
Happy Reading
❤️❤️❤️❤️❤️
Saat ganti baju dikamar mandi Cinta hanya bisa menahan air matanya juga penyesalan nya namun semua sudah menjadi bubur semua sudah terjadi lalu apa yang harus dia lakukan kalau bukan menerima semuanya yang akan terjadi nantinya kepada dirinya.
Sedangkan Angga yang sudah selesai memakai baju masih berdiri di pinggir ranjang dan sekilas Angga melihat jelas bercak darah di spray putih yang mereka tiduri semalam, ada rasa penyesalan karna Angga sudah mengambil perawan anak orang bahkan sebelum mereka menikah.
Cek lek.....
Pintu kamar mandi pun terbuka dan keluarlah Cinta dari dalam kamar mandi dengan mukanya lebih fresh karna sudah ia basuh dengan air mengalir.
"Adit... Cinta... katakan, apa semua ini?" tanya Mama Vera yang duduk di sofa sambil memijit keningnya.
"Ma sebenarnya ini semua terjadi begitu saja, semua ini salah Angga mah." ucap Angga kepada mamanya
"Kau tega banget, Ngga sama aku." shella ikut menimpali sedangkan Angga tak mengubris wanita ular itu.
"Kenapa bisa satu kamar? bahkan kau menodainya?" tanya Mama Vera sudah tidak bisa menahan amarah nya bahkan malu akan anaknya itu.
"Ma jangan tanya Angga tanya Shella mah, semua ini karya wanita iblis ini." ucap Angga menunjuk kepada Shella dengan tatapan jijiknya.
__ADS_1
"Aku?" shella pura-pura kaget dan hendak melawan namun tiba-tiba Dara mendekati Adiknya yang sedari tadi diam.
Plakkk.....
Plakkk....
Plakkk...
Tiga tamparan mulus mendarat di pipi Cinta membuat semua orang tercengang bahkan Adit suaminya Dara pun kaget saat istrinya menampar adik iparnya itu.
Mama Tari hanya diam dan menangis, dia tak bisa berbuat apa-apa pada anak nya.
"Apa kau sudah puas?" tanya Dara menatap Cinta
Plakkk....
Satu tamparan lagi mendarat dipipi kanan Cinta oleh Dara.
"Please... Dara cukup semua ini salah ku bukan dia." Angga mendekati Dara
"Jangan ikut campur, ini urusan aku dan adik ku." ucap Dara tanpa melihat wajah Angga sama sekali, sedangkan disana Shella tertawa puas.
__ADS_1
"Apa begini orang tua mu ajarkan kan? ia begini? apa begini cara kau membahagiakan orang tua mu hahk?begini?" tanya Dara lagi
plakk.....
Pipi Cinta pun memerah karna itu sudah tamparan ke lima dari kakaknya.
"Kak, ampuni Cinta." gadis itu mengatupkan kedua tanganya kepada Dara seraya memohon ampun.
"Ampun kau bilang? mama ku menangis Cinta menangis, kau tau airmata nya sangat berarti bagiku, Cinta." teriak Dara dan menunjukan wajah mama nya kepada Cinta
Cinta melirik mamanya sekilas lalu kembali menunduk, betapa menyesal dan bodohnya dia membuat kecewa orangtua nya.
"Apa ini pergaulan yang kau gauli selama ini Cinta?, apa begini pelajaran yang kau dapati di LN? begini? tanya Dara dengan wajah benar-benar emosi.
" Kenapa kau berbohong? kenapa tidak bilang pulang ke Indonesia Cinta? apa pernah orang tuamu juga kakak mu mengajarkan mu bohong, hahk? pernah?"
"Cinta jangan memberikan luka kepada mamaku, dia dulunya sudah amat terluka di masanya Cinta, jangan kau gores kembali luka itu. hihkksss.. " Dara menangis, walaupun Dara wanita tegas namun dia juga bisa menangis jika tau bagaimana kehidupan mamanya dulu.
"Ya,, kau sudah dewasakan? kau bisa segalanya kan? tak perlu kami, iya kan?kau ingin mengejar cinta mu kan ?" ucap Dara sambil menghapus airmata nya.
"Tapi ingat, SETAN PUN KETAWA LIAT KAMU DIPERKOSA ATAS NAMA CINTA." ucap Dara pada akhirnya.
__ADS_1
bersambung...
support othor ya like komen dan vote 🙏🙏🥰