Forced Marriage (Kawin Paksa)

Forced Marriage (Kawin Paksa)
Perjodohan Dadakan


__ADS_3

~Author POV~


jam menunjukkan pukul 19:00, namun Rendy masih sibuk berkutat dengan berkas-berkasnya. hampir semua karyawan dikantornya telah pulang, hanya tinggal beberapa karyawan rajin yang tengah sibuk menyelesaikan tugas kantornya untuk Minggu depan. Rendy adalah seorang workaholic, ia sering bermalam di kantor untuk menyelesaikan berbagai berkas perusahaan. tidak heran lagi, kenapa RBC corporation bisa menjadi perusahaan IT nomor satu di Indonesia. semua berkat kerja keras dan usaha dari Rendy. Rendy telah menjadi CEO diusia 26 tahun. usia yang terbilang sangat muda sebagai seorang CEO sukses.


Rendy sedari kecil adalah anak yang mandiri. meskipun Rendy anak tunggal, tapi dia bukan tipe anak yang manja. Sejak SMA Rendy memutuskan untuk tinggal sendirian di sebuah apartemen yang diberikan orang tuanya, sampai saat ini. Rendy bukan tidak ingin membeli apartemen baru atau rumah baru, sebenarnya Rendy bahkan mampu membeli 10 apartemen yang lebih bagus dari itu. hal itu tak dilakukannya, karena ia memiliki banyak kenangan di apartemen itu dan juga Rendy telah merencanakan, setelah ia menikah dengan Clara, mereka berdua berjanji akan tinggal disana.


Clara adalah kekasih Rendy. Rendy dan Clara telah menjalin hubungan sejak mereka SMA. Rendy pada saat telah menjadi idola di sekolahnya, karena ketampanan dan kemampuan main basketnya. Clara pun begitu, ia merupakan gadis tercantik disekolah.


pada waktu itu Rendy dan Clara sekelas selama tiga tahun, akhirnya benih-benih cinta pun muncul diantara mereka berdua. disaat hari kelulusan tiba, Rendi memutuskan untuk menyatakan perasaannya ke Clara, dan semenjak itulah mereka telah menjadi sepasang kekasih hingga saat ini.


~Rendy POV~


di tengah kesibukannya memeriksa dokumen-dokumen, tiba-tiba ponsel Rendy berdering.


fokus Rendy teralihkan dari tumpukan dokumen-dokumen itu ke hp nya. ia menghentikan kegiatannya, dan mengangkat telponnya.


"Halo Ma"


"Iya Ren, kamu lagi di mana? jangan bilang kamu masih di kantor?"


memang mamanya mengetahui segala yang Rendy lakukan, tanpa perlu Rendy katakan.


" Iya ma, Rendy masih di kantor soalnya masih ada dokumen yang belum diperiksa"


Rendy tidak berani berbohong kepada mamanya, karena mamanya pasti akan tau kalau ia berbohong, jadi menjawab dengan jujur adalah pilihan terbaik.


"Ren, jangan paksain dirimu terlalu keras nak. nanti kami kecapekan. kamu udah makan kan?"


tanya mama Rendy dengan nada khawatir.


"tenang aja ma, Rendy udah makan kok. mama gak usah khawatir"


Rendy mencoba meyakinkan kalau ia baik-baik saja.


"mama seneng dengernya. oh iya, Ren... kamu malam ini ada janji gak?"


"nggak ada ma, emang kenapa?"


Rendy penasaran tumben mamanya bertanya seperti itu.


"Gini mama mau minta waktu kamu bentar aja, boleh kan? mama mau malam ini kita makan bareng, kita kan jarang makan malam bareng sekeluarga, mumpung ayah kamu di rumah, kamu mau kan Ren?"


"Iya ma, Rendy mau kok. mama mau nitip sesuatu nggak?"


Rendy tidak bisa menolak permintaan, apalagi dari mamanya.


