DragonQuest : OVER•SYSTEM

DragonQuest : OVER•SYSTEM
Chapter 14: Wyvern.


__ADS_3

Wyvern itu melirik ke arah Garyen yang sedang membopong Ardan dan bersiap menyerang mereka, tetapi Sakaru melompat ke arah Wyvern itu dan membuatnya terjatuh.


"Akulah lawanmu sekarang." teriak Sakaru menerjang.


Wyvern terlihat marah dan mulai menyerang Sakaru dengan nafas es nya. Lilim yang melihatnya tidak berdiam diri saja. Lilim melakukan blink menuju atas Wyvern lalu menebasnya menggunakan mini Slash the moon.


"Kakak, ini tidak menggoresnya sedikitpun." ujarnya dan segera melompat mundur kebelakang.


"Aku harus melakukan sesuatu. Kalau terus begini aku pasti akan mati." *menahan serangan Wyvern


Sakaru menggiring Wyvern itu menuju tebing dan melompat ke dalam jurang. Wyvern itu terpancing dan segera mengejar Sakaru.


"Kena kau..."


Sakaru melakukan blink ke atas lalu bersiap melakukan serangan terakhir dengan menggunakan skill nya itu.


[Black king rage telah digunakan.]


"Baiklah, sepertinya ini cukup untuk mengalahkan Wyvern itu." gumamnya.


"Rasakan ini, Over Slash the moon..."


Serangan Sakaru tepat mengenai sayap kiri wyvern dan berhasil memotongnya. Wyvern itu akhirnya terjatuh ke dalam jurang.


"Goooarrrr......" *semakin terasa jauh.


"Akhirnya aku berhasil membuatnya terjatuh." ujar Sakaru dengan letih dan bergelantungan di sisi tebing.


"Kakak..." Lilim menghampiri Sakaru lalu menariknya ke atas.


Sakaru naik keatas lalu beristirahat sebentar untuk memulihkan kembali stamina nya yang sudah hampir menyentuh ke angka 0.


"Hah.. ha.. hah... Tadi itu nyaris saja." ucapnya terengah-engah.


Sakaru pun beristirahat untuk memulihkan kembali stamina nya. Tidak menjelang lama, terdengar suara kepakan sayap dan itu ternyata adalah Wyvern yang sebelumnya telah dijatuhkan oleh Sakaru.


"Apa itu memungkinkan?!" kejutnya. "Ia membuat sayap baru menggunakan skill es nya, ternyata Wyvern itu cukup sulit dihadapi"


Sakaru bangkit lalu teringat dengan kejadian naga yang dialaminya di bukit spike. Wyvern memang kuat, tetapi bila di bandingkan dengan seekor naga kekuatan Wyvern bukanlah apa-apa dihadapan seekor naga.


"Summom, baby dragon..." *Nyii...


Sebuah kepulan asap muncul dihadapan Sakaru, lalu keluarlah bayi naga dari baliknya. ukuran bayi naga itu memang terlihat sangat kecil jika dibandingkan dengan Wyvern itu. Tetapi ukuran tubuh bukanlah penentu kekuatan dari naga kecil itu.


Wyvern melancarkan kembali serangan es ke arah Sakaru.


"Naga kecil, hadang serangannya itu." *Nyi..


Swosh...


Naga kecil itu mengeluarkan semburan api untuk menghadang serangan es Wyvern itu. Tetapi itu masih belum cukup kuat untuk menahan serangan es itu. Alhasil, naga kecil itu terpental jauh kebelakang.


"Nyi..."


"Tetap tidak bisa ya." berpikir keras lalu terlintas sebuah ide di kepalanya.


"Lilim, alihkan perhatian Wyvern itu sebentar."


"Baik Kakak."

__ADS_1


Lilim mengulur waktu untuk Sakaru, sementara itu Sakaru memikirkan sebuah cara agar bisa mengalahkan naga itu.


"Ketika aku menggunakan ultimate Slash the moon, aku benar-benar paham dengan apa yang akan ku lakukan dan menebas musuh seperti biasa. Ini hanyalah opiniku tapi bagaimana kalau aku melakukan ultimate dengan menambah beberapa gerakan baru?" gumamnya.


"Naga kecil, semburkan api mu itu ke arah pedangku ini." ucapnya mencoba untuk bereksperimen.


"Nyi... Swossh..."


Naga kecil itu menyemburkan apinya menuju kearah pedang Sakaru, benar sesuai dugaan Sakaru, pedang yang di miliki Sakaru dapat menyerap api yang disemburkan oleh naga kecil.


Pedang Sakaru kini dikelilingi api hitam dengan panas yang dapat mencapai 1000° Celcius.


"Hahaha, sesuai dengan dugaanku." *mengangkat pedang setinggi-tingginya. "Aku menamakan pedang ini dengan sebutan 'Inferno Dark Sword'. Wyvern, sekarang bersiaplah menghadapi kemampuan baruku."


