Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
120. Rune Misterius


__ADS_3

Hari akhirnya berubah menjadi malam, matahari terbenam di gantikan dengan bulan yang bersinar cerah. Jiang Yuan yang tidur segera terbangun.


“Hoaaaam”


“Sudah lama aku tidak tidur senyenyak ini”


Jiang Yuan bangkit dari tempat tidur dan mulai berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai membersihkan diri, Jiang Yuan mendekat ke jendela dan memandang bulan di langit.


“Aku tidak tahu apa yang sedang Yue’er lakukan saat ini, semoga saja tidak terjadi apa - apa dengannya”


Jiang Yuan yang memandang bulan di langit teringat Yue’er. sekali lagi mereka terpisah, hal ini karena kurangnya rasa awas dan kekuatan yang dimiliki olehnya.


“Andai saja aku lebih kuat!”


Jiang Yuan yang memandang bulan membuat tekad harus segera memperkuat dirinya. dia merasa sangat tidak nyaman jika ada hal yang diluar kendalinya, walau yang dia lawan saat itu adalah Tiandao, yang merupakan pengatur jalannya dunia, Jiang Yuan tetap merasa tidak puas.


“Lupakan untuk saat ini, aku harus segera melihat tubuh utamaku”


Jiang Yuan segera menghilang dari rumahnya, dan berjalan menuju rumah tabib desa, tempat dimana tubuhnya di rawat.


Dalam sekejap, Jiang Yuan tiba di dalam rumah tabib desa. Pak tua Gu yang merupakan Tabib desa saat Jiang Yuan tiba, dia sedang memeriksa tubuh Jiang Yuan. Wajahnya menunjukan kebingungan dan keheranan.


“Aneh, hal ini sangat aneh. kenapa vitalitas di dalam tubuh pria ini sangat kuat, tapi dia belum sadar sama sekali”


Pak tua Gu memegang dagunya sambil mengerutkan kening berpikir tentang masalah tubuh Jiang Yuan.


“Aku telah melakukan banyak hal, namun tubuh pria ini tidak terluka ataupun tergores sama sekali, aku tidak tahu siapa yang mampu melukai tubuh pria ini”


Pak tua Gu selama ini telah melakukan percobaan, dengan menggunakan banyak hal, mulai dari jarum akupuntur dan sejenisnya, namun semua benda itu tidak mampu menggores tubuh milik jiang yuan.


Jiang Yuan yang melihat ini hanya tertawa, dia jelas mengetahui kenapa Pak Tuan Gu tidak bisa melakukan Akupuntur kepada dirinya. Bagaimanapun jarum itu masihlah benda Fana, sedangkan tubuh Jiang Yuan berada di tingkat Saint, jangankan jarum bahkan pedang tidak mampu melukai tubuhnya, hanya dengan kekuatan yang setara atau lebih kuat yang mampu melukai tubuh Jiang Yuan.


“Sudahlah, besok lagi aku akan melakukan percobaan”


Pak tua Gu segera pergi meninggalkan tubuh Jiang Yuan .


Jiang Yuan yang melihat Pak Tua Gu menghilang, dia segera masuk dan mendekati tubuh utamanya.


“Baik, penyembuhan sudah hampir sepenuhnya, hanya masalah segel hukuman surgawi yang masih perlu aku pecahkan”


Jiang Yuan menatap tubuhnya dan melihat keseluruhan. Tubuh utamanya sudah dalam proses penyembuhan, dan sedikit lagi akan benar - benar pulih.


“kalau begitu, ayo kita lihat, apakah benda ini bisa membantu diriku mengatasi segel hukuman surgawi atau tidak”


Jiang Yuan mengeluarkan Divine Sparks, dan mulai menganalisa bersamaan dengan tubuh utama nya.


Proses ini memakan waktu cukup lama, hingga tengah malam, proses analisa belum selesai juga. wajah Jiang Yuan berkeringat jagung, dia sangat fokus untuk menganalisa Divine Sparks dan Segel Hukuman Surgawi.


