Gairah Terlarang Sang BOS

Gairah Terlarang Sang BOS
Minta di temani


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Siang itu setelah candaan dan ke khwatir nya Cinta karna pak Angga belum makan siang akhirnya angga pun memutuskan untuk makan siang di restoran luar saja dan mengajak asisten juga seketarisnya itu.


Di dalam mobil Cinta yang duduk di bangku depan sampir supir yaitu asisten Bima hanya bisa melirik pak Angga dari kaca tengah depan itu saja. bisa Cinta lihat dengan jelas beban yang sedang di pikul laki-laki itu seakan berat sekali dan dia tidak punya keberanian untuk membagikan bebannya kepada orang lain.


"Eghemmmm... " Cinta berdehem memecahkan suasana mengheningkan cipta di dalam mobil itu karna dirinya merasa bosan tidak ada pembicaraan sama sekali, Bima menoleh Cinta sekilas


"Ada apa?" tanya Bima dengan suara datar nya


"Ngga ada," jawab Cinta cepat dan Bima kembali fokus menyetir setelah mendapatkan jawaban ga penting dari gadis di sebelah nya itu.


"Pak Angga kalau capek istirahat aja dulu, nanti saya bangunkan kalo sudah sampai. " ucap Cinta membalikan tubuhnya menghadap Angga


"Baiklah Cinta, aku tidak sebentar ya." ucap Angga dan memutuskan sandaran kursinya ke belakang.


"Pak Asisten, apakah di mobil mewah ini sunyi seperti ini? maksudku tidak adakah lagu yang bisa di putarkan?" tanya Cinta seakan meremehkan mobil tersebut di hadapan Bima.


"Ada." jawab Bima

__ADS_1


"Baiklah kalau ada putarkan lagu galau saat ini juga." pinta Cinta kepada Bima dan seketika itu juga laki-laki itu memperlambat jalan mobil nya sambil melihat Cinta sekilas


"Kau sedang galau?" tanya Bima kepada Cinta.


"Aku baik-baik saja kok." ucap Cinta


"Terus kenapa kau minta lagu galau?" tanya Bima lagi


"Tetap putar lagu galau walaupun sedang baik-baik saja." ucap Cinta mengabaikan Bima dan fokus melihat jalan.


Dak tak lama akhirnya mereka pun sampai di restoran yang mana Angga ingin makan disana, Cinta membangunkan Angga karba mereka sudah sampai ditempat tujuan nya.


Setelah selesai makan mereka saling diam karna Cinta bingung mau bicara pada kepada bos nya itu dalam hati Cinta andai tidak ada tikus got mungkin ini adalah kencan pertama dirinya bersama pak Angga, namun itu hanya andai.


Cinta melirik ke arah asisten Bima sekilas yang sedari tadi memasang wajah sok cool nya di depan para wanita yang tak berjauhan dari meja mereka.


"Dasar bagong." ucap Cinta pelan mengumpat Bima.


"Cinta." Tiba-tiba Angga memanggil dirinya.


"Iya saya." sahut Cinta dan langsung menatap Angga.

__ADS_1


"Besok bisa temani saya?" tanya Angga begitu serius menatap wanita di hadapan nya itu.


"Kemana pak?" tanya Cinta


"Saya mau beli cincin, apa kamu mau temenin saya?" tanya Angga lagi, Namun Cinta sudah berfikiran yang lain dan tersenyum.


"Baik pak, saya bisa." jawab Cinta lagi


"Terimakasih." ucap Angga lagi


Sedangkan di sana Bima merasa dirinya seakan di abaikan atau di tiadakan bahkan seakan dirinya tak terlihat oleh dua orang yg duduk dengan nya satu meja itu.


Bima kembali fokus melihat ke arah wanita yang ada tak jauh dari meja mereka "Selera orang itu beda-beda, seperti kamu suka dia tapi dia nya nggk." sindir Cinta pelan kepada Bima


"Dih... curut sok sok an."ucap Bima ikut menyindir.


" Diam-diam di fotoin sama pacar terus dijadiin story dia, sumpah aku belum pernah."ucap Cinta mengakui dirinya sendiri.


Bersambung.....


Bantu support dan dukungannya ya.

__ADS_1


__ADS_2