Forced Marriage (Kawin Paksa)

Forced Marriage (Kawin Paksa)
Kepergian Yang Gagal


__ADS_3

Ayah Rendy sangat terkejut mendengar ucapan sang anak, bagaimana tidak?


Rendy selalu bersikap keras kepala terhadap segala pilihannya. Padahal pilihannya terkadang akan berdampak buruk terhadap dirinya sendiri.


Ayah Rendy semakin bingung, apa lagi cara yang harus di lakukannya untuk membuat sang anak mau menerima perjodohan yang telah mereka rencanakan. Padahal Perjodohan itu sangatlah amat terbaik buat Rendy.


Sebenarnya bukanlah orang tua rendy tidak setuju dengan hubungan Rendy dan Laura. Akan tetapi, Ibu Rendy telah membuat suatu ikatan perjanjiannya terlebih dahulu untuk menjodohkan Rendy dengan anak dari sahabatnya, bahkan sebelum Rendy lahir ke dunia. Janji itu sangatlah di pegang erat oleh ibu Rendy. Terlebih lagi Ibu Rendy juga telah amat jatuh hati dengan cinta yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan menantu idamannya.


Makanya itu, Ibu Rendy meminta sang suami untuk membujuk kembali sang anak agar mau menikah dengan pilihan mereka. Tapi, Kembali mendapatkan penolakan keras dari Rendy.


Karena Ayah Rendy tidak mampu membujuk sang anak, akhirnya ayah Rendy memutuskan untuk segera menelpon sang istri dan menceritakan apa yang terjadi.


"Gimana pa? Rendy sudah setuju?" tanya sang Istri Penasaran.


"Maaf ma, Rendy tetap kekeuh untuk menikah sama Laura."


tanpa ada balasan tiba-tiba sambungan telepon telah di putus.


Ya, sambungan telepon telah di putuskan oleh ibunya Rendy.


Kini Ayah Rendy semakin pusing memikirkan keduanya, Sang Anak yang keras kepala tidak ingin menikah kecuali dengan pacarnya dan istrinya yang keras kepala tidak ingin punya menantu kalau tidak dengan anak sahabatnya.


Ayah Rendy tidak ingin ambil pusing, ia tau nanti istrinya akan merasa membaik dan sang anak juga pasti akan mengalah. oleh karena itu pak Adyatama itu kembali melanjutkan pekerjaannya yang tadi tertunda.


...****************...


Selepas dari kantor sang ayah, Rendy tidak tau akan pergi kemana. Ia hanya melajukan mobilnya tanpa ada arah tujuan. Saat ini pikirannya amat kalut. Kata-kata sang ayah terus terngiang di dalam pikirannya.


Kata-kata yang bilang bahwa dirinya tidak dicintai oleh sang kekasih. Kata-kata itu sangat menganggu pikirannya. Apakah benar sang kekasih tidak mencintainya?

__ADS_1


Tapi Rendy dengan cepat menepis pertanyaan itu. Tentunya Laura sangatlah mencintai dirinya, terlebih lagi mereka telah berjanji untuk segera menikah setelah Laura berhasil memenangkan kontes modelling internasionalnya di Amerika.


Namun yang menjadi pertanyaannya, kenapa Laura tidak memberitahunya sama sekali ketika dia pergi ke Amerika dan juga Laura tidak membalas semua sms dari dirinya.


Rasa penasaran dan khawatir Rendy terhadap Laura tak bisa lagi di bendung. Rendy dengan segera meraih gadget yang berada di sakunya untuk menghubungi seseorang.


"Cepat siapkan penerbangan ke New York malam ini!" Titah Rendy tanpa basa basi kepada Pak Han, Yaitu tangan kanan Rendy di kantornya.


"Baik Tuan, Segera saya siapkan," Jawab Pak Han dengan Cepat, karena Pak Han tau bahwa Tuannya tidaklah suka ketidaksiapan.


Dengan segera Pak Han menyiapkan segala keperluan dari sang Tuan, mulai dari menghubungi Maskapai Jet Pribadi hingga segala keperluan lainnya.


