ingin berkunjung ke tempatnya".
"sepertinya sdh jm 11 bagimana kalau kita lngsung ke tempat peresmian setelah itu baru makan siang"
"baiklah om.. ayo kita pergi" alex berkata sambil berdiri dari yempat dudukmya.
__ADS_1
🙏🙏🙏maaf maaaf typo bertebaran dimna mana...