Wyvern itu merasakan bahaya dari aura yang di pancarkan oleh Inferno dark sword. Wyvern itu mencoba melarikan diri tetapi di tahan oleh Lilim menggunakan pedang nya.


"Jika kakak memiliki rencana untuk mengalahkan naga ini lakukanlah sekarang." teriak Lilim yang menahan naga itu.


"Baiklah, rasakan ini. Dark moon slash..."


Sebuah kilatan hitam itu langsung menuju ke arah Wyvern. Wyvern itu menerima tebasan yang di lancarkan Sakaru secara langsung dan dengan tepat memotong kepalanya.


[User mencapai Level 90.]


"Ini benar-benar sebuah pencapaian yang memuaskan." ujarnya dengan penuh kepuasan.


Nyii... nyii...


"Ada apa naga kecil..? Kamu ingin mayat Wyvern itu?" *Nyiii...


"Ambilah, semua ini juga terjadi berkatmu." *Nyi..


"Kamu berevolusi ya naga kecil, Ehmm.. Aku memiliki sebuah nama untukmu. Bagaimana jika mulai sekarang aku memanggilmu dengan sebutan Jakiro?" *Nyiiii...


"Kamu sepertinya setuju. Kalau begitu kembalilah terlebih dahulu."


Jakiro menghilang seperti kabut setelah Sakaru membatalkan skill summon nya.


"Kakak, apa yang akan kita lakukan dengan Wyvern ini sekarang?"


"Wyvern itu, kita bawa saja kedesa." jawab Sakaru singkat.


"Bagaimana dengan peti hadiahnya?" *menunjuk ke arah peti yang tiba-tiba muncul entah dari mana


"Apa peti itu ada disana tadi? Mungkin itu adalah hadiah setelah membunuh Wyvern itu." pikirnya sekilas.


Sakaru lalu membuka peti itu, muncul drop item berupa sebuah pedang, sepasang anting, buku exp tingkat s, dan 1 mahkota es.


"Pedang dengan atribut es, aku tidak memerlukannya, sepasang anting, sudah jelas aku tidak memerlukannya, buku exp tingkat s, yah akan kuambil yang ini saja." gumamnya mengambil buku exp tingkat s.


"Yah, Lilim sisanya untukmu saja." ujarnya setelah mengambil buku exp.


[User akan menggunakan buku exp tingkat s. Ya/Tidak] *Lilim bermain-main dengan mahkota


"Ya..." *meng-klik


[Mendapatkan 100.000.000 exp.] *aku adalah seorang ratu, tunduklah kamu naga jahat... Nyii...


[User mencapai Level 102]

__ADS_1


[Skill 1 luck telah mencapai maksimal]


"Boleh juga, System tampilkan status..."


Nama: Sakaru


Health: 300.000/300.000


Mana: 20.000/20.000


Title: Teacher


Level: 102 (30.384/12.000.000)


Job: Master Berpedang Renard


Stamina: 47/100


Strength: 2153 (+170 Pedang no mercy +1000 Jubah Renard +300 Costume Black Fire)


Agility: 2144 (+150 Pedang no mercy +1000 Jubah Renard +300 Costume Black Fire)


Vitality: 2018 (+1000 Jubah Renard +500 Costume Black Fire)


Magic def: 724 (+1000% Jubah Renard)


Basic def: 721 (+1000% Jubah Renard)


Physical damage: 2157-2527


Magic damage: 302-317


"Peningkatan yang signifikan, semua status ku meningkat drastis setelah naik ke level 102." gumamnya sambil tersenyum.


"Lilim, ayo kembali dan jangan lupa bawa Wyvern itu."


"Baik kakak..."


Sakaru dan Lilim kembali ke desa Lotus March dengan membawa mayat Wyvern yang telah di bunuhnya itu.


Seluruh desa mengadakan pesta untuk merayakan keberhasilan Sakaru dan Lilim yang membunuh Wyvern itu.


Sebagai hadiah, elf yang menjadi kepala desa saat ini membuatkan Sakaru sebuah patung yang terbuat dari perunggu untuk mengenang jasa yang telah Sakaru lakukan. *bagaimana denganku... Nyii...


.


.


.


Bonus scene:


Sakaru kembali ke desa dan memberikan mayat Wyvern itu kepada para petualang yang memburu Wyvern ini sebelumnya.


"Wyvern sebesar itu, dia sendiri yang mengalahkannya. Benar-benar pantas disebut sebagai pahlawan desa."


"Terimakasih karena telah membawa kembali kakakku, pahlawan." ucap Louis pada Sakaru.


"Bagaimana denganku..." gumam Lilim yang ingin dibuatkan patung tentang dirinya juga.

__ADS_1


"Nyii..." *Jakiro.


__ADS_2