Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
149. Jimat pemotong surga


__ADS_3

Jiang Yuan berdiri tegak menatap pusat Kesengsaraan surgawi, dia bersiap menantikan serangan kedua dari Kesengsaraan surgawi.


“Hedeh, kenapa aku selalu terlibat dengan Tian Dao. Sejak aku pergi ke dunia keabadian, sudah adah lebih dari 3 kali aku terlibat dengan Tian Dao”


“Tapi sehebat apapun Tian Dao, tetap saja tidak bisa bertindak sesuka hati”


“Tian Dao sendiri adalah aturan, tapi aturan itu sendiri yang mengikat Tian Dao, sehingga tidak bisa seenaknya bertindak”


Kemudian Jiang Yuan menatap Tian Dao dengan tatapan mengejek.


“Heh, Tian Dao terkutuk, apa itu saja kemampuan mu, bahkan menghancurkan pedang yang aku buat saja tidak bisa” Teriak Jiang Yuan mengejek Tian Dao.


Duar!


Seolah menanggapi ejekan Jiang Yuan, petir di langit semakin ganas. Melihat hal ini, Jiang Yuan tersenyum puas.


“Bagus, semakin kuat kesengsaraan surgawi, maka akan semakin mudah aku memahami misteri yang terkandung di dalamnya, selain itu, aku juga bisa melakukan tempering tubuh”


Duar!


Serangan kesengsaraan surgawi kedua turun menghantam Jiang Yuan.


Jiang Yuan tidak panik, dia mengangkat pedangnya sambil menyuntikan energi ke dalam Caliburn.


Pedang Caliburn yang sudah terukir oleh Rune misterius mulai menunjukan kekuatanya.


Slash!


Saat Jiang Yuan menebaskan Pedang Caliburn, Cahaya tebasan berwarna hitam berhadapan dengan Petir Kesengsaraan.


Boom!


Ledakan besar terjadi di langit, Jiang Yuan dengan penuh keseriusan saat menghadapi serangan dari Tian Dao.


Duar!


Petir ketiga turun tanpa ada jeda, Jiang Yuan yang melihat ini menjadi sedikit mengernyit.


“Kenapa tempo serang nya sedikit berbeda dari biasanya ?” gumam Jiang Yuan meragu.


“Sudahlah, tidak ada waktu memikirkan ini”


Jiang Yuan dengan sigap kembali menebas pedang caliburn ke arah Petir kesengsaraan.


Boom!


Boom!


Boom!


Setiap kali Jiang Yuan menebas petir kesengsaraan, ledakan besar terus terjadi.


“Sial!, petir kesengsaraan ini sedikit membuatku kesemutan” gerutu Jiang Yuan.


Jiang Yuan dengan serius menghadapi setiap serangan petir, tubuh Jiang Yuan dipenuhi dengan aliran petir yang bergejolak, tapi berkat fisik Jiang Yuan yang sudah mengalami evolusi, Petir surgawi menjadi tidak terlalu berbahaya, dan perlahan memberi makan dan menguatkan tubuh fisik Jiang Yuan.


“Untung saja fisik ini telah mengalami perubahan, jika masih menggunakan tubuh fana biasa, tubuh ini sudah lama pasti akan musnah” Gumam Jiang Yuan.


Saat Jiang Yuan menghadapi serangan Petir kesengsaraan, keliama orang yang dipilih Jiang YUan ketakutan.


Karena jarak mereka adalah yang terdekat dengan lokasi Jiang Yuan berada.


“Sialan, apa kita akan mati tersambar petir ?”


“Ahh ibu, tolong aku. aku belum berbakti kepadamu”


“Siapapun tolong bantu, aku masih ingin menikahi wanita cantik”


Kelima orang tersebut merengek ketakutan, suara petir yang menggelegar, membuat mereka sangat lemas, bagaimanapun, mereka baru saja mengenal Kultivasi, dan tidak terlalu paham dengan Kesengsaraan Surgawi, ditambah Kesengsaraan Surgawi yang muncul kali ini adalah Kesengsaraan surgawi untuk senjata.

