
... Naga naik ke punggung Megalodon terlebih dahulu lalu memegangi tangan kanan Lea menuntunnya untuk turun ke atas punggung Megalodon. Ketika Resa naik di atas punggung Megalodon, Megalodon senang hingga bergoyang - goyang yang membuat Resa hampir kehilangan kesimbangannya. Naga dengan sigap memeluk Resa agar Resa tidak terjatuh sambil meminta Megalodon untuk tetap tenang....
... Resa mengelus punggung Megalodon dengan penuh kelembutan sambil tersenyum yang membuat Naga ikut senang ketika melihat Resa yang tersenyum. Tidak lama kemudian Resa kembali ke atas yacht bersama Naga dan Kunka langsung menghampiri Resa sambil memberikan sebuah hadiah berupa kalung serta anting yang terbuat dari mutiara laut terdalam. Kunka memberikan hadiah tersebut sebagai ucapan selamat karena Naga dan Resa tidak lama lagi akan melangsungkan pernikahan mereka....
“Jika kamu ingin berbulan madu di kerajaan manusia ikan, Ayahku dan seluruh penduduk kerajaan manusia ikan dengan senang hati menyambutmu.” kata Kunka dengan penuh hormat sambil menatap Resa yang membuat Resa terkejut.
“Aku meminta izin kepada raja Strouf untuk hal itu tapi keputusan tetap ditanganmu Lea.” jelas Naga sambil tersenyum menatap Resa.
“Sepertinya itu ide yang bagus.” jawab Resa sambil tersenyum bahagia menatap Naga.
“Akan sangat menyenangkan jika kamu datang ke rumah kami, aku dan kak Maya bisa membawamu ke banyak tempat yang mungkin kamu suka di sekitar rumah kami.” kata Roshi sambil menatap Resa dengan penuh semangat.
... Tidak lama setelah itu Kunka, Sam, Maya, Roshi dan beberapa pasukan manusia ikan yang ikut ke permukaan pamit pulang kepada Naga dan semua orang yang berada di atas yacht tersebut. Mereka pulang dengan menunggangi hiu paus rekan - rekan Sam, Megalodon juga ikut pulang bersama mereka mengikuti dari belakang. Ketika Kunka dan yang lainnya sudah tidak terlihat lagi di permukaan tiba - tiba muncul seekor monster laut yang berenang di dekat yacht dan membuat teman - teman Resa panik ketakutan karena ukurannya....
“Bukankah ini waktunya kamu juga pulang Naga?” tanya Yuna yang menatap Naga sambil tersenyum jahil.
“Ah benar, maaf telah mengganggu acaranya.” kata Naga sambil melihat ke arah Yuna, Resa, dan teman - temannya yang lain.
“Istirahatlah Naga!” pinta Resa penuh kasih sayang.
“Iya Lea, aku pamit.” jawab Naga sambil tersenyum.
__ADS_1
... Tidak lama kemudian Naga pergi dengan sangat cepat menyisakan sebuah es yang mencuat karena kecepatan Naga sangat tinggi ketika menggunakan sihir es miliknya untuk pergi dari atas yacht. Setelah Naga pergi tidak sedikit teman - teman Resa yang ketakutan ketika melihat lautan yang luas dan beberapa diantara mereka langsung meminta untuk segera kembali ke daratan. Yuna menjelaskan bahwa monster laut tidak ada yang tinggal di dekat pulau - pulau berpenghuni manusia dalam jumlah banyak dan tadi ada beberapa monster laut lewat karena mereka mengawasi Roshi sang putri bungsu kerajaan manusia ikan....
“Itu artinya monster laut itu diperintah oleh raja manusia ikan?” tanya Angela memastikan sambil menatap Yuna.
“Tidak itu semua murni insting dari para monster laut karena Roshi adalah calon ratu monster laut masa depan.” jawab Yuna santai.
... Setibanya Naga di rumah, Naga langsung membersihkan dirinya sendiri lalu beristirahat sejenak karena urusan restoran sudah ditangani oleh Sebastian kala Naga pergi menjalankan misi ke kerajaan manusia ikan. Sekitar jam delapan malam Naga pergi ke luar seorang diri menuju sebuah minimarket dan menghampiri seorang wanita yang baru saja selesai bekerja di minimarket tersebut. Wanita tersebut sedang duduk di pinggir jalan untuk melepas lelah sementara Naga tiba - tiba datang sambil memberikan sebuah minuma kepada wanita tersebut....
“Aaaku tidak melakukan tindak kriminal apapun.” kata Yesi yang langsung bangkit ketakutan melihat Naga berdiri dihadapannya.
“Aku tahu makanya aku memberikanmu sebuah minuman, lagipula aku sudah memasang rantai sihir yang membelenggu jantungmu. Jika kamu melakukan sebuah tindak kriminal rantai tersebut akan mencengkram jantungmu hingga hancur.” jawab Naga santai sambil menawarkan minuma yang dia pegang.
“Bagaimana kehidupan sebagai manusia?” tanya Naga santai sambil menikmati minuman yang dia beli untuknya sendiri.
“Lebih baik daripada menjadi makhluk sihir penggoda.” jawab Yesi sambil tertunduk yang perlahan mulai tidak takut kepada Naga.
