Dunia Baru Bagi Sang Violet // When They Existance Disappear

Dunia Baru Bagi Sang Violet // When They Existance Disappear
11. Relationship and Theta Finnestia part 2


__ADS_3

Waktu terus berjalan hingga satu bulan penuh semenjak aku terbangun dari tidur yang amat panjang dan tinggal dirumah Vishl.


Selama satu bulan itu juga aku telah berkomunikasi dengan banyak orang, dan sedikit demi sedikit mengembalikan kondisi tubuhku dari kelumpuhan, yang akhirnya aku sudah mulai membaik dan dapat menggerakan tubuhku secara leluasa, meski tidak seselusa itu.


Kemarin malam saja aku hampir saja terjatuh saat diperpustakaan..


kemarin malam... tepatnya 7 jam yang lalu atau satu jam sebelum akhirnya tengah malam tiba. Aku bersama dengan Theta sedang diperpustakaan, yang mana aku memanfaatkan kesempatan itu untuk mengenali dirinya dan pastinya juga untuk mencari segala informasi yang kubutuhkan untuk mengetahui bagaimana keadaan dari adikku Lena. Namun, alih alih theta memberitahuku secara langsung, dirinya mengunakan suatu sihir untuk menyampaikan semua yang ingin ku ketahui.


Sebuah sihir yang diberinama olehnya, 'penyuratan instan', yaitu sihir yang memanfaatkan sistem peleburan bukti surat itu dari dunia ini setelah penerima membacanya.. lebih tepatnya, setelah surat itu dibuka, maka surat tersebut akan langsung menjadi abu dan isi surat itu langsung tersampaikan didalam ingatan si penerima.


"Bagaimanapun, aku akan menjaga segala rahasianya.. jadi maafkan diri saya karena tidak dapat memberitahu nona secara langsung dan terpaksa memakai cara lain untuk hal itu." Jelas Theta menunduk dan meminta maaf kepadaku.


Aku kemarin tidak dapat menolak perminataanya, bagaimana tidak.. dia bersikap seperti itu dan Theta juga beralasan takut jika terjadi kebocoran informasi dalam bentuk apapun.. dia mengatakan bahwa dirinya telah menyadari bahwa segala informasi kertas maupun lisan yang menyinggung tentang adikku itu, otomatis akan terdengar dan terbaca oleh pengintai yang selama ini mengotak atik sistem..


Untungnya, selama ini aku hampir tidak pernah secara gamblang dan blak blakan dalam menyebutkan nama Lena dan aku menyebutnya dengan adikku atau ungkapan yang lainnya.


Entah hal semacam itu benar adanya atau tidak, namun Theta mengatakannya dengan serius.. jadi aku tidak ada pilihan lain selain percaya padanya.


Namun meski begitu, informasinya masih belum terkirim kepadaku.. Theta saat ini masih berusaha untuk mengatur sihirnya, agar sistem Dapat menganggap informasi yang akan Theta kirimkan adalah pesan yang tidak ada kaitannya dengan Lena.


Dan aku saat ini berbaring diatas sofa perpustakaan sambil membaca buku Vena untuk kesekian kalinya.. karena aku masih dibingungkan oleh beberapa hal.


"Entah itu buku ini, Vena , bahkan dunia ini. Mereka sama sama membingungkan..."


Sambil berbaring, aku membaca baca buku yang vena tulis itu selama berjam jam karena tidak bisa tertidur.


"Pagi pagi sudah mengeluh..."


Suara Vishl terdengar.. dia baru saja terbangun dan langsung menuju perpustakaan... bahkan dia belum mengganti pakaian tidurnya.


Vishl saat ini berada didepanku yang sedang terbaring, yang kemudian ia duduk disofa yang sama tempatku berbaring sambil membaca buku.

__ADS_1


"Setidaknya gantilah bajumu yang terbuka itu..." ucapku tepat setelah vishl duduk.


"Kenapa? Aku baru saja terbangun dan sedikit malas... Lagipula dirumah ini hanya ada perempuan.." balas Vishl..


Dan apa yang dia katakan itu memang benar, tidak ada see-- seorangpun laki laki dirumah sebesar ini. Bahkan penjaga gerbang rumah ini adalah seorang perempuan.


"Tapi meski begitu, setidaknya pakailah sesuatu..."


