
Seseorang telah terbunuh oleh kakak perempuannya yang sangat ia sayangi dan naasnya seseorang itu adalah diriku sendiri dibeberapa saat yang lalu.
kemungkinan besar akan ada banyak banyak orang yang merasa sedih saat terbunuh oleh keluarga yang sangat dia cintai, atau bahkan dia anggap sebagai sebuah kompas dalam hidupnya.
Namun...
Perasaan bingung yang malah melanda pikiranku saat kakak perempuanku itu menusukkan pisau tajamnya didadaku. Aku pada saat itu sangat syok dan bingung bukan karena 'kakak perempuanku' lah yang membunuhku, namun seseorang yang telah mati yang membunuhku. Yaitu kakak perempuanku yang mati 10 tahun yang lalu.
Dengan artian lain, aku telah dibunuh oleh orang yang jauh lebih dulu meninggal dariku..
Saat itu, Dirinya sambil memeluk tubuhku yang sedang sekarat dengan kesadaranku yang sudah berada diujung tebing yang sangat tajam berbisik, "Maafkanlah kakakmu ini Marie, tidak lain semua ini adalah demi dirimu... Aku benar benar meminta maaf padamu".
Perkataannya yang begitu lembut mengema ditelingaku yang membuatku merasa begitu nostalgia saat mendengarnya. Aku sangat ingin membalas perkataannya pada saat itu, namun aku tidak dapat mengatakan sepatah kata pun padanya, pandanganku semakin kabur dan hampir tak dapat melihat apapun, begitupula dengan suaraku yang tidak mau keluar.
__ADS_1
"Aku tahu kamu ingin menanyakan sesuatu padaku, tapi maafkan kakakmu ini, karena aku tidak dapat memberikan jawaban dari apa yang ingin kamu tanyakan itu. Namun, sebagai gantinya..." Terusnya mengucapkan sesuatu namun aku tak sempat mendengarkannya hingga selesai.
Itu adalah kata kata terakhirnya, namun sebelum ia sempat menyelesaikan ucapannya, kesadaranku terlebih dahulu meredup dan aku tidak mampu lagi untuk menahan kesadaranku itu.
Pisau yang sangat tajam menusuk tepat mengenai jantungku. Aku saat itu yang masih bisa menahan kesadaranku saja adalah suatu keajaiban yang amat luar biasa.
Dan...
Pada akhirnya aku saat itu juga mati di pangkuannya... Serta di pelukan sosok yang telah tiada, yaitu kakakku yang amat ku sayangi...
Saat pertama kalinya terbangun aku langsung dikejutkan oleh keadaanku.. yaitu aku terbangun dari kematian.. Aku tidak tau bagaimana bisa aku hidup kembali dari kematianku. Terlebih lagi Aku dibuat kebingungan oleh tempatku pertama kali terbangun dari kematian.
Saat aku terbangun aku sudah berada di tengah daratan tanah berlapis rumput yang disertai dengan langit biru yang melintang luas dan ditemani oleh sinar matahari yang terik namun menghangatkan.
__ADS_1
Suasana yang asing pada saat itu membuatku terperangah dan bertanya-tanya dalam pikirku.
"Dimanakah aku saat ini sedang berada dan tempat apakah ini sebenarnya?" tanyaku begitu kebingungan.
Aku tak dapat memercayai apa yang kulihat dan kurasakan... Namun tiba tiba saja terlintas dalam pikiranku bahwa tempat terbangkitnya diriku dari kematian adalah tempat yang tak lain dan tak bukan adalah dunia lain, yaitu dunia yang berbeda dari duniaku.
Aku tidak tau kenapa saat itu aku tiba tiba terpikir mengenai dunia lain didalam pikiranku..
Namun yang pasti, adalah sebuah kebenaran jika aku menyebut tempat ini adalah dunia lain.
To be continued...
Afterword
__ADS_1
Terimakasih telah membaca prolog novel ini, saya harap semuanya dapat membaca novel ini hinggak selesai dan saya harap juga saya dapat menyelesaikan novel ini. Serta maafkan saya atas bahasa yang sedikit tidak teratur karena saya terburu buru memperbaikinya karena baru tau juga bahwa noveltoon harus minimal 500 kata untuk dapat mengirim chapter novel.