
...Hari pernikahan Naga dan Resa telah tiba, restoran ‘Keajaiban Bumi’ tutup pada hari itu sementara semua karyawannya sibuk membantu mensukseskan acara pernikahan Naga dalam setiap hal. Ketika keluarga Resa datang mereka terkejut karena melihat Yesi yang ada di sana tapi Umar menjelaskan bahwa Yesi diangkat sebagai karyawan Naga dengan alasan orang yang telah bangkit dari kesalahannya layak mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Seketika Mamahnya Resa teringat kesalahannya kepada Naga sehingga Mamahnya Resa tidak mempermasalahkan kehadiran Yesi di acara pernikahan Resa....
...Yuna beserta kedua orang tuanya juga sudah datang dari awal sebagai perwakilan keluarga Naga bersama dengan Kakeknya. Malik, Irene, dan August juga datang sebagai salah satu tamu undangan Naga yang membuat para penyihir lain cukup terpesona karena bisa melihat empat penyihir peringkat S di waktu dan tempat yang sama sekaligus. Prosesi pernikahan berlangsung khidmat penuh suka cita dan pesta yang sederhana dihadiri oleh orang - orang terdekat dari kedua mempelai juga membuat suasana menjadi lebih emosional....
...Setelah acara pesta pernikahan selesai, semua tamu undangan telah pulang ke rumah masing - masing dan rumah Naga yang berada di atas restoran ‘Keajaiban Bumi’ sudah kembali seperti sebelumnya Naga memutuskan untuk bermalam di rumah tersebut. Resa, Naga, dan Sebastian mengobrol santai menikmati indahnya malam pada hari itu yang membuat Yesi mengambilkan beberapa minuman untuk mereka. Ketika Yesi datang dan meletakan minuman Naga langsung mengaktifkan sihir di jantung Yesi yang membuat Yesi tidak bisa bergerak kesakitan dan membuat Resa terkejut tapi Sebastian meminta Resa untuk memperhatikannya saja....
“Kesalahan apa yang aku buat Naga?” tanya Yesi sambil menahan rasa sakit yang semakin lama semakin sakit.
...Tidak lama kemudian rasa sakit di jantung Yesi hilang setelah Yesi merasakan rasa sakit yang teramat dahsyat dan membuat Yesi terduduk lemas sambil mengatur napasnya sendiri. Naga berkata bahwa dirinya percaya kepada Yesi dan sudah waktunya rantai sihir belenggu yang ditanamkan di jantung Yesi untuk di lepas. Menghancurkannya dari dalam adalah cara paling tidak menyakitkan untuk Yesi dibanding harus menariknya keluar secara perlahan yang mungkin akan membuat Yesi jauh lebih kesakitan....
“Terima kasih Naga!” jawab Yesi sambil tertunduk penuh hormat terharu dan membuat Resa tersenyum bangga menatap Naga.
“Aku percayakan restoran kepada kalian berdua ketika aku dan Lea pergi bulan madu.” jawab Naga sambil melihat ke arah Sebastian dan Yesi bergantian.
__ADS_1
“Baik Naga.” jawab Sebastian dan Yesi kompak.
...Tidak lama kemudian mereka beristirahat di ruangan mereka masing - masing setelah beberapa waktu menikmati indahnya malam itu. Keesokan paginya Naga dan Resa pulang ke rumah baru mereka berdua untuk mulai membiasakan diri hidup di rumah baru mereka. Sekitar jam tiga sore Naga dan Resa pergi ke pelabuhan ratu Sukabumi untuk naik perahu menuju kapal selam yang akan membawa mereka menuju kerajaan manusia ikan....
...Untuk pertama kalinya Resa naik kapal selam yang membuat dirinya terpesona kala melihat setiap sudut dari kalap selam yang dia tumpangi. Kru kapal selam tersebut semuanya adalah kenalan Naga yang biasa mengantarkan para penyihir jika ada pertemuan dengan kerajaan manusia ikan. Naga bersama Resa tiba di kerajaan manusia ikan keesokan paginya dan Resa langsung terkagum - kagum kala melihat kerajaan manusia ikan....
“Selamat datang di kerajaan manusia ikan Resa, Naga!” sapa Maya yang menyambut kedatangan mereka berdua.
“Selamat atas pernikahan kalian!” lanjut Roshi sambil tersenyum bahagia melihat ke arah Resa dan Naga.
...Maya, Roshi, dan beberapa pasukan kerajaan manusia ikan mengantarkan Naga bersama Resa ke tempat mereka akan menginap selama di kerajaan manusia ikan. Resa sangat berterima kasih kepada Maya dan Roshi telah memberikan tempat tinggal yang sangat nyaman untuk dirinya serta Naga selama berada di kerajaan manusia ikan. Resa memuji keindahan tempat tinggal dan keindahan lingkungan sekitar tempat dirinya akan menginap hingga tidak berhenti tersenyum....
“Senang kalau kamu menyukainya Resa.” kata Roshi sambil tersenyum ramah menatap Resa.
__ADS_1
“Iya, aku sangat menyukainya.” jawab Resa yang tersenyum bahagia menatap Roshi.