Bukannya aku bersikeras untuk menyuruh dirinya menutupi tubuhnya itu, namun aku tidak ingin Vishl memperlihatkan bekas gigitanku yang ada ditubuhnya itu secara terang terangan!


"Kenapa kamu malu? Bukankah kamu sudah melihat yang bahkan belum dilihat oleh tunanganku?" Balas Vishl lagi menggodaku.


"Bukan itu maksudku, aku tidak sengaja meninggalkan bekas gigitan di dekat dadamu itu..."


"... Bukankah ini bagus? Aku bisa memamerkan--"


"Sudahlah pakai saja selimut ini!" Balasku dengan cepat dan melemparkan selimut yang daritadi ku kenakan.


Setelah itu, entah aoa yang Vishl pikirkan. Dia ikut tiduran disebelahku dan mengenakan selimut itu kepadaku dan kepada dirinya.


"Pagi ini sangat dingin, lebih baik kamu juga mengenakan selimut ini.." ucapnya Vishl.


Tapi, entah bagaimana juga aku tiba tiba menginggat suara rintihan vishk yang sebelumnya ku coba untuk melupakannya karena suaranya itu terngiang ngiang didalam pikiranku..


.. .


(Thetalia Pov)


Namaku Thetalia Finnestia dan diriku baru saja dibuat cemburu oleh hubungan nona Vishl dan nona Marie... bahkan aku hanya bisa mas--


Tidak, aku hanya bercanda.

__ADS_1


Aku tidak tahu apakah mereka menyadari keberadaan diriku yang masih berada diperpustakaan saat mereka mereka membicarakan hal itu. Bahkan saat kemarin malam.


Sebelumnya aku tidak mengetahui hubungan seperti apakah yang dapat membuat nona Vishl merasa nyaman, bahkan aku baru saja mengetahuinya kemarin malam dan diperjelas olehnya sendiri hari ini.


Sepertinya guruku Lena akan menghadapi kesulitan..


"Baiklah, mari abaikan topik barusan. Sihirku hampir selesai dan aku ingin istirahat sejenak.."


Aku memutuskan untuk berhenti sejenak dan berjalan ke arah mereka dengan sikap yang biasa.


Meski ini mendadak, namun jika dipikir pikir.. mungkin banyak sekali orang yang bertanya, kenapa seorang yang adalah murid dari penyihir paling berbakat didunia ini menjadi pelayan seorang bangsawan Cellestine?


Jujur saja jawabannya sangatlah sederhana, karena Nona Vishl adalah penyelamat hidupku yang pertama.. dan nona Lena adalah penyelamat keduaku..


Kejadiannya sudah cukup lama, yaitu saat diriku masih menjadi seorang bangsawan dikerajaan Domistica, yang mana saat itu, saat nona Marie berumur 5 tahun dan diriku berumur 7 tahun.


Dia telah mengulurkan tangannya untukku keluar dari kurungan yang selama ini mengurung diriku yang masih kecil itu.


Aku selama 7 tahun telah mengurung diri dari kehidupan sosial karena keadaanku yang dianggap aneh dan berbeda dengan yang lainnya.. itu karena diriku terlahir dengan rambut dan mata yang berwarna putih, begitupula dengan kulitku yang berwarna putih pucat.


Alasanku mengurang diri adalah aku saat itu tidak kuat untuk menerima ejekan dan makian dari bangsawan lainnya, karena mereka juga memaki kedua orang tuaku dengan mengatakan, "Lihatlah mereka, mereka telah melahirkan dan membesarkan anak monster!"


Sungguh masa lalu yang suram.. sampai akhirnya nona Vishl datang mampir ke kediaman keluargaku dan bertemu denganku. Dia telah menyelamatkanku... Dan sejak saat itu, nona Vishl sering datang untuk bertemu dan bermain denganku..


Namun itu semua berakhir setelah kerajaan Domistica melibatkan keluargaku sebagai salah satu kambing hitam dari kesalahan mereka dan membunuh habis keluargaku bersama dengan keluarga Rosetine dan beberapa bangsawan lainnya.. itu sudah berpuluh puluh tahun lamanya... Dan akhirnya aku telah dihidupkan kembali oleh penyihir dan guruku yang bernama Lena sekitar 18 tahun yang lalu, tepat sebelum kematian dirinya..


To be continued...


Arc 1 end.


afterword

__ADS_1


maafkan keterlambatan saya, ada kesibukan dan kendala dibeberapa hari yang lalu


__ADS_2