Selang beberapa Jam, Akhirnya semuanya telah selesai dan pesawat pun telah siap untuk berangkat.


"Izin Lapor Tuan, Semuanya telah siap. Apakah langsung ingin berangkat Tuan?" ucap sang pilot meminta izin.


Tiba-tiba datanglah Pak Han yamg tengah berlari cepat ke arah Rendy. Seolah-olah ada sesuatu hal besar yang terjadi.


"Maaf Tuan, Sepertinya Tuan tidak bisa berangkat malam ini," ucap Pak Han dengan napas tersengal-sengal karena habis berlarian.


"Apa maksudmu Pak Han? Kamu ingin melarang ku?" ucap Rendy yang tidak mengerti dan mulai marah.


"Maaf tuan, saya tidak bermaksud untuk melarang. Tapi, saat ini penyakit Nyonya kambuh dan kini tengah berada di rumah sakit," terang Pak Han, yang mulai merasa takut.


"Apa? mama di rumah sakit? Bagaimana keadaan mama sekarang" tanya Rendy yang mulai merasa cemas dan khawatir.


Ibu Rendy mengidap infeksi saluran pernapasan atau Pneumonia sehingga sering kali merasa sesak napas, baik ketika cuaca yang tidak stabil, pada saat kelelahan atau bahkan pada saat stress. Penyakit ini sudah sekitar 2 tahun diidap oleh Ibu Rendy, yang membuat sang Ibu sering keluar masuk rumah sakit. Segala cara telah Rendy dan sang ayah lakukan untu menyembuhkan penyakit sang Ibu. Mulai dari membawa ke dokter terbaik, baik di dalam negri hingga luar negri. Namun, belum juga membawa angin segar bagi penyakit sang Ibu. Sebenarnya sudah sekitar 6 bulan sang Ibu tidak mengalami kambuh terhadap penyakitnya, sehingga Rendy merasa bahwa sang Ibu telah baik-baik saja. Ternyata penyakit itu masih ada, hanya Rendy yang terlalu lalai terhadap kondisi sang Ibu. Saat ini Rendy sangat amat khawatir dengan Sang Ibu.


"Iya Tuan. Nyonya saat ini tengah diperiksa oleh para dokter."

__ADS_1


"Cepat bawa saya ke sana!" perintah Rendy cepat.


"Baik Tuan, mobil telah saya siapkan di bawah."


Rendy pun bergegas turun dari pesawat dan melangkah menuju mobil diikuti oleh Pak Han dari belakang.


Sesampainya di Mobil dengan segera Mobil melaju dengan cepat membawa Rendy menuju Rumah sakit di mana sang Ibu di rawat.


...--------------...


Akhirnya sampailah Rendy di Rumah sakit, dengan segera Rendy berlari ke ruangan di mana sang Ibu berada.


Sesampainya di ruangan sang Ibu, Rendy berdiri Kaku. Ia tak kuasa melihat sang Ibu yang tengah terbaring dengan bantuan oksigen dan selang infus yang terpasang di tangannya.


Terlihat pula sang Ayah yang tengah mengenggam erat tangan sang Ibu dengan raut wajah yang amat khawatir.


"Yah, maafin Rendy...Ini semua salah Rendy," ucap Rendy dengan berlutut di kaki ayahnya.


"Rendy udah bersikap egois, maafin Rendy yah...," ucap Rendy dengan air mata yang mulai menggenang di pelupuk matanya.


~Bersambung~


Maaf banget sebelumnya, karena jarang update 🙏🙏🥺🥺 karena lagi sibuk banget akhir akhir ini🙃🙃 oh iya makasih banget untuk yang udah mau nyempetin untuk baca cerita aku☺️


aku seneng banget, apalagi ada yang komentar minta lanjut 🤭 aahhhhh makin seneng😆😆😆


makasih semuanya, semoga kalian sehat selalu dan bahagia selalu dan sukses aamiin🤲


"have a good day guys"✨✨✨✨

__ADS_1


__ADS_2