__ADS_1


Sedangkan Jiang Yuan masih dengan galak menghadapi rentetan serangan Petir Kesengsaraan.


“Huh! ini sudah serangan yang ke 72, dan masih belum ada tanda tanda untuk berhenti” gerutu Jiang Yuan.


Kemudian Jiang Yuan melihat Pedang Caliburn miliknya. Jiang Yuan mengerutkan kening ketika melihat Caliburn yang sudah menjadi merah padam.


Merah padam pada caliburn bukanlah karena warna pedang tersebut merah, tapi karena Caliburn sudah dalam kondisi sangat panas seperti baru keluar dari tungku penempaan.


“Tiandao, apa kau pikir bisa menghancurkan senjata yang baru saja aku tempa ?” ucap Jiang Yuan sambil menatap langit.


“Kau terlalu banyak bermimpi!” ejek Jiang Yuan.


Kemudian Jiang Yuan mengeluarkan sebuah Jimat dari cincin penyimpanan miliknya.


Jiang Yuan yang sudah mengeluarkan Jimat langsung mengaktifkan jimat tersebut.


Saat jimat itu aktif, selubung energi membentuk perisai pelindung menyelimuti Jiang Yuan.


“Hahaha, sekarang kau tidak akan bisa menyentuh diriku dan pedangku” ejek Jiang Yuan dengan tertawa.


Tiandao yang semakin bergemuruh keras seakan menanggapi ejekan Jiang Yuan.


Langit yang semula gelap dan dipenuhi cahaya kilat petir yang berwarna putih, kini tiba tiba berubah menjadi merah.


Petir petir di langit berganti warna menjadi warna merah darah.


Glup!


Jiang Yuan tanpa sadar menelan ludah melihat warna petir kesengsaraan yang berubah.


“Sial!, ini bukan lagi kesengsaraan Surgawi, tapi ini penghakiman surgawi” kutuk Jiang Yuan.


“Tapi kali ini aku tidak akan ceroboh seperti sebelumnya”


Jiang Yuan terus mengeluarkan banyak jimat dari cincin penyimpanannya.


Selusin Jimat perlindungan mulai di aktifkan Jiang Yuan, semua Jimat perlindungan membuat barrier berlapis.


Duar!


Petir merah darah melesat ke arah Jiang Yuan.


Jiang Yuan hanya berdiri tegak di langit menatap Petir yang menyerang dirinya.


“Serangan ke 73” gumam Jiang Yuan.


Boom!


Barrier lapisan pertama hancur seketika saat petir merah darah menghantam.


“Sayang sekali, jika tubuh ini mampu menahan serangan petir penghakiman, mungkin aku bisa mencuri rahasia surga lebih jauh lagi, tapi sayangnya tubuh ini sudah sampai batasnya” gumam Jiang Yuan yang sedikit kecewa.


Duar!


Serangan ke 74 turun menghantam Jiang Yuan.


Boom!


Sama seperti sebelumnya, Barrier yang melindungi Jiang Yuan pecah.


“Jika tebakanku benar, pasti serangan akan berjumlah 81 kali , setiap serangan akan dibagi menjadi 9 gelombang, dan tiap gelombang akan memiliki 9 serangan , dan sekarang adalah gelombang kesembilan”


“Sedikit lagi, aku hanya perlu menunggu hingga Semua 81 serangan usai, bahkan jika semua serangan selesai, aku masih memiliki 3 lapisan perlindungan” gumam Jiang YUan membuat spekulasi.


Jiang Yuan yang penuh percaya diri menatap Langit yang semakin ganas.


Boom!


Boom!

__ADS_1


Boom!



Boom!


Serangan demi serangan turun dari langit, Jiang Yuan tidak bergeming sedikitpun, setiap kali serangan petir turun, Barrier pelindung hancur.


“Serangan ke 80” ucap Jiang Yuan.


Boom!


Jiang YUan tersenyum puas melihat serangan petir sudah menjadi serangan ke 80.


