
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
Hari yang di tunggu pun tiba malam begitu bergemilap semua tamu undangan dari Angga group pun sudah berdatangan termasuk karyawan nya.
Semua acara persiapan Asisten Bima juga Sekertaris Cinta lah yang mengurus semuanya dan meng handle semua nya.
"Gimana, udah selesai semua?" tanya Angga kepada Asisten Bima saat itu
Angga memakai jas hitam nya menampakan ketampanan laki-laki itu.
"Sudah semua pak." jawab Asisten Bima namun Angga seakan sedang mencari seseorang disana namun dia belum melihat siapa yang dia cari.
Bima menaikan satu alis nya menatap aneh bos nya itu yang sibuk mencari-cari seseorang "Bapak sedang mencari siapa? nona Shella sudah ada di ruangan nya bersama keluarga anda tuan." ucap Bima
"Terserah aku tidak peduli." jawab Angga cepat dan masih celingukan mencari seseorang.
"Pak Angga cari siapa sih." batin Bima bertanya
Tak lama Cinta datang memakai gaun warna hitam sampai batas mata kaki dan seketika itu juga gadis itu menjadi pusat perhatian semua orang disana.
__ADS_1
Angga sampai tak berkedip menatap Cinta yang benar-benar cantik.Asisten Bima pun sama saja begitu mengagumi Cinta yang saat itu benar-benar perfect penampilannya.
"Bisa cantik gitu ya si curut." batin Bima menatap Cinta.
Cinta merasa dirinya jadi pusat perhatian langsung mencari kesibukan sendiri.
"Apa semua nya udah siap?" Cinta langsung bertanya kepada pelayan yang membawa minuman tersebut.
"Siap bu." ucap sang pelayan tersebut.
"Baiklah." jawab Cinta lalu berjalan kembali menuju toilet karna dirinya mau membetulkan pakaian belakangnya.
Namun saat tamu undangan begitu ramai nya dan Cinta pun disana yang hendak ke toilet di urungkan oleh pembawa acara yang sudah memulai acaranya.
"Saya Randa selaku emsi di acara ini....mari kita buka acara ini dengan meminta tepuk tangan para hadirin sekalian." ucap pembawa acara tersebut dan semua orang pun begitu suport
"Huhhhhh...... "
Pok.....
pok....
pok....
Tepukan tangan begitu gembira disana membuat acara itu semakin ramai dan antusias nya.
Cinta sekali lagi hanya bisa memasang sajah cuek walaupun sebenarnya sakit tapi wanita itu tetap lah wanita beda dimana jika yang lain bisa saja frustasi namun tidak dengan dirinya, dia seakan begitu kuat karna mereka tak memiliki hubungan kuat buat Cinta menggalaukan nya.
__ADS_1
Cinta pun berjalan masuk hendak menuju ke kamar yang mana itu adalah kamar yang di tunjukan untuk dirinya, namun saat lewat di depan sebuah kamse yang tidak terlalu tertutup Cinta tidak sengaja mendengarkan keributan antara ibu dan anak.
"Terserah mama, aku tidak peduli. aku sudah mengorbankan kebahagian ku untuk semua ini... jadi lebih dari itu Angga nggak bisa mah." ucap orang di dalam.
"Ya, mamah tau Angga apa yang kamu ambil keputusan ini sudah benar membantu keluarga kita, tapi papah mu." ucap wanita tua itu berhenti dari pembicaraan nya.
"Aku seperti ini hanya demi kalian, demi papah dan jika wanita itu mau minta lebih dari sekedar menikahi, Angga nggak bisa mah.. maaf." ucap Angga lagi
Cinta yang mendengar pembicaraan bos dan orang tua bos nya itu terdiam dan termenung.
"Tapi Angga,hanya keluarga mereka yang bisa memulangkan papa kamu, jika mereka membocorkan kasus papah mu sudah pasti perusahaan yang kau jalani hancur nak." ucap mama Vera lagi
"Dan mamah percaya saja dengan semua ini? bahkan sampai sekarang kita tidak bisa menemukan keberadaan papah, ma. bahkan komunikasi saja tidak, aku diam selama ini demi mamah." ucap Angga di dalam kamar itu berdebat dengan mamanya.
"Jangan menyalahkan mama, Angga, semua ini demi kebaikan keluarga kita... jangan egois." ketus Mama Vera
"Egois...ck..Aku mengorbankan hidupku hanya demi orang yang tidak aku cintai mah, apa itu masih kurang?"
Deg....
Bersambung.....
Visual
Cinta yang lama
Visual Angga yang lama penuh senyum bahagia.
__ADS_1