
... Naga menceritakan tentang kerajaan manusia ikan yang terletak di dasar samudera Pasifik yang membuat Resa, Bela, Lusi, dan Angela antusias menyimak. Kerajaan manusian ikan dipimpin oleh seorang raja bernama Strouf dan disana terdapat berbagai jenis manusia ikan termasuk putri duyung. Pada awalnya para manusia ikan tidak menerima keberadaan manusia disana karena dulu tidak sedikit para penyihir yang mencoba mengambil keuntungan dari manusia ikan yang membuat manusia ikan tidak percaya kepada manusia....
“Naga yang mengubah stigma itu, tapi manusia ikan tetap selektif terhadap manusia yang pergi ke kerajaannya.” kata Yuna setelah selesai makan siang sambil menatap Naga dengan bangga.
“Rasanya aneh semakin aku mengetahui tentangmu semakin aku tidak mengetahui tentangmu.” kata Resa sambil tertunduk sedih.
“Sepuluh tahun itu waktu yang lama Resa dan dalam waktu sepuluh tahun itu pula Naga menjelajahi berbagai tempat. Kamu tidak akan bisa mengetahui semuanya hanya dengan satu minggu, dua minggu, satu bulan ataupun dua bulan tinggal bersama Naga.” jawab Yuna menghibur Resa yang membuat Resa mengangguk paham sambil tersenyum.
... Naga melanjutkan ceritanya dimana kali ini Naga akan bekerja sama dengan kerajaan manusia ikan untuk memberantas makhluk sihir bernama Kraken dan Leviathan yang dikirim oleh Azazel. Resa langsung merasa cemas setelah mendengar hal itu karena Naga akan bertarung di dasar lautan sementara Naga adalah seorang manusia sekalipun seorang penyihir. Namun Yuna menjelaskan bahwa Naga memiliki sihir elemen air yang mampu membuat Naga bisa dengan bebas bergerak ataupun bertarung di dasar lautan....
“Betul Resa tidak perlu khawatir lagipula kerajaan manusia ikan juga memiliki teknologi yang mampu membuatku bernapas dengan bebas di dalam lautan.” jawab Naga sambil tersenyum ramah menatap Resa.
“Hati - hati Naga!” pinta Resa sambil menatap Naga cemas.
“Tentu.” jawab Naga sambil tersenyum penuh percaya diri.
“Tampaknya kehidupan ini akan sangat indah ketika kita bisa menerima semua perbedaan.” celetuk Lusi sambil tersenyum penuh harap yang diikuti anggukan setuju dari yang lainnya.
__ADS_1
... Setelah selesai makan siang Yuna, Resa, Bela, Lusi, dan Angela kembali bekerja sementara Naga langsung pergi untuk bersiap - siap menuju kerajaan manusia ikan. Naga mulai berlayar menuju kerajaan manusia ikan pada sore harinya dan tiba di kerajaan manusia ikan pada pagi keesokan harinya. Setibanya Naga di kerajaan manusia ikan, Naga langsung disambut oleh Strouf sang raja kerajaan manusia ikan beserta ketiga anaknya....
... Sam beserta seluruh pasukan kerajaan manusia ikan juga ikut menyambut kedatangan Naga dan penduduk kerajaan manusia ikan yang mengenal Naga juga menyapa Naga kala Naga sedang berjalan menuju istana kerajaan manusia ikan. Di tengah perjalanan menuju istana kerajaan manusia ikan Kunka sang putra sulung raja Strouf dan Sam mengobrol santai dengan Naga. Setibanya di istana kerajaan manusia ikan Maya sang putri kedua raja Strouf dan Roshi sang putri bungsu raja Strouf juga ikut mengobrol dengan Naga membicarakan dunia permukaan....
... Naga juga sarapan bersama keluarga kerajaan serta Sam sambil mengobrol santai menikmati sarapan mereka masing - masing. Setelah selesai sarapan Naga, Sam, Strouf, dan Maya lanjut membahas strategi untuk menghadapi Kraken dan Leviathan. Sam telah mempersiapkan sebuah tempat yang cocok untuk memancing Kraken dan Leviathan untuk bertarung disana agar meminimalisir kehancuran yang mungkin terjadi kepada kerajaan manusia ikan....
... Namun untuk memancing Kraken dan Leviathan agar bisa datang ke tempat yang direncanakan masih menjadi perdebatan karena Strouf mengusulkan Roshi untuk memancing kedua makhluk sihir tersebut. Roshi setuju karena dia senang bisa membantu Ayah beserta kerajaan manusia ikan untuk mengatasi masalah yang saat ini melanda negerinya. Namun Kunka, Maya, dan Sam kurang setuju karena hal tersebut terlalu berbahaya bagi Roshi walaupun tingkat kesuksesannya sangat tinggi....
“Memancaing makhluk sihir tingkat iblis yang dikirim Azazel dengan calon ratu monster laut masa depan memang rencana yang paling mudah, tapi kali ini itu tidak diperlukan karena aku sudah tiba disini.” jawab Naga sambil tersenyum penuh percaya diri menatap semua yang ada di ruangan tersebut.
