
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
"Hubby.. " Dari kejauhan Dara langsung berjalan mendekati suaminya.
"mampus aku." ucap Cinta yang masih berhadapan dengan Adit dan membelakangi Dara
"Baik mb, saya rasa alamat yang Anda cari sudah sesuai seperti yang saya kasih tau tadi, anda sekarang boleh pergi." ucap Adit kepada Cinta seolah mereka hanya orang lain yang tak saling kenal dan Cinta sedang menanyakan alamat kepada Adit.
Cinta masih diam membuat Adit melotot sambil mulutnya komat-kamit.
"He... " Masih sempat-sempat nya gadis bernama Cinta itu terkekeh
"baiklah terimakasih pak." ucap Cinta dan pergi dari sana.
"Hubby, kau sedang bicara dengan siapa?" tanya Dara sambil menggendong baby Azizah sedangkan baby satunya mereka titipan pada oma Lala.
"Sayang... oh itu.. ehmm tadi dia tanya alamat jadi aku bantu kasih tau dong yank." ucap Adit berbohong.
__ADS_1
Dara memicingkan matanya "Kau tidak berbohongkan?" ucap nya
"Tidak." jawab Adit cepat
"udah ganti pempes Baby A nya?" Adit langsung mengalihkan pembicaraan nya.
"Udah, yuk By kita masuk temui pak Angga." ucap Dara dan menarik tangan suaminya.
"Eh yank tunggu tunggu, tunggu dulu."Adit langsung menahan istrinya.
" Ada apa?"tanya Dara juga ikut menghentikan langkahnya.
"Udah tua masih aja kek ABG pake ribut-ribut segala, nikah aja udah... ya udah kita pulang aja deh By." Jawab Dara dan akhirnya ngajak pulang karna mengganggu orang yang lagi ada masalah tu gak enak banget.
Akhirnya dua orang suami istri itu pun memutuskan untuk pulang namun tidak ke rumah mereka melainkan ke rumah mertua Dara yaitu mama Lala untuk menjemput anak kembar mereka yang satu nya.
Tak lama mereka pun sampai di kediaman orang tua Adit.
"Eh... cucu oma satu lagi dateng ni. " ucap Mama Lala saat melihat Azizah datang ke rumah nya lagi.
__ADS_1
"Mah, Azarah mana?" tanya Adit sedangkan Dara meletakan baby nya di sofa.
"Ada di balkon main sama papah mu." ucap Mama Lala kepada anaknya itu
"Eh... Mommy dan Daddy nya dah datang tu." papa Vano pun turun dari lantai dua karna melihat ada anak dan menantunya datang dan langsung turun membawa baby Azarah.
"Pah, mamah tu makan nya di perhatiin pah. coba lihat badan mama tuh makin besar." ucap Adit kepada papa nya karna melihat badan mama nya itu semakin membesar.
"Bener pah, mama tu udah di bilangi dokter makannya harus teratur." ucap Dara ikut membicarakan maksud dari suaminya itu.
"Iya iya papa tau, tapi walaupun kek gitu mama kamu tu tetep cantik kok . iya kan ma? kek bidadari." ucap papa Vano ngegombal
"Bukan gitu pah." ucap Adit lagi sedikit kesel ulah papa nya itu.
"Hey anak durhakim asal kamu tau ya, wanita seperti mama ini walaupun gendut, mama itu ibaratkan bidadari yang turun dari surga, cuma mendaratnya di rumah makan." ucap mama Lala dan seketika itu juga Dara menahan tawa nya.
"Pupppsstt."
Bersambung....
__ADS_1
Bantu support terus ya karya ohtor. 🙏