
Setelah kembalinya Jiang Yuan, para warga dengan antusias menanti ceramah dan pengajaran darinya lagi, tapi sayangnya Jiang Yuan setelah kembali tidak ada keluar dari rumah.
Hal ini membuat para warga desa bertanya tanya, terutama para warga Desa Ji dan Desa Zhan.
Ji Kong yang masih penasaran akan sosok Jiang Yuan, akhirnya memberanikan diri bertanya pada Kepala desa Chen.
“Kepala Desa” ucap Ji KOng menyapa.
“Oh iya” balas kepala desa.
“Kepala desa, apa kau tahu kapan Yuan Tiandi akan keluar ?” tanya Ji Kong penasaran.
“Huu, tentang itu aku kurang tahu” jawab Kepala desa menggelengkan kepala.
Ji Kong sedikit kecewa dengan jawaban kepala desa. karena dia sangat penasaran dengan Sosok Yuan Tiandi.
…
Saat Jiang Yuan dalam retret.
Berita tentang sosok pembantai dewa dan iblis jahat mulai tersebar di kalangan manusia.
Rumor tersebut mengatakan sosok iblis pembantai dewa sangat jahat, menjadikan Dewa sebagai makanan dan manusia sebagai pengorbanannya.
Segala berita buruk menyebar di kalangan umat manusia, penyebaran rumor ini tentu dilakukan oleh para pelayan dewa.
Mereka para pelayan dewa menceritakan tentang kematian para dewa, dan untuk adegannya, mereka menyampaikan cerita yang telah dikarang oleh para dewa.
TUjuan Para dewa melakukan ini tidak lebih dari sekedar untuk menakuti manusia dan apabila sosok pembunuh dewa muncul dan mencoba merekrut manusia kedalam barisannya, para manusia akan menolak dirinya akibat rumor buruk tersebar.
Walaupun mereka para dewa belum tahu apa motif dari sosok pembantai dewa, tetap saja lebih baik berjaga - jaga akan sesuatu.
…
__ADS_1
Di wilayah Ras Monster Hu Lin yang baru saja tiba dengan terburu - buru segera menjumpai Ao Lie.
Saat dia akan memasuki ruangan Ao Lie, dia berjumpa dengan Hei She.
“Kau kenapa disini ?” ucap Hei She heran.
“Bukankah kau masih harus mengawasi tempat itu ?” ucap Hei she sambil menatap Hu Lin.
“Sudahlah, nanti aku akan berbicara dengan mu, saat ini aku perlu berbicara dengan yang mulai” ucap Hu Lin tergesa gesa.
Hu Lin segera melalui Hei She. Hei She yang melihat wajah Hu Lin yang penuh dengan ketakutan dan kepanikan menjadi heran.
Hei She tidak tinggal diam, dia segera mengikut Hu Lin untuk mencari tahu berita apa yang dibawa Hu LIn.
Hu Lin akhirnya berhasil menemui Ao Lie. Ao Lie mengerutkan kening ketika melihat Hu Lin.
“kenapa kau disini ? bukankah kau aku suruh mengawasi dan menyelidiki tempat itu ?” tanya Ao Lie yang tidak senang.
“Tapi aku harus menyampaikan pesan penting padamu” ucap Hu Lin memohon.
“Pesan apa ?” tanya Ao Lie penasaran.
“yang mulai, selama disana, aku…”
Hu LIn mulai menceritakan semua hal yang disaksikannya selama pertempuran antara Dewa Nether Ice Axline dan Jiang Yuan.
Hu Lin menceritakan secara detail, tanpa ada satupun yang kelewatan. Mulai dari kematian dari para pendeta, hutan kering, kepompong dan juga sosok manusia yang keluar dari kepompong.
Ao Lie sulit mempercayai apa yang didengar olehnya.terutama saat HU Lin menceritakan sosok manusia yang bisa melawan sosok High GOd dan membunuhnya.
“Apa kau yakin dengan ceritamu itu ?” tanya Ao Lie mencoba memastikan.
“Yang Mulia, semua itu adalah kebenaran” ucap Hu Lin mengiyakan.
__ADS_1
“Jika yang kau katakan adalah kebenaran, kenapa dia tidak membunuhmu setelah dia melihat mu” tanya Ao Lie heran.
“Aku juga tidak tahu, setelah dia melihatku, dia hanya tersenyum dan kemudian menghilangkan” ucap Hu Lin menjelaskan.
Ao Lie terdiam sejenak, dia mulai berpikir mencerna informasi dari Hu Lin.
“Baiklah, kalau begitu kau kau bisa kembali” ucap Ao Lie.
“Baik yang mulai”
Hu Li segera pergi meninggalkan Ao Lie sendiri.
Ao Lie masih dalam kondisi mencerna informasi dan menganalisis.
“Ini sangat diluar dugaan, seorang manusia bisa mengalahkan sosok High God”
“Padahal selama ini manusia adalah ras terlemah, mereka bisa bertahan di dunia ini karena perlindungan dari dewa sialan itu, jika tidak ada dewa sialan, mereka sudah lama punah pasti”
“Tapi sekarang ada sosok manusia yang bisa membunuh dewa dengan mudah, ini sangat sulit dipercaya”
Ao Lie termenung memikirkan semua kemungkinan yang terjadi, tapi pada akhirnya dia tidak dapat membuat kesimpulan yang paling tepat.
“Apa aku perlu menjumpai SI muka tiga ?” gumam Ao Lie.
“TIdak, sepertinya tidak perlu. kehadiran sosok itu sepertinya menguntungkan ras monsterku”
“Dengan adanya dia, dan pembantaian yang dilakukannya kepada dewa, itu melemahkan kekuatan para dewa sialan itu, dengan begitu Ras monster akan menjadi yang terkuat kelak” gumam Ao Lie penuh perhitungan.
Ao Lie kemudian pergi menemui Feng Xin untuk menginformasikan berita yang baru saja diterima olehnya.
...
Author masih kurang sehat, sudah beberap hari tidak dalam kondisi sehat. harap para reader mengerti. terima kasih
__ADS_1