"nggak usah nak, kamu mau makan malem bareng aja, mama udah seneng. nanti jangan lupa ya?"

__ADS_1


"Iya ma"


sambungan telepon pun terputus.


~Author POV~


setelah menyelesaikan beberapa dokumen, Rendy bersiap untuk pergi ke rumah orang tuanya. Rendy pun menaiki lift dan menekan tombol yang bertuliskan satu. sesampainya di lantai satu, Rendy melihat mobilnya dan pak Salim yang berdiri, nampak tengah menunggunya. sebelumnya Rendy telah menghubungi pak Salim untuk segera datang ke kantornya, karena Rendy akan pergi ke suatu tempat. Pak Salim merupakan Supir pribadi Rendy.


melihat Rendy yang telah muncul dari dalam gedung dan berjalan menuju mobil, pak Salim segera membungkukkan badannya selama beberapa detik lalu menyapanya.


"Selamat malam Tuan"


"Iya, selamat malam pak Salim"


Rendy membalas sapaan pak Salim.


Pak Salim bergegas membukakan pintu untuk Rendy.


"Terima kasih pak Salim"


Rendy pun masuk melewati pintu yang telah dibukakan oleh pak Salim.


"Sama-sama Tuan"


pak Salim pun menutup pintu mobil perlahan, kemudian bergegas menuju kursi pengemudi.


"Apakah tuan ingin pulang?"


"Iya pak, tapi kali ini saya mau pulang ke rumah orang tua saya"


"Baik Tuan"


tanpa banyak bertanya, pak Salim pun segera menyalakan mobil dan pergi ke rumah orang tua Rendy.


setelah menempuh perjalanan selama 30 menit, sampailah Rendy di rumah orang tuanya.



"Tuan, kita telah sampai"


"Baiklah, terimakasih pak Salim"


Rendy pun turun dari mobil, dengan disertai penghormatan dari pelayan yang ada di rumah orang tuanya.


"Selamat datang tuan muda, Tuan besar dan Nyonya telah menanti anda sedari tadi"


sapa pak Hans, kepala pelayan di rumah orang tuanya.

__ADS_1


"*Baiklah Pak Hans, di mana mereka"


"Tuan Besar dan Nyonya ada di Ruang tamu, mari saya antar kan tuan"


"Baiklah*"


Rendy pun mengikuti langkah Pak Hans menuju Ruang tamu.


"Tuan besar dan Nyonya, Tuan Muda telah datang"


sesampainya di ruang tamu, pak Hans memberitahu bahwa Rendy telah datang.


Mama Rendy pun segera berlari ke arahnya dan langsung memeluknya.


"Mama sangat merindukanmu"


"Rendy juga Ma"


sambil membalas pelukan Mamanya.


"jangan lama-lama peluknya, nih gak malu apa sama tamu ya kan Cinta?"


ucap Ayah Rendy bercanda.


"hahaha, nggak kok Om, aku malah suka ngelihatnya"


Jawab cinta sambil tertawa kecil.


"Oh iya, mama lupa. gara-gara terlalu kangen sama Rendy jadi lupa kalo ada Cinta, maafin Tante ya cinta"


"Nggak Papa Kok Tante"


Jawab Cinta sambil tersenyum gugup.


" Ren, mama mau kenalin kamu Cinta. Ayo duduk disini"


Bunda Rendy menarik tangan Rendy dan bergegas ke Sofa di dekat Cinta.


"Ren kenalin ini Cinta, anak perempuan dari temen mama. Cinta ini akan jadi calon istrimu"


"APA?? "


Rendy Kaget dengan apa yang di katakan mamanya barusan.


Hayo tebak apa yang terjadi selanjutnya???


sampai ketemu di episode selanjutnya ya.

__ADS_1


pliss jangan jadi pembaca gaib dong, minimal kasih likenya gitu, biar makin semangat, apalahi lewat comment makin semangat kan aku. pliss bantuannya ya lewat likenya


I Miss you gays


__ADS_2