DOKTER MAFIA

DOKTER MAFIA
KAU MILIKKU


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju apartemen hanya keheningan yang ada di dlam mobil. yura memilih memejamkan matanya kembali karn memang tubuhnya terasa letih sekali. sedangkan alex fokus menatap ke luar jendela mobil sambil melmun , entah apa yang di pikirkannya. yondo lebih memilih memainkan tabletnya dan mengecek pekerjaan.


Mobil berhenti di parkiran apartement , yondo lngsung membukakan pintu belakang mobil


" silahkan tuan"


"yura..!" seru alex lembut membangunkan yura yang terlelap.


"hmmm..sudah sampai ya.." ucap yura sambil melangkahkan kakinya keluar mobil. mereka bertiga berjalan menuju lift untuk naik.


"tuan maaf .. saya tidak menemani tuan mengntar nona yura ke lantai 9, saya kembali ke kamar saja , menyiapkan untuk pulang ke itali." ucap yondo smbil menekan angka 7 dan 9.


ting..


pintu lift di lantai 7 terbuka..


" permisi tuan.., nona" ucap yondo seraya langsung keluar dari lift.


lift beranjak naik ke atas menuju lantai 9. hening tercipta seakan yura dan alex larut dalam pikiran masing masing.


ting.. bunyi pintu lift menyadarkan lamunan mereka.. yura melangkah duluan keluar di iringi oleh alex. tepat di depan unit 911 Yura menekan password apartemennya.. alex merekam dalam ingatan password apartement yura..


pintu terbuka otomatis..yura masuk di iringi alex..


"aku kan belum nyuruh kamu masuk , kenapa ikut masuk" ucap yura sewot.


"hmm.. bikinkan kopi"


"hei tuan ini bukan cafe, " masih dengn nada sewot tp melangkh ke dapur untuk membuat kopi.


"ini kopinya"


"terimakasih, mana ponsel mu"


"buat apa" ucap yura bingung


"sini ponselmu" nada bicara alex seolah memerintah.

__ADS_1


"huhh.. menyebalkan..ini..." yura memberikan ponselnya.


Alex mengetik nomornya sendiri di ponsel yura.. dan memberi nama Suami tampanku.


di dalam ponselnya sendiri nomor ponsel yura di beri nama sayang cantikku.


sambil mengetik alex tersenyum sendiri, membuat yura bingung.


"sini ponsel ku" ucap yura datar.


"sayang.."alex berkata manja pada yura


yura hnya bengong di panggil sayang.


"hei.. sayang.."ucap alex sekali lagi.


"apaaa...!! jijik ku dengar tau ga.." yura berkata sambil melotot.


"ikut ke itali yu.."


"ayolaah ikut aku pulng ke itali.."desak alex lagi.


" maaf tuan alex terhormat, saya tidak bisa".


"kenapa..??"


" saya merasa nyaman di sini.. itali hanya membuat luka lama terkoyak kembali.." yura berkata pelan "saya belum siap pulang ke itali" yura mendesah pelan.


"hmmm.. baiklah saya tidak memaksamu saya juga tau itu,lagian pekerjaanmu penting di sini." ucap alex bijak. "tapi kau jangan nakal selama saya tidak ada, anak buahku akan memantaumu setiap saat." lanjut alex memandang yura.


yura hanya memiringkan kepalanya tanda heran dan betpikir. " tuan alex.. kita berdua tidak ada komitmen apa pun.. dan tidak terikat satu dan lain hal.. " yura berkata sewot.


" kau milikku yura ingat itu mulai saat ini dan seterusnya" ucap alex tegas


"tapiii..."


"tidak ada penolakan dan saya tidak suka di tolak."

__ADS_1


" tidak bisa begini ..." yura masih membantah


"hmmm... kenapa?? tidak suka.." alex berkata seraya mendekat pada yura.


"suka atau tidak kamu harus ikut aturan saya, mau atau tidak kamu milik saya mulai saat ini." alex sudah berdiri di depan yura. yura memundurkan badannya krna alex semakin mendekat seolah olah mau memakan dirinya dengan tatapan dinginnya..


"hei apa yang anda lkukan tuan.." ucap yura panik karn alex terus maju.."stoop disitu" pekik yura tertahan.


"ambil ini.."alex memberikan kartu ATM nya.


"buat apa, saya punya uang sendiri"


"ambillah ..jgn membantah" alex mulai emosi


"iyaa.. iya " yura mulai takut.


alex tepat berdiri di depan yura , pandangan mata mereka bertemu.


"ingat sayang kau milikku yura morrelii.." ucap alex pelan seolah berbisik di telinga yura..yura mengatur napasnya pelan karn dag dig dug jantungnya..


tangan alex mengangkat dagu yura..


"jangan macam macam selama aku tidak ada..karn aku tidak suka jika tidak mengikuti aturanku . " ucp alex mengintimidasi yura.


yura hnya mengangguk pelan,


tangan alec menyapu seluruh wajah yura.. yura hanya memejmkan matanya..seolah menikmati belaian tangan alex.


bibir alec mencium yura dengan lembut. yur terdiam tapi jntung ga mau diam..😊


"jangan pergi dri ku lagi , berjnjilah jagan menghilang lagi gadis kecilku.." ucap alex pelan dengan napas membutu seolah menahan nafsu .


yura hnya menganggukkan kepala pelan tanda setuju.


bibir alex kembali menyapu bibir yura.. seolah tand perpisahan...


jangan lupa vote like dan koment kaka..😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2