
Azan subuh membangun kan Fani yang tertidur pulas.
"huaamm..., udah subuh? " gumam Fani sambil merentang kan tangannya.
"salat dulu deh, " lanjutnya seraya turun dari ranjang.
5 menit berlalu Fani tengah membersihkan kamarnya. setelah solat dan membaca Al-Quran.
"Apa gw harus berubah jadi cewek biar kak Devan suka? " Ujar Fani sambil melempar tubuhnya kembali ke kasur.
"tapi, nanti kalo kak Devan suka sama gw terus keyla marah gimana? "
" Dan gak mau sahabatan lagi gimana? "
"Terus dia dendam gimana? "
"habis itu kita jadi musuh gimana? "
"Dan semua itu hanya karna cowok! "
"Lebay banget sii"
Fani terus berkata seakan itu akan terjadi nanti.
"Tapi, demi keyla, sahabat qiuuuuu tercinta, gw bakal move on, "Gumam Fani sembari duduk.
Tampak matahari sudah keluar. Fani bergegas mengganti baju dengan celana panjang ketat, dan baju lengan pendek.
______🕊
Hari Minggu!
Hari yang diidamkan Fani. hari ini ia joging di taman.
" seger,! " batin Fani tersenyum riang.
Cuaca hari ini memang mendukung bagi, Fani.
ditengah ia asyik jogging. ia melihat keyla dan Devan sedang berpegangan tangan dan duduk dikursi taman.
Fani pun menghampiri mereka heran.
"Hey!, " sapa Fani datang sembari sedikit mengerutkan keningnya.
"Eh Fani, " balas keyla, sembari berdiri bersama Devan.
"kalian ngapain? " tanya Fani yang sesekali melihat pegangan tangan mereka.
"Emm! " dehem keyla sembari menundukan kepalanya dan tersenyum malu.
Fani mengerutkan keningnya.
"kita lagi pacaran"ujar Devan membuka mulut sembari tersenyum.
Deg!
bagai ditusuk beribu-ribu pisau yang amat tajam. setelah mendengar lontaran kata-kata dari Devan.
seketika senyum Fani mulai surut.
__ADS_1
" pac-pacaran? "Fani sungguh tak percaya.
" iya, kita jadian nya tadi malem, "ujar keyla yang membuat Fani semakin sakit hati.
"Yaudah kak, kita pergi yok, aku pengen es krim, " pinta keyla yang diangguki Devan.
"yaudah fan, kita pamit ya, dahh, " lalu keyla dan Devan pun pergi meninggalkan Fani sendiri.
"mereka jadian? " ujar Fani.
Seketika Fani terjatuh duduk dikursi. perlahan cairan bening jatuh dipipi manis Fani.
Fani menutup wajahnya menggunakan tangannya lalu menangis.
"he! hehhe! he!...., hiks..., hiks" Fani terus menangis.
"cengeng! "
Tiba-tiba lontaran kata itu terdengar jelas di telinga Fani. dan ia percaya bahwa kata kata itu mengarah untuk dirinya.
perlahan Fani pun membuka tutupan wajahnya dan mendongak kan kepalanya untuk melihat siapa yang mengatainya.
"Ni! elap air mata lo! air mata lo tu gak guna! " bentak kevin sembari menyodorkan sapu tangan.
Fani mengerutkan keningnya "ngapain lo disini? " tanya Fani yang masih mendongak kan kepalanya.
"Ntar aja nanyanya! ambil dulu nih! cape tangan gw! " keluh kevin.
"makasih! "ujar Fani mengambil sapu tangan yang di sodorkan kevin.
kevin pun duduk disamping Fani.
"Gada tempat lain,? " tanya Fani sembari menghapus air matanya.
"Emangnya gak ada tempat lain! masih banyak kali tempat duduknya , " jawab Fani yang juga menatap kevin.
"Emang banyak! tapi lo liat! penuh kaya gitu! "kevin menunjuk setiap tempat duduk di sekitar nya.
"Penuh?," tanya Fani .
"iyalah! lo buta setiap tempat duduk dipenuhin orang pacaran,"jawab kevin.
" termasuk Devan sama keyla, "tambah kevin.
"Heeeee...., hehheheh...., ! " Fani malah menangis kencang, setelah mendengar perkataan kevin yang terakhir.
"Yayaya, kok malah nangis lagi sih, ssttt, " bisik kevin menenangkan Fani.
Semua mata menyoroti mereka.
"Mas! pacarnya jangan dibikin nangis dong! "Teriak wanita yang duduk didekat kursi kevin dan Fani.
"Ngga! saya bukan pacarnya mbak! " balas kevin menggeleng kan kepalanya.
Fani malah menangis kencang kembali.
"hehhhh.., hehehehehe! " Fani malah menangis semakin keras.
"Tukan! Mas! pacarnya malah tambah nangis kan! abisnya masnya gak mau ngakuin pacarnya , " ujar wanita tersebut.
__ADS_1
"Duh! malah makin ribet kan! "batin kevin menggaruk pelepis nya yang tak gatal.
______🕊
Tok! Tok! Tok!
ketukan pintu terdengar kedalam rumah Fani. terbukalah pintu, terlihat wanita paruh baya sedang berdiri di ambang pintu.
"Tante, " sapa kevin.
Nilam membalas sapaan kevin dengan senyuman. Tapi ia juga kaget melihat Fani anaknya menangis.
"loh! Fani kamu kenapa? " tanya nilam ibu Fani.
"ibuu...., " panggil Fani memeluk erat sang ibu.
"kamu kenapa? " tanya nilam membalas pelukan anak semata wayangnya.
"Fani sakit bu"jawab Fani menangis.
"sakit? sakit apa? " tanya Nilam.
"sakit hati Buu" jawab Fani.
Nilam melepaskan pelukan nya lalu bertanya.
"sakit hati kenapa? " tanya nilam.
"ibu mah nanya mulu! " ujar Fani lalu pergi ke kamarnya sembari menangis.
"kamu kenapa sayang? " tanya fandi yang berdiri dianak tangga.
"sakit hatii! hehehehe! "jawab Fani seraya menaiki tangga.
Fandi pun menghampiri istrinya dan lelaki tampan itu yang berdiri di pintu melihat Fani menangis.
"Kamun pacarnya ya? " tanya fandi.
"Oo, saya bukan pac-"pembicaraan kevin terpotong karna nilam langsung nyaut.
"pasti lah yah, pake nanya, " sahut nilam.
"oiya, masuk dulu yok nak....? "
"kevin tante, "
"yok nak kevin , "ajak nilam.
"gausah, tante aku masih ada urusan, yaudah aku duluan ya tan"pamit kevin.
"Eh kapan kapan main kesini "pinta nilam.
"ha,oh iy-iya tante, " balas kevin.
"yaudah, tan, om, assalamu'alaikum, "kevin pergi.
" waalaikumsalam fandi dan nilam serentak.
bersambung!
__ADS_1
_____________🕊
hehehe😅maaf kalo masih kurang panjang🙏dan masih banyak typo kasih krisan dong🙏