DOKTER MAFIA

DOKTER MAFIA
DANIEL


__ADS_3

sampainya di mansion tuan antonio atau tuan snake. yura di perkenlkan kepada seluruh penghuni di mansion dari para bodyguard pelayan sampai chef.


salah satu pelayan mnsion yang berusia setengah baya mendekat dan menangis mendekati yura dan tuan snake..


"nona yura.. anda betul non yura.." ucap pelayan tua tersebut.


"apa anda bibi jeni pengasuhku waktu kecil dulu" ucap yura sambil menyalami tngan bibi jeni


"ya Tuhan non... anda bertambah cantik , saya pikir and sudah melupakan saya"


"tidak akan bibi jen.." senyum yura mengembang.


"kakek.. apa kamarku masih kamar yang dulu" tanya yura pada kakeknya.


"iya sayang , masih kamar yang dulu waktu kau kecil, istirahatlah di kamarmu bibi jeni akan mengantarkanmu"


"terimakasih kek" yura mencium pipi kanan kakeknya.


******×*


sementara itu di korea seorang pria tampan sedng merindukan seorang wanita


"apa kabarmu ya" pria itu memandang foto foto dirinya dengan seorang wanita cantik. mengambil ponsel di dalam kantong jasnya menghubungi wanita cantik yang dia rindukan.


" halloo.." suara wanita di seberang sana


" yuraa" suara lirih daniel memanggil


" danieel.. .!!! apa kabarmu?" suara nyring yura dengan riang menyapa daniel.


senyum daniel mgembang mendengar yura masih mengingatnya.


"aku kabar baik , bagaimana denganmu? " hening sejenak menarik napasnya

__ADS_1


" kemarin kemarin kau tidak mengangkat telponku apa sekarang kau tidak bersama alex?"


"aku sedang di mansion kakekku , sudah beberapa hari ku di sini"


"oh bguslah.. kapan kau ke korea lagi ? tiket konser Kpop BTS mu masih berlaku jika kau masih mau menonton konser tersebut!"


"hmm ..aku akan tanyakan kakek dulu apa aku bisa pergi ke konser itu." ucap yura


"oke aku menunggu kabar baik darimu!" daniel memutuskan


"i miss you yura" desah daniel pelan sambil memandng ponsel yg telah terputus pembicaraan.


tok..tok..tok...


suara ketukn di pintu membuyarkan lamunan daniel..


"masuk!"


"maaf tuan, meeting 30 menit lagi akan di mulai" asisten daniel masuk dan memberithukan jadwal daniel.


"masih di perjalanan tuan."


"hmm.."


"saya permisi tuan"


daniel hanya menganggukan kepalanya saja tnpa menjawab .


******


"pagii semua...." suara nyaring yura membuat mnsion lebih berwarna.


"pagi sayang.. sini duduk sarapan dengan kakek.."

__ADS_1


"oke.." ucap yura smbil memcium pipi kanan kakeknya.


"silahkan nona" pelayan menarik kursi biat yura duduk.


"trima kasih" senyum yura


yura mengmbil makanan yang di sajikan pelayan mansion. menikmati makanan yng tersedia bersama kakek kesayngan. senyum tidk pernah hilng dri wajah tuan snake. dan itu juga berpengaruh pada seluruh pelayan dan penjaga mansion. karena sejak kedatangan yura mansion tuan snake tidak terlihat suram lagi. seperti ada energi kehidupan di mansion tersebut.


"kakek.." yura bersuara


"ya "


"eh..hmmm" ragu ragu yura bersuara


"kenapa.. apa ada sesuatu yng ingin kau sampaikan..?" ucap tuan snake


"apa aku boleh bertemu alex" tanya yura


"boleh tapi bukan sekarang" tegas tuan snake.


" untuk sementara kau jngn bertemu ataupun berhubungan melalui telpon dengan alex. segala yang menyngkut alex untuk sementara kakek blokir "


"kenapa?"


"kakek hnya ingin yng terbaik buatmu, kakek ingin melihat sampai dimana kegigihan alex untuk mendapatkanmu."


"baiklah klo begitu menurut kakek, tapi apa boleh aku pergi ke korea ada undangan konser temnku di sana "


"daniel wijaya bukan?" tuan snke tersenyum


"hahh..darimana kakek tau" tanya yura bingung.


tuan snke hanya tersenyum tipis

__ADS_1


"kau bisa pergi dengan jet pribadi kakek tapi di dampingi bodyguard kepercayan kakek, selama di sana kau di kawal oleh pengawal ,dan tinggal di mnsion pribadi kakek. kakek tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak di inginkan terhadapmu" jelas tuan snake.


"hmmm.. baiklah jika itu menurut kakek yg terbaik buat ku" ucap yura tersenyum.


__ADS_2