DOKTER MAFIA

DOKTER MAFIA
GALAU


__ADS_3

"aaahhhh... " yura merasa dingin menarik selimut dan tngan mencari cari remote AC kamar hotelnya. mematikan AC dan melanjutkan tidurnya.


drrttt...drttt...


ponsel yura bergetar di di atas nakas samping tempat tidurnya, yura mengabaikannya dan kembli memejamkan matanya.


drrttt...drttt..drttt...


sekli lagi ponselnya bergetar, merasa terganggu yura mengapai ponsel tersebut dengan malasnya.tanpa melihat siapa yng menghubunginya.


"hal....."


"yuraaaaaa...!!" belum sempat yura bilang hallo suara nyaring di seberang sana sudah berteriak di telinganyaaa.


"aahh hana ada apa sih mengganggu tudur saja" dengan malas yura menjawab.


"yuraa,!! dengn siapa kmu di sana di kamar hotelmu" hana bicara dengan nada marah membuat menaikan kedua alisnya bingung dengan pertanyaan hana.


"apa maksudmu, ya jelas aku sendiri lah!" sengit yura


"siapa laki laki itu yng selalu bersamamu?"


"laki laki yng mana?"


"jangan pura pura bodoh yuraaaa.. aku tau semuanya, ada laki laki yng sellu menemani mu jalan jalan." yura bingung darimana hana tau kalau dia selalu bersama daniel.


"hmmmm...dari mana kmu tau?"


"namanya daniel sanjaya kan ?" hana langsung to the point sam yura tanpa bertele tele.

__ADS_1


"hmmm.. iya, tau dari mana kmu ?"


"huuhh.. " hana menrik npas sebelum menjawab dan menjelaskan pada yura.


"alex yng membertahu aku.. " jawab hana


"whaaatttt.... alex!!???" teriak yura kaget.


"iyaa, bahkan mengirimkan semua fotomu yng sedang bersama lelki itu"


"apaa..!! foto"


"iya lengkap jam dan tempatnya" hana menjelaskan pad yura


"jadi selama ini aku di mata matai sama alex.."


"mungkin saja, buktinya dia tau kmu dimana dan bersama siapa..!"


"oke hana, trims " yura lngsung menutup telpon dri hana secara sepihak.


hana di seberang sana cuma melongo bingung " gila ni anak main tutup telpon aja" gumam hana.


*******


drrtt...drttt..


getaran ponsel di saku celana menyadarkannya dari lmunan tentang seorang gadis yang selalu membayngi hri harinya.


"hallo sayang" sambil tersenyum alex menjawab telpn tersebut.

__ADS_1


"apa yang kamu lkukan.." suara seorang wanita yng terdengar marah


"maksudmu.." masih dengn senyum nya yang menawan.


"kamu selama ini memata matai aku kan.. "


"yura sayang, sudah pernah ku katakan kau milikku yura.. jangan macam macam karna mataku ada di mana mana ..." alex menegaskan


"tapi aku kan belum menyetujuinya" yura mengelak sedemikian rupa...


" setuju atau tidak, mau tidak mau kau milikku ikuti aturanku dan aku tidak suka ada penolakan yura, tunggu saja aku di korea dalam dua hari aku akan datang."


tuuuttt....


belum sempat yura menjawab telpon sdh di tutup oleh alex secara sepihak..


**********


"aleeeexxxx jahaaaattt..." teriak yura dalam kamar hotelnya, yur tidak peduli lagi mau ad yang dengar atau tidak. yang penting dia mengeluarkan kekesalan hatinya dengan berteriak. bngun dri tempat tidur yura mengambil segelas air putih dan langsung meneguknya untuk membasahi tenggorokannya yang kering karna berteriak.


"kalo aku selalu di mata matai berarti alex tau dengan siapa aku pergi selama dua hari ini.. waduh bisa gawat dong.. mana alex mau ke korea lagi.. " yura membatin dan galau tentang alex yang mengetahui adanya daniel.


"bagaimana kalau aku keluar dari hotel aja deh dan mencari faviliun kecil , setauku di korea banyak di sewakan faviliun kecil untuk para turis asing atau mahasiswa luar korea.."


yura berpikir keras mau kbur dari mata mata nya alex.


kalau begitu minta tolong daniel saja buat mencarikan faviliun tersebut. mudah mudahan daniel bisa menolong.


******

__ADS_1


__ADS_2