Jiang Yuan menganalisa dengan hati - hati, dia takut kehilangan detail sekecil apapun. hingga hari menjelang pagi, Jiang Yuan mulai tersenyum.


“Ketemu, Segel hukuman surgawi dan Divine Sparks, sama - sama menggunakan Rune misterius yang hanya dimiliki Tiandao. walau berbeda, tetap saja segel dan Divine Spark mengandung kekuatan Surga, selama aku bisa menganalisa semua Rune yang ada di Segel hukuman Surgawi, aku tidak hanya akan bisa terbebas, aku juga bisa mengendalikan kekuatan Surga”


Jiang Yuan menyeriangai mengerti. Divine Sparks dan Segel HUkuman surgawi sama - sama tersusun oleh kekuatan Tiandao, bedanya hanya terletak pada prosesnya saja.


Jika dewa mendapatkan Divine Spark setelah mengalami kesengsaraan surgawi, sehingga hal itu mengukir rune surgawi yang merupakan pengakuan dari surga. Maka Segel Hukuman Surgawi mengandung Rune Surgawi yang menyusun sebuah pola segel.


“Dengan Begini aku bisa memastikan aku harus memburuh banyak dewa untuk mendapatkan Divine Sparks mereka, hanya mengandalkan Divine Sparks milik Dewa Api Agna tidak akan cukup”

__ADS_1


“Divine Sparks Agna hanya  mengandung satu jenis rune, di dalam Segel hukuman surgawi setidaknya minimal ada 108 jenis RUne yang berbeda”


Jiang Yuan berpikir sejenak, Expresi wajah Jiang Yuan sangat serius.


“Sudahlah, setelah aku selesai mengajari penduduk desa cara berkultivasi, aku akan mengambil tubuhku”


Jiang Yuan segera pergi meninggalkan ruangan karena hari sebentar lagi akan menjadi cerah.


Kukuruyuk!!!!


Ayam jantan berkokok, menandakan matahari sebentar lagi akan bersinar cerah. Perlahan - lahan cahaya matahari bersinar dari ufuk timur menandakan hari sudah pagi.


Para warga desa mulai terbangun satu persatu, mereka sangat tidak sabar akan pembelajaran yang akan diberikan Jiang Yuan kepada mereka.


“Chen Er, Chen San, Ayo cepat bangun. Kita tidak bisa ketinggalan, kita harus segera berkumpul dan mengambil tempat di depan”


Chen Yi dengan Antusias membangunkan adik adiknya. Dia dengan sangat semangat menanti hari ini.


Chen Er dan Chen San yang dibangunkan oleh Chen Yi dengan wajah yang masih mengantuk terbangun dari tidur mereka.


“kakak, ini masih pagi - pagi buta, kenapa kau terburu sekali”


Chen Er berkata dengan nada malas, menunjukan dia masih mengantuk.


“Benar, kenapa kakak sangat cepat membangunkan kami”


Chen San juga menggerutu, jelas dia masih sangat ngantuk, tapi terpaksa dibangunkan.


“Sialan!, apa kau tidak tahu Yuan Tiandi akan mengajari kita pada hari ini”


Ding!


Ding!


Ding!


Suara lonceng yang dipukul kuat terdengar di seluruh desa. Chen Yi segera sadar, dia tahu bahwa ini sinyal dari kepala desa.


“Cepat bangun pemalas, kepala desa sudah membunyikan lonceng!”


Chen Yi segera berteriak memaksa Chen Er dan Chan San segera bangun.


Chen San dan Chen Er segera membuka  mata mereka lebar lebar. Mereka berdua segera bangkit dan menuju kamar mandi, mereka terkejut mendengar bunyi lonceng yang dibunyikan kepala desa.


“Aduh, kenapa kalian sangat cepat jika yang berbunyi itu lonceng!. apa aku harus menjadi lonceng untuk membangunkan kalian”


Dengan expresi kesal Chen Yi menatap kedua adiknya.