“Semoga saja tebakan ku benar, jika tebakan ku salah, maka ini pasti akan menjadi antara 99 81 atau 108 serangan”


“jika aku salah perhitungan, semoga saja ini masih  108, jika itu 99 81 kesengsaraan, mungkin aku harus membakar banyak jimat untuk melindungi diri” gumam Jiang Yuan dengan sedikit gugup.


Kemudian Jiang Yuan menatap langit, dan menantikan serangan ke 81.


Jiang Yuan menatap serius ke langit, petir merah  mulai terkondensasi, yang lebih membuat kepala Jiang Yuan gatal adalah, Petir yang terakhir berukuran sangat besar, dan petir merah darah itu berbentuk seperti naga raksasa.


“Sepertinya benar benar ingin memusnahkan Senjata dan diriku sekaligus”


“Jika begitu, aku harus sedikit melawan balik”


Kemudian Jiang Yuan memeriksa cincin penyimpanan miliknya.


Setelah memeriksa, akhirnya Jiang Yuan menunjukan tatapan cerah.


“Heh, mari kita lihat, Jimat ku atau serangan mu yang lebih hebat”


Kemudian Jiang Yuan mengeluarkan sebuah Jimat dengan tampilan kuno.


Saat Jimat itu keluar, aura mencekam sangat terasa. Tiandao tiba tiba menjadi bergejolak lebih mengerikan ketika Jiang Yuan mengeluarkan Jimat tersebut.


“Hehehe, apa kau tahu ini apa ?” ucap Jiang Yuan sambil menatap langit.


“Ini adalah Jimat khusus untuk menekan mu” ucap Jiang Yuan.


Tiandao semakin bergejolak, seolah JImat Yang dipegang Jiang Yuan adalah benda terlarang.


Petir naga yang berwarna merah darah yang awalnya berjumlah satu, perlahan lahan mulai mengkondensasi menjadi 9 naga.


“Sialan! Terlalu banyak menipu” kutuk Jiang Yuan.


Jiang Yuan sangat kesal dengan Tiandao yang menurutnya tidak bermain sesuai rutinitas.


“Persetan, kalua begitu rasakan ini!”


“JImat Pemotong Surga!”


Jiang Yuan melepaskan Jimat pemotong surga ke arah langit. saat jimat itu aktif, bayangan pedang raksasa muncul di langit dan langsung melesat ke arah pusat kesengsaraan.


Jimat Pemotong surga sendiri adalah jimat khusus yang digunakan untuk memotong hukum surga, jimat ini adalah jimat yang hanya bisa dibikin oleh sosok yang memahami jalan surgawi, dan untuk kultivasi orang yang mampu membuat jimat selevel tersebut, setidaknya sudah berada di level Saint.( Saint disini mengacu pada sistem kultivasi Immortal, bukan Saint sistem kultivasi Dewa)


Sembilan naga petir merah darah yang sudah terkondensasi tidak tinggal diam, sembilan naga petir menyerang pedang yang mengarah ke mereka.


Sayangnya, sembilan naga petir tersebut tidak mampu melawan pedang yang terbuat dari jimat pemotong surga.


Setiap naga petir terpotong rapi, dan pedang pemotong surga melesat ke langit, saat pedang pemotong surga menembus mata kesengsaraan surgawi, langit yang semula gelap akibat ditutupi awan mulai terbelah, sehingga menampakan langit berbintang luas.


Jiang YUan tersenyum puas seakan adegan yang terjadi sudah diperkirakannya.


 ....


Maaf semuanya, sudah lama Author tidak Update.  karena kondisi Author belum pulih sepenuhnya. Jika para Reader bertanya tentang apa yang membuat Author tidak bisa Update, maka Author hanya kan bilang bahwa, Author memerlukan Rehat untuk memulihkan kondisi bahu kanan dan tangan serta jari jari tangan kanan Author.Author perlu melakukan beberapa Fisioterapi.


Nyeri saat mengetik yang dirasakan Author sangat tidak mengenakan.

__ADS_1


Mohon pengertiannya, tapi Author tidak akan Hiatus kok.


__ADS_2