Gairah Terlarang Sang BOS

Gairah Terlarang Sang BOS
Cincin berlian


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️🔴


Weekend pun tiba.


Cinta siang ini sudah begitu rapi dengan pakaian santainya, setelah mendapatkan pesan singkat bahwa bosnya itu sudah otw menuju kost dia nya Cinta begitu semangat untuk hari ini.


"Ya ampun berdebar-debar banget ya rasanya dada ini." ucap Cinta bermonolog sendirian di kamar nya.


"Padahal cuma mau di ajak beli cincin kek mau di lamar aja." banyol Cinta lagi sambil geleng kepala melihat dirinya di cermin.


Tin... tin...


Ternyata Angga sudah berada di depan kost Cinta yang mana gadis itu mengirim sherlock nya tadi.


"Ya ampun dah datang.. oke oke... imeges ya Cin." Cinta kembali mengingatkan diri nya agar tidak mempermalukan diri nya sendiri di depan bos nya itu, apalagi dia sekarang bukan anak SMA lagi.


"Ayo, masuk." ucap Angga membuka kaca pintu mobil nya saat melihat Cinta turun dari tangga kamar kost nya.


"Ya." jawab gadis itu dan Cinta pun langsung masuk dan duduk di samping Angga.


Mereka pun akhirnya tancap gas menuju toko perhiasan yang mana Angga ingin membeli nya.


"Eggmmm... udah makan?" Angga yang sedang menyetir mobil mencoba mencari topik obrolan dan dirinya pun berdehem lalu bertanya kepada Cinta apakah sudah makan atau belum.


"Udah." jawab Cinta cepat


"Jangan bohong ya, ntar laper." goda Angga


"Ngga bo'ong kok pak." jawab Cinta lagi


"Ya udah iya, habis dari toko perhiasan mau nonton bioskop?" tawar Angga dan seketika Cinta menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Oke."


Tak lama akhirnya mereka berdua pun tiba di toko perhiasan dan Angga pun turun langsung membukaan pintu untuk Cinta "Ayo" Angga mengulurkan tangannya agar Cinta bisa turun dengan mudah juga berhati-hati namun Cinta merasa di istimewa kankan jika seperti ini.


"Ada yang bisa kami bantu, Pak?" ucap sang pemilik toko datang langsung menyambut Angga juga Cinta.


"Keluarkan Cincin model terbaru yang toko ini punya, aku mau melihat nya dulu." jawab Angga dan menyuruh Cinta duduk di sofa yang ada di tempat itu.


"Baik Pak, tunggu sebentar." ucap nya


"Ini pak, ini Cincin keluaran terbaru kami, semua ada berlian nya." ucap sang pemilik toko dan Angga pun langsung melihat-lihat disana, lalu laki-laki itu mengambil salah satu Cincin dan memakai nya di jari Cinta.


"Bagus ya?" tanya Angga dan Cinta pun menganggukkan kepalanya


"iya bagus pak," jawab Cinta


"Bentar-bentaar, coba juga yang ini." Angga mengambil satu cincin lagi dan menggantikan cincin yang tadi di jari manis Cinta.


"Maaf ya Cinta aku berlebihan banget, aku sangat suka dengan berliannya di pasukan dengn jari kamu yang manis." tanpa sadar Angga memuji wanita dihadapan nya itu.


"Ah iya Pak nggak papa." jawab Cinta lagi salah tingkah di perlakuan seperti itu.


"aku ambil yang ini." Angga menunjukan cincin yang di pake Cinta tadi lalu membelinya


"Baik Pak." jawab pemilik toko dan langsung membungkusnya.


"Btw.. berapa si Pak harga cincin yang di pesan tadi?" Tiba-tiba jiwa kepo gadis itu langsung muncul begitu saja


"Itu sudah tertera harga dikotak nya tadi," jawab Angga


"Iya, maksud Cinta berapa soalnya tadi ngga lihat." ucap nya lagi memang dirinya tadi tidak lah memperhatikan kotak cincin tersebut.


"Itu cincin berlian keluaran terbaru di toko ini dan harga nya enam puluh lima juta." jawab Angga santai.

__ADS_1


"Etssss... itu uang?" kaget Cinta


"Iya uang Cinta, masak saya bayar pake daun? ada ada aja kamu tu yah." ucap Angga sambil mengucek-ucek rambut Cinta


Namun mereka yang selesai bayar dan mau keluar dari toko itu tiba-tiba ponsel Cinta berdering dan ternyata itu dari asisten Bima.


"Dih.. ngapain tikus got telpon saya? jangan bilang fans?" ucap Cinta heran


"Ada apa?" tanya Angga


"Ini asisten bapak nelpon saya, tumben." ucap Cinta dan Angga ojn langsung melihat ponselnya dan ternyata ponsel Angga mati.


"Angkat aja mungkin karna ponsel saya mati dan dia tau kalau saya hari ini pergi dengan kamu." ucap Angga lagi


"Ya baiklah." Cinta pun mengangkat telpon tersebut.


"Hallo.. tikus got, ada apa?" tanya cinta dengan malasnya.


"Kau dengan pak Angga kan? kenapa nomor pak Angga ga Aktif? jangan bilang kau apa-apain?" tuding Bima di balik telpon kepada Cinta


"Apa-apain sih loe tikus, emangnya pak Angga aku apain? aku perkosa? berhenti menggila." ketus Cinta sedangkan Angga hanya terkekeh kecil


"Hey denger ya, ponsel pak Angga itu low batre paham." ucap Cinta lagi


"oke baiklah, terus kalian ngapain?" tanya Angga


"lagi nyari dekor buat nikahan, kalau ada sekalian calon nya." ucap Cinta dan langsung mematikan ponselnya..


tuttt......


bersambung.....


ig:Yuliaputry03

__ADS_1


__ADS_2