
... Naga menyambut Papahnya Resa dengan penuh hormat dan penuh kehangatan yang langsung mengajaknya untuk naik ke rumah Naga yang berada di lantai dua restoran miliknya. Kedua orang tua Yuna yang sedang mempersiapkan makan malam sempat terkejut atas kedatangan Papahnya Resa tapi mereka juga langsung menyambut Papahnya Resa dengan penuh kehangatan. Ayahnya Yuna langsung mempersilahkan Papahnya Resa duduk dan meminta semuanya segera duduk untuk makan malam bersana dan diwaktu yang bersamaan Kakeknya Naga baru tiba....
“Hahaha Naga kamu benar - benar ingin memberikan pengalaman yang berbeda untuk bulan madu dengan Resa ya!” kata Gerard yang langsung masuk setelah membuka pintu tanpa melihat suasana di dalam terlebih dahulu.
“Ah selamat malam tuan Gerard!” sapa Papahnya Resa penuh hormat.
“Ah rupanya pak Ameer juga ikut bergabung!” jawab Gerard yang tersenyum bangga menatap Ameer sambil duduk di kursi yang tersedia.
“Senang anda bisa ikut bergabung pak Ameer!” lanjut Gerard ramah.
“Berbicara tentang bulan madu memangnya kalian berencana pergi kemana?” tanya Ameer sambil melihat ke arah Resa dan Naga.
... Resa menceritakan bahwa Naga berencana membawa dirinya berbulan madu ke kerajaan manusia ikan yang membuat Papahnya terkejut tidak percaya. Namun Resa tetap melanjutkan ceritanya dimana Naga sudah mendapatkan izin dari raja kerajaan manusia ikan bahkan ketiga anaknya sempat datang mengunjungi Resa sambil memberikan kado pernikahan untuk Resa. Gerard juga menambahkan bahwa Resa akan aman disana dan pasti akan senang menikmati indahnya dunia dasar laut....
... Acara makan malam tersebut berlangsung hangat dan penuh suka cita dimana Papahnya Resa untuk pertama kalinya melihat Resa yang sangat bahagia kala sedang makan bersama. Papahnya Resa juga secara resmi mempercayakan Resa kepada Naga dan keluarga Naga karena meskipun pernikahan terjadi diantara Naga dan Resa tapi faktanya pernikahan juga menyatukan dua keluarga. Setelah selesai makan malam Resa hendak mengantarkan Papahnya menuju mobil tapi Papahnya meminta agan Naga yang mengantarkannya karena Papahnya ingin berbicara dengan Naga....
“Naga sejujurnya saya iri setelah makan malam bersama dengan Kakek, Paman, Bibi, dan Kakakmu karena suasana keluargamu begitu hangat dimana hal itu jarang saya rasakan. Terutama ketika melihat Resa yang sangat bahagia makan, mengobrol dengan semua anggota keluargamu begitupun sebaliknya.” kata Papahnya Resa yang tersenyum bangga menatap Naga sambil berjalan menuju mobilnya.
__ADS_1
“Naga saya berharap keluarga kecilmu dengan Resa bisa sebahagia ini di masa depan dan untuk selamanya.” lanjut Papahnya Resa sambil menatap Naga penuh harap.
“Tidak perlu khawatir Pak, saya tidak akan mengecewakan Lea.” jawab Naga penuh percaya diri sambil menatap Papahnya Resa.
“Saya juga ingin meminta maaf tentang masalah kamu yang tidak bisa masuk ke TNI ...” kata Papahnya Resa merasa bersalah.
“Tidak perlu dibahas lagi Pak itu hanyalah masa lalu dan saya juga sangat bersyukur karena hal itu saya bisa menemukan jalan hidup saya sendiri.” potong Naga sambil tersenyum bangga menatap Papahnya Resa.
... Papahnya Resa langsung pamit sambil tersenyum bangga menatap Naga sebelum masuk ke dalam mobilnya. Setelah Papahnya Resa pulang, Paman, Bibi, Kakeknya Naga, serta Yuna pulang Naga dan Resa langsung beristirahat. Keesokan paginya Naga meminta Resa untuk izin bekerja satu hari karena Naga ingin membawa Resa ke rumah lain milik Naga....
... Setelah selesai sarapan Naga dan Resa pergi ke rumah lain milik Naga yang lebih dekat ke tempat Resa bekerja. Rumah tersebut memiliki dua lantai dan sebuah rooftop dimana lantai pertamanya merupakan garasi mobil dan taman kecil menuju pintu masuk rumah. Lantai duanya barulah rumah yang terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang keluarga, ruang tamu, dan sebuah teras minimalis dengan atap kanopi. Sejak pertama kali masuk ke dalam rumah tersebut Resa langsung menyukai setiap sudut rumah tersebut terutama setelah Naga mengajak Resa untuk melihat rooftop rumahnya....
“Iya Naga, aku sangat menyukainya!” jawab Resa sambil tersenyum bahagia menatap Naga dan sekeliling rumah mereka.
