
"hati-hati khan, pegang tangan gue"ucap kiren yang mengulurkan tangan nya
"ah iya"ucap khansa yang langsung memegang tangan kiren
"air nya jernih"kata khansa yang sambil memegang air laut nya
"iya jernih dan indah"kata kiren
"gav ini tempat kek gak asing gak sih buat lo?"tanya azra
"i,iya gak asing"jawab gavin
"lo liat gak kek ada orang pernah ke sini dan kaya nulis-nulis sesuatu gitu"ucap azra
gavin pun ngelihat seluruh hutan di sekitar nya dan tempat itu serasa gak asing buat dia, dan khansa yang duduk di perahu itu melihat ada seorang wanita yang tiba-tiba muncul di bawah laut wanita itu berenang tanpa melihatkan wajah nya sedikit pun, ketika wanita itu mendekat tangan khansa di tarik ke bawah laut
"Khansa!!"teriak kiren
"khansa mana?!!"tanya azra dengan panik
"khan, khansa dibawah dia tiba-tiba jatuh"jawab kiren
"khansa kan gak bisa berenang"ucap azra yang langsung nyebur ke dalam laut, khansa yang tenggelam di laut pingsan
"ah aku dimana?"tanya khansa
"kamu sedang sedang berada di dalam mimpi"jawab wanita yang sedang duduk di tempat mereka menemukan tempat rahasia dibelakang lemari gudang
"Kamu si,siapa?"tanya khansa
wanita yang duduk di meja yang ada peti nya pun berbalik
"aku orang yang menarik kamu kedalam laut"jawab wanita itu
"ke,kenapa kamu menarikku ke dalam laut?"tanya khansa
"aku ingin kamu mati sama seperti ku"jawab wanita itu, khansa pun langsung mundur kebelakang ia merasa takut mendengar jawaban wanita itu
"(ke,kenapa baju dia basah, dan muka dia juga pucat)"kata hati khansa
"khan khansa bangun!! gimana nih dia gak bangun"ucap kiren yang menepuk pipi khansa biar sadar, mata khansa pun terbuka perlahan
"khan lo sadar"kata gavin
"Azra! khansa sadar"teriak gavin
"uhuk uhuk uhuk"batuk khansa
"nih minum"ucap azra yang ngasih minuman ke khansa
"makasih az"ucap khansa
"kok lo bisa jatuh sih khan?"tanya kiren
"ada yang narik gue ke dalam laut"jawab khansa
"narik? maksudnya gue gak paham"kata kiren
"i,iya ada yang narik gue gak tau kenapa cewek itu narik gue ke dalem"ucap khansa
"ce,cewek perasaan cewek nya cuma ada gue dan lo"kata kiren
"maksud lo hantu?"tanya gavin
"bisa jadi, pas gue pingsan cewek itu bilang dia sengaja narik gue biar gue mati sama kek dia dan cewek itu pake baju putih, baju nya itu basah dan mukanya pucat"jawab khansa
"sekarang kita pergi dari sini"kata azra
"ayo khan"ucap kiren yang membantu khansa berdiri dan merangkul khansa
"(gue ngerasa familiar banget ini tempat)"kata hati khansa yang langsung melihat ke belakang, mereka semua pun berjalan untuk balik ke tempat rahasia mereka, setelah selesai jalan mereka berempat sampai di tangga untuk masuk ke tempat rahasia itu
"gue naik duluan"kata azra yang lanngsung naik ke tangga dan menjulurkan tangan nya untuk khansa
"pegang tangan gue khan"kata azra
"ah iya"ucap khansa yang langsung memegang tangan azra, dan azra pun langsung ke sebelah ia langsung turun ke tangga itu
"hati-hati"ucap azra
"iya azra"ucap khansa
"eh ahhh"teriak khansa yang terpeleset di tangga dan azra pun langsung memegang khansa
"seharus nya gue pegangin lo tadi"ucap azra yang memegangi khansa
"hmm az lepasin gue"kata khansa, azra pun langsung melepaskan khansa
"thanks udah nolongin gue az"kata khansa
"lain kali hati-hati"ucap azra
"iya gua bakal hati-hati kok"kata khansa sambil tersenyum
dan setelah itu gavin dan kiren yang masih di sebelah belum masuk ke tempat rahasia nya
"woi gavin kiren cepat ke sini"teriak azra
"azra udah teriak-teriak tuh ayo kir pegang tangan gue supaya gak jatuh"ujar gavin
"Iya"ucap kiren
kiren pun langsung pegang tangan gavin dan mereka pun langsung turun tangga di sebelah, setelah gavin turun ia pun langsung ngangkat kiren supaya tidak jatuh seperti khansa karna tangga nya licin dan rusak
"ngapain sih lo ngangkat gue, gue bisa turun sendiri kok"ucap kiren yang kesal
"gua takut lu jatuh"kata gavin
"maafin gue khan yang ngebiarin lo jatuh dari tangga"kata azra yang merasa bersalah
"gak papa kan lo megangin gue"ujar khansa
"tapi kan gue gak bakal jatuh juga gavin"omel kiren ke gavin
__ADS_1
"gua cuman gak mau lu kenapa-napa"ucap gavin
"deg deg deg"jatung kiren yang berdegup kencang
"udah jangan berantem ayo keluar"kata khansa
"sekarang jam berapa gav"tanya azra ke gavin
"jam 5 sore"jawab gavin
"hah jam 5 sore"teriak gavin yang panik karna udah jam 5 sore
"kok cepat banget jam 5 sore bukannya kita sebentar aja ya ke hutan nya?"ucap kiren
"ada yang aneh"ucap khansa
"woi lemarinya gak bisa dibuka"