...Tidak lama kemudian Maya, Roshi, dan beberapa pasukan kerajaan manusia ikan pergi meninggalkan Resa bersama Naga agar mereka berdua bisa mulai menikmati bulan madu mereka. Tidak lama setelah Naga dan Resa membereskan barang - barang pribadi mereka Resa langsung mengajak Naga untuk berjalan - jalan dengan penuh semangat. Tidak butuh waktu lama Naga langsung pergi berjalan - jalan bersama Resa di kerajaan manusia ikan dengan penuh senyuman sambil menikmati kebudayaan dan keindahan lingkungan sekitar....
...Pada awalnya Resa terkejut karena setiap manusia ikan yang dia temui selalu menyapa Resa dengan sebuah senyuman penuh hormat yang membuat Resa juga membalas mereka dengan penuh senyuman. Naga menceritakan bahwa kedatangan Resa adalah kedatangan manusia non penyihir pertama di kerajaan manusia ikan sehingga manusia ikan disana menyapa Resa. Keindahan alam, kebudayaan, kuliner, dan barang - barang di kerajaan manusia ikan membuat Resa menikmati hari pertamanya berbulan madu bersama Naga hingga resa mencoba beberapa kuliner serta membeli beberapa barang yang menarik baginya....
...Setelah selesai makan malam Resa menikmati pemandangan laut lepas dimana dikejauhan hanya ada kegelapan yang tidak lama kemudian muncul sosok besar yang pada awalnya membuat Resa ketakutan. Namun ketika sosok tersebut semakin mendekat tampak sosok Megalodon yang mengerikan tapi seketika langsung berubah menjadi binatang yang sangat jinak ketika melihat Naga dan Resa. Naga memberitahu Megalodon bahwa besok dirinya dan Resa akan meminta Megalodon untuk mengantar mereka berjalan - jalan yang membuat Megalodon langsung kegirangan....
...Keesokan paginya Naga dan Resa pergi bersama Megalodon menggunakan teknologi gelembung udara milik kerajaan manusia ikan sehingga Naga dan Resa bisa bernapas dengan normal meskipun berada di dalam lautan. Meskipun pada awalnya suasana tampak menyeramkan karena dasar laut yang gelap gulita tapi ketika tiba di lokasi yang mereka tuju seketika suasan berubah dengan penuh suka cita. Pemandangan dasar laut yang begitu indah makhluk hidup dasar laut yang belum banyak diketahui oleh manusia di permukaan membuat Resa memandangi sekitar dengan takjub hingga tidak bisa berhenti tersenyum....
...Naga juga mengajak Resa ke aula monumen perdamaian manusia ikan dan penyihir dimana disana terdapat patung Ibu dari Kunka, Maya, dan Roshi yang memperjuangan agar bisa hidup berdampingan antara manusia ikan dengan para penyihir permukaan. Disana ada beberapa manusia ikan yang merawat aula serta lingkungannya menghampiri Naga dan Resa untuk menyapa mereka berdua. Resa yang penasaran dari sosok Ratu manusia ikan bertanya kepada para penjaga manusia ikan yang membuat mereka saling bertukar pandangan sambil tersenyum....
...Para penjaga manusia ikan disana menceritakan bahwa Ratu memperjuangkan agar manusia ikan bisa hidup berdampingan dengan para penyihir di permukaan dibantu oleh Naga suami Resa yang membuat Resa terkejut dan langusng melihat ke arah Naga. Pada awalnya para penyihir menculik dan merampok apa yang mereka temukan dibawah sini termasuk para manusia ikan untuk diperjual belikan hingga beberapa putri duyung yang dipaksa bekerja di dunia prostitusi para penyihir di permukaan. Saat itu Naga yang masih muda diminta untuk menghentikan para penyihir yang mengeksploitasi manusia ikan hingga membawa Naga ke kerajaan manusia ikan....
__ADS_1
...Tugas Naga cukup berat karena dia harus menghentikan para penyihir jahat dan di sisi lain para manusia ikan juga menganggap Naga sama saja dengan para penyihir sehingga Naga berada di tengah - tengah konflik tersebut. Naga terus melindungi kerajaan manusia ikan dari para penyihir kriminal meskipun dirinya sering terluka karena manusia ikan melemparinya dengan batu atau apapun yang ada dihadapan mereka. Ketika Megalodon sudah menjadi teman Naga sang Ratu mulai yakin bahwa Naga adalah penghubung dari para penyihir yang dapat dipercaya untuk membangun kehidupan yang harmonis dengan manusia ikan....
...Saat itu yang mulia Strouf masih menentang keinginan sang ratu tapi perlahan Naga terus membuktikan dirinya kepada para manusia ikan dan keluarga kerajaan yang pertama kali mempercayai Naga. Sejak saat itu perlahan prajurit manusia ikan mulai mempercayai Naga dan satu persatu masyarakat kerajaan manusia ikan juga mulai mempercayai Naga. Sayang Ratu harus meninggal karena pemberontakan manusia ikan yang masih membenci para penyihir permukaan tapi pemberontakan itu juga yang membuat akhirnya manusia ikan bisa hidup berdampingan dengan para penyihir permukaan....