“Aku telah membunuh Ifrit dan aku juga telah membunuh Belphegor sementara kakakku telah membunuh Asmodeus. Jadi sepertinya darahku juga bisa memancing mereka untuk datang ke tempat yang kita inginkan dan aku sangat yakin Azazel sangat ingin membunuhku.” jawab Naga penuh percaya diri.
“Itu kabar yang sangat baik Naga.” puji Kunka sambil melihat Naga dengan bangga.
“Untuk memastikan jaraknya aku membutuhkan indra penciuman Megalodon, jadi aku akan menemuinya siang ini.” jawab Naga penuh percaya diri.
“Sepertinya kita sudah memiliki rencana terbaik untuk menghadapi Kraken dan Leviathan!” kata Strouf sambil menatap semua orang yang ada di ruangan tersebut dengan bangga.
__ADS_1
... Setelah selesai berdiskusi dengan Strouf, Kunka, Maya, dan Sam, Naga langsung pamit untuk menemui Megalodon yang membuat Sam meminta salah satu rekan hiu pausnya untuk mengantarkan Naga. Naga pergi menemui Megalodon dengan naik di punggung hiu paus salah satu rekan Sam sambil menggunakan teknologi gelembung udara dari kerajaan manusia ikan agar tetap bisa bernapas normal. Setibanya di kediaman Megalodon, sang Megalodon berenang mendekat dan siap untuk menyerang tapi setelah mengetahui Naga yang berada di atas punggung hiu paus tersebut sang Megalodon langsung menghampiri Naga dengan jinaknya....
... Megalodon mendekatkan kepalanya ke arah Naga agar bisa Naga sentuh selayaknya berkata bahwa Megalodon sangat merindukan Naga. Naga bermain - main dengan Megalodon selama beberapa saat melepas kerinduan diantara mereka yang sudah cukup lama tidak bertemu. Setelah puas bermain bersama Naga meminta tolong kepada Megalodon untuk memberitahu seberapa jauh Megalodon bisa mencium aroma darah Naga....
... Meskipun Megalodon tidak bisa berbicara tapi Megalodon mengerti perkataan Naga sehingga Megalodon memberikan kode menunjukan seberapa jauh dia bisa mencium aroma darah dari suatu makhluk hidup. Naga bercerita bahwa dirinya akan bertarung melawan Kraken dan Leviathan kepada Megalodon yang membuat Megalodon menawarkan diri untuk membantu Naga dengan penuh semangat. Mengetahui hal itu Naga langsung mengajak Megalodon ke kerajaan manusia ikan dan beristirahat tidak jauh dari istana kerajaan....
“Apakah jika adikku calon ratu monster laut masa depan maka kamu adalah raja dari para monster?” tanya Kunka yang berjalan menghampiri Naga ketika Naga sedang melihat Megalodon yang asyik berenang.
“Sepertinya itu terlalu berlebihan Kunka.” jawab Naga sambil tersenyum ramah.
“Aku tidak asing jika melihat monster laut berinteraksi dengan manusia ikan ataupun memiliki hubungan baik dengan manusia ikan. Namun hubungan baik antara monster laut dengan penyihir manusia, aku hanya baru melihatnya darimu. Bahkan banyak monster laut menghormatimu termasuk Megalodon sampai - sampai dia tidak tampak menyeramkan jika sedang bersamamu.” kata Kunka yang ikut melihat ke arah Megalodon di samping Naga.
... Keesokan paginya Megalodon berenang menjelajahi lautan untuk mencari tahu keberadaan Kraken dan Leviathan sementara Naga beserta pasukan kerajaan manusia ikan mempersiapkan diri mereka di tempat yang mereka rencanakan. Ketika Megalodon sudah menemukan lokasi keberadaan Kraken dan Leviathan, Megalodon langsung berenang kembali ke arah Naga. Kraken dan Leviathan yang menyadari kehadiran Megalodon langsung bergerak mengikuti Megalodon karena sebelumnya Naga mengoleskan darahnya di hidung Megalodon....
... Megalodon berenang dengen cepat ke arah Naga dan ketika Naga mulai merasakan kedatangan Megalodon, Naga langsung melesat dengan cepat di dalam air menggunakan sihir elemen air pendorong di kedua kakinya. Melihat Naga yang melesat dengan cepat membuat Sam dan Kunka juga ikut menyusul Naga dari belakang. Naga langsung menghajar pipi kanan Leviathan dengan tinju yang sudah diperkuat dengan elemen air sehingga menciptakan sebuah gelombang kejut yang melukai Leviathan dari dalam tubuhnya sendiri....
... Melihat Leviathan yang diserang membuat Kraken hendak menyerang Naga tapi dengan sigap Sam menyerang Kraken terlebih dahulu dengan sihir peluru meriam air dilanjutkan dengan tebasan bulan sabit elemen air dari Kunka. Leviathan langsung berusaha memakan Naga dengan mulut besarnya sambil sesekali menembakan meriam air bertekanan tinggi yang membuat Naga harus terus bergerak untuk menghindari serangan Leviathan. Sementara Kraken terus menyerang Kunka dan Sam dengan seluruh tentakel yang dia miliki sehingga Kunka serta Sam harus menghindar sambil memberikan serangan balasan ke tubuh Kraken yang sangat besar....
__ADS_1