“Aku senang jika kamu menyukainya Lea.” jawab Naga yang tersenyum lega sambil memeluk Resa dengan penuh kasih sayang.
“Bagaimana dengan pesta pernikahan kita? Apa kamu ingin mengadakan di sebuah gedung atau hotel untuk pestanya?” tanya Naga yang menatap Resa membuat Resa mendongak ke arah Naga sambil berpikir.
__ADS_1
“Aku tahu mungkin akan banyak orang yang datang tapi kamu tidak mengenalnya dan kamu juga dituntut harus tersenyum sepanjang waktu yang membuatmu tidak nyaman.” lanjut Naga sambil membelai rambut Resa dengan penuh kelembutan.
“Bisakah kita tidak mengadakan pesta pernikahan Naga?” tanya Resa yang menatap Naga penuh harap.
“Sebaiknya kita mengadakannya Lea meskipun sederhana seperti kita mengadakan pestanya di rumah di atas restoranku, kita bisa sediakan kursi dan meja untuk para tamu. Kamu bisa mengundang tamu yang ingin kamu undang dan aku bisa mengundang beberapa penyihir serta kenalanku.” jawab Naga sambil tersenyum ramah menatap Resa yang membuat Resa ikut tersenyum bahagia.
“Sepertinya itu terdengar lebih menyenangkan Naga.” jawab Resa yang tersenyum bahagia sambil menatap Naga.
... Malam harinya Umar pergi ke restoran ‘Keajaiban Bumi’ untuk menemui Resa dan Naga sambil memberikan hadiah pernikahan untuk mereka berdua. Ketika masuk ke dalam restoran Umar dan Yesi saling bertukar pandangan yang membuat mereka berdua terkejut satu sama lain. Naga yang menyadari hal itu langsung memanggil Yesi dan menanyakan apakah Yesi bisa melayani Umar sekaligus memastikan Yesi baik - baik saja....
... Tanpa ragu Yesi menjawab bahwa dirinya bisa melayani Umar hingga akhirnya Yesi bersikap profesional untuk melayani Umar sebagai pelanggan di restoran ‘Keajaiban Bumi’. Tidak lama kemudian Resa tiba dan Naga juga ikut bergabung bersama Resa untuk mengobrol bersama Umar pada malam itu. Mereka bertiga makan malam bersama untuk pertama kalinya di satu meja dan Umar memberikan hadiah pernikahan untuk Naga dan Resa....
... Setelah selesai makan malam bersama Resa mengungkapkan bahwa Resa sangat beruntung memiliki saudara angkat seperti Umar baik saat dulu dirinya masih kecil ataupun hingga saat ini ketika dirinya hendak menikah dengan Naga. Resa juga mengatakan bahwa salah satu prinsip Naga ialah tidak akan mencampakan keluarga sekalipun keluarganya pernah mencampakan dirinya. Resa dengan penuh percaya diri akan mengikuti prinsip Naga tersebut sebagai istri Naga untuk keluarganya dan perlahan Resa mulai melupakan kesalahan yang pernah dilakukan oleh Mamahnya kepada Naga di masa lalu....
... Besok harinya Resa pergi makan siang bersama Umar dan kedua orang tuanya untuk membahas rencana pernikahan Resa dengan Naga. Mamahnya cukup terkejut setelah mendengar bahwa Resa akan berbulan madu ke kerajaan manusia ikan yang berada di dasar samudera pasifik. Papahnya bertanya tentang pekerjaan Resa setelah menikah nanti dimana Resa dan Naga sepakat untuk tetap bekerja seperti saat ini....
... Resa juga menceritakan bahwa pesta pernikahan yang akan mereka rencanakan hanya pesta sederhana di rumah Naga yang berada di atas restoran milik Naga dimana hanya orang - orang terdekat mereka saja yang diundang. Pada awalnya Mamahnya Resa tidak setuju karena keluarga Ameer salah satu keluarga terpandang tapi Umar dan Papahnya menyerahkan keputusan tersebut kepada Resa dan Naga hingga akhirnya Mamahnya juga ikut setuju. Resa juga memastikan bahwa budaya dimana kedua orang tuanya mengantarkan serta memberikan pidato restu kepada putrinya saat dipelaminan akan tetap berlangsung....
__ADS_1
... Mendengar semua keluarganya setuju dengan rencana Naga dan Resa membuat Resa tersenyum bahagia melihat semua anggota keluarganya satu persatu. Terutama perubahan sikap dari Mamahnya yang membuat Resa benar - benar merasa bahagia hingga membuat Resa menikmati makan siang kala itu dengan penuh senyuman. Semua keluarga Resa sudah menerima Naga dengan sepenuh hati sehingga pernikahan Resa dan Naga juga menjadi momen yang dinantikan oleh keluarga Ameer terutama setelah Papahnya dan Umar berbicara kemarin malam bersama Mamahnya kala mereka sedang makan malam bertiga....