Di alun - alun, kepala desa memukul lonceng peringatan. Lonceng berbunyi membuat semua penduduk desa segera berlari berkumpul ke Alun - alun.


“Dengan begini, hanya perlu menunggu Yuan Tiandi muncul”


Kepala desa segera kembali duduk menunggu kedatangan Jiang Yuan.


Penduduk desa satu persatu mulai datang berkumpul memenuhi Alun - alun. Wajah mereka sangat antusias, tidak ada rasa kantuk di wajah mereka, mereka segera mengambil posisi duduk  dengan rapi di Alun - alun mengikuti Kepala Desa yang duduk.


Suasana menjadi hening dan tenang. Chen bersaudara datang ke Alun - alun dan memperhatikan alun - alun sudah ramai.

__ADS_1


“Lihat, ini semua akibat kalian berdua. Tempat terbaik sudah diisi orang lain”


Chen Yi dengan wajah kesal menggerutu kepada Chen Er dan Chen San.


Chen Er dan Chen San hanya bisa menampilkan wajah tidak berdosa, seolah keterlambatan tidak  ada hubungan dengan mereka berdua.


Chen Saudara segera mengambil duduk. Semua warga desa dengan sabar menanti kedatangan Jiang Yuan.


Matahari akhirnya sedikit menaik, sosok Jiang Yuan akhirnya muncul di hadapan penduduk desa.


“Yuan TIandi”


Semua warga desa dengan serentak memanggil Jiang Yuan.


Jiang Yuan melambaikan tangannya memberikan sinyal agar semua warga desa tetap duduk. Jiang Yuan menatap semua warga desa yang sudah hadir.


“Apa semua warga sudah ada disini ?”


Jiang Yuan bertanya pada kepada penduduk desa.


Penduduk desa saling melirik satu sama lain untuk saling mengecek. Kepala desa bangkit dari duduknya dan menghadap Jiang Yuan.


“Yuan Tiandi, semua warga desa telah berkumpul”


Kepala Desa menjelaskan kepada Jiang Yuan.


“Apa kau sudah yakin ?”


Jiang Yuan menatap Kepala desa dengan alis terangkat.


Kepala desa yang ditatap seperti itu oleh Jiang Yuan sedikit gugup. dia bingung harus menjawab apa. Kepala desa mengalihkan pandangannya ke kerumunan warga untuk memastikan.


“Benar, semua warga sudah disini ”


Dengan Yakin kepala desa menjawab.


“Tapi kenapa aku merasakan masih ada seseorang yang tidak hadir ?”


Tanya Jiang Yuan kepada Kepala desa sekali lagi.


Kepala desa heran, siapa yang dimaksud oleh Jiang Yuan. Dia menatap warga desa meminta konfirmasi.


Chen YI yang duduk segera tersadar, dia segera berdiri dan menghadap ke Jiang Yuan.


“Yuan Tiandi, semua warga desa telah berkumpul disini, tapi ada seorang yang bukan warga desa kami yang saat ini sedang terluka tidak sadarkan diri. Dia berada di Rumah pak Tua Gu Saat ini, mungkin yang dirasakan oleh Yuan Tiandi adalah orang itu”


CHen Yi dengan hormat memberi tahu kepada Jiang Yuan.


“Oh ada yang seperti itu ternyata, setelah aku selesai memberi ceramah, kau bawa aku melihat orang itu”


Jiang Yuan dengan senyum misterius membalas Chen Yi.


“baik, aku akan menunjukan kepada Yuan TIandi”


Chen Yi segera duduk dan manantikan Jiang Yuan mengajari mereka cara berkultivasi.


Jiang Yuan menatap semua warga desa, dia menatap dengan senyum cerah kepada penduduk desa, hal ini menandakan Era baru Ras manusia akan segera dimulai.

__ADS_1


__ADS_2