“Apa kamu mau bekerja di restoran milikku?” tanya Naga yang membuat Yesi terkejut dan langsung melihat ke arah Naga.
“Jika kamu ingin bekerja di restoran milikku kamu tidak perlu bekerja di beberapa tempat untuk memenuhi kebutuhan hidupmu.” lanjut Naga yang langsung bangkit dari duduknya untuk membuang sampah bekas minumannya.
“Kenapa kamu menawarkan pekerjaan kepadaku?” tanya Yesi memastikan yang menatap Naga dengan mata berkaca - kaca.
__ADS_1
“Kamu berhak mendapatkan kesempatan yang lebih baik.” jawab Naga santai.
“Terima kasih Naga.” jawab Yesi yang sedikit membungkuk penuh hormat sambil meneteskan air mata terharu.
“Besok pagi kamu sudah bisa mulai bekerja di restoranku.” jawab Naga sambil berjalan pulang ke rumahnya.
... Jam lima keesokan paginya Yesi datang ke restoran milik Naga dan Naga memperkenalkan Yesi kepada semua karyawan shift pertama. Semua karyawan shift pertama menyambut Yesi dengan penuh kehangatan dan tidak lama kemudian mereka mulai sibuk untuk mempersiapkan menu sarapan seperti biasa. Yesi juga meminta untuk bekerja full time sehingga shift kedua Yesi kembali di perkenalkan dengan para karyawan Naga yang notebenenya para penyihir....
... Meskipun mereka mengetahui masa lalu Yesi, mereka tetap menyambut Yesi dengan penuh kehangatan karena Naga selalu berkata bahwa setiap orang yang bangkit dari kesalahannya layak untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Hal itu membuat Yesi terharu dan merasa sangat bahagia berada di sekitar karyawan restoran ‘Keajaiban Bumi’. Sore harinya Naga pergi menjemput Resa yang baru pulang dari liburan bersama rekan - rekan kerjanya di pulau Panaitan....
... Dalam perjalanan pulang Naga menceritakan tentang Yesi yang Naga angkat menjadi karyawan di restoran ‘Keajaiban Bumi’ Naga juga bertanya terkait kemungkinannya yang akan meminta Yesi untuk tinggal di salah satu ruangan yang ada di atas restoran. Naga mengungkapkan alasan dirinya merekrut Yesi karena Naga berprinsip jika seseorang bangkit dari kesalahannya maka orang tersebut berhak mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk masa depannya. Resa yang pada awalnya terkejut langsung mengerti alasan Naga merekrut Yesi dan tanpa ragu Resa setuju dengan ide Naga....
“Baiklah kalau kamu setuju nanti setelah restoran tutup aku akan memanggil Yesi ke atas.” kata Naga sambil tersenyum ramah menatap Resa.
... Ketika pertama kali bertemu Resa di restoran ‘Keajaiban Bumi’ Yesi tertunduk malu merasa bersalah tapi Resa menghampiri Yesi dan menyapanya dengan penuh kehangatan yang membuat Yesi terharu. Tidak lama setelah restoran tutup Naga meminta Yesi untuk pergi ke atas bersamanya dan setibanya di atas Sebastian langsung membuka sebuah ruangan untuk diperlihatkan kepada Yesi. Yesi ditawari oleh Naga untuk tinggal diruangan tersebut dihadapan Sebastian dan Resa karena Naga berencana pindah setelah menikah dengan Resa....
... Namun meskipun sudah pindah, Naga masih membutuhkan kamar Naga dengan Resa saat ini jadi Naga membutuhkan bantuan Yesi untuk merawatnya membantu Sebastian. Tanpa ragu Yesi langsung menerima tawaran tersebut dan Naga meminta Sebastian untuk membantu Yesi membawa barang - barangnya. Yesi yang sudah tinggal sebelah Naga dan Sebastian mulai mengikuti kebiasaan Sebastian dari mulai bangun lebih dulu daripada Naga hingga membantu Sebastian berbelanja....
... Naga, Resa, Sebastian, dan Yesi memulai paginya dengan penuh senyuman dan penuh semangat saling menyapa satu sama lain sebelum mulai pekerjaan mereka masing - masing. Pada pukul jam lima sore Naga mulai mempersiapkan makan malam sendirian untuk acara makan malam bersama dengan paman, bibi, kakek, Yuna, Resa, Sebastian dan Yesi membicarakan pernikahan Naga dengan Resa. Ketika paman dan bibinya Naga tiba mereka berdua langsung menggantikan Naga sementara Naga pergi untuk menjemput Resa dan Yuna....
... Naga, Yuna, dan Resa pulang ke rumah Naga sambil mengobrol santai membicarakan banyak hal yang membuat mereka sesekali tertawa karena candaan mereka satu sama lain. Ketika tiba di restoran ‘Keajaiban Bumi’ mereka bertiga terkejut karena Papahnya Resa datang sendirian tanpa didampingi oleh siapapun. Papahnya Resa datang berkunjung untuk memberikan bingkisan kepada Resa dan Naga sekaligus ingin membicarakan tentang pernikahan mereka berdua....
__ADS_1