Gairah Terlarang Sang BOS

Gairah Terlarang Sang BOS
Makan siang?


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Siang itu yang sebenarnya jadwal rapat diharuskan pagi karna keputusan atasan minta di adakan rapat siang malam apapun bisa di lakukan jika sudah perintah turun. Angga yang sedang tidak mood bicara pada siapapun hanya mengurung dirinya di dalam ruangan itu entah apa yang dia fikirkan akan gadis bernama Cinta itu, dia seakan benar-benar dilema atas apa yang ia lihat pagi ini.


"Apa pak Angga gak makan siang ya?" batin Cinta berfikir sambil duduk di kursi sekertaris yang mana itu sekarang menjadi hak nya.


Sibuk Cinta oleh lamunannya karna direktur perusahaan itu belum juga memberikan tanda-tanda keluar ruangan nya membuat gadi situ tidak sadar jika sedari tadi asisten Bima berdiri di depan meja nya seperti patung.


"Udah ngelamun nya?" Cicit Bima sambil berkacak pinggang di hadapan Cinta.


Cinta pun langsung memutarkan bola mata bulat nya ke arah laki-laki songong di depannya itu.


"Dih... ngapain kesini? jangan bilang kamu suka aku ya? maaf aku tolak, kamu bukan tipe aku." ucap Cinta sok paling Cantik di hadapan Bima.


Bima langsung memegang kening gadis itu sekilas dan melepaskan nya "apaan sih?" ketus Cinta


"Ku pegang kening mu ga panas berarti ga sakit dong? kok kamu ge'er nya pake banget ya?" tanya Bima meniru gaya bicara cinta yang menurut nya lebay

__ADS_1


"Suka-suka aku lah."


"Btw...tikus got eh salah maksud Cinta, pak Bima, ehm... pak Bima biasanya pak Angga makan siang jam berapa sih? terus biasanya makan di luar atau ada yang anter?" ucap Cinta kepo setelah salah sebut nama Bima hampir mereka bertarung namun seketika gadis itu dengan cepat merubah sebutannya itu dan menanyakan hal yang sedari tadi mengganggu pikirannya.


"Hays... " Bima menaikan sudut bibirnya melihat Cinta yang tiba-tiba baik padanya dan bukan Bima nama nya jika tidak tau maksud dari gadis itu.


"Tanya aja langsung sama orangnya, maaf saya bukan pacar atau istri pak Angga yang selalu tau apa yang dia kerjakan, bye." ucap Bima lansgung meninggalkan Cinta.


Gadis itu mendengus kesal , lelah sedari tadi penasaran kenapa bos barunya itu belum juga keluar-keluar dari ruangannya. Karna ini jam makan siang maka kantor pun sepi dan semua karyawan pada pergi makan siang semua . karna tidak tahan akan penasaran nya akhirnya Cinta pun memutuskan untuk menggedor pintu ruangan Angga.


Tok... tok... tok....


Cek lek.....


"Permisi, pak." ucap Cinta yang baru saja masuk ke ruangan Angga, dan seketika itu juga Angga langsung berdiri dan merapikan jas nya.


"Eh... Cinta, sini duduk." sifat sopan dan berwibawa Angga saat bicara pun masih bisa Cinta lihat dari dulu tidak berubah .


Cinta pun berjalan menuju meja Angga lalu gadis itu dengan ragu duduk di kursi tersebut. "Ada apa?" tanya Angga dan saat kata tanya itu keluar dari dalam mulut laki-laki di hadapan Cinta dan saat itu juga lah dirinya merasa begitu grogi.

__ADS_1


"Ehmm... pak,"


"Iya." jawab Angga


"Kenapa bapak belum makan siang?" ucap nya dengan gugup dan saat ditanyakan oleh gadis bernama Cinta itu Angga tiba-tiba tersenyum kecil membuat pipi Cinta kembali memerah.


"Belum nih, kenapa emangnya?" ucap Angga lalu bertanya lagi kepada Cinta


"Gak papa sih, takutnya nanti perut bapak kosong terus sakit perut." ucap Cinta


"Kamu sudah makan?" Angga malah balik bertanya


"Kalau saya pak walaupun gak makan siang bisa dilanjutkan sore, anggap aja diet lah kalo bapak kan badannya udah kek gitu kalau kurus ga enak pak." ucap Cinta lagi.


"Saya malah mikir nanti badan saya gendut dan dikatain orang lagi kalo makan terus." ucap Angga asal


"Makan lah apapun yang ingin pak Angga makan, jika orang mengatakan pak Angga gendut makanlah mereka sekalian."saran Cinta yang mana seketika Angga pun terkekeh.


Bersambung.....

__ADS_1


bantu support dan vote othor ya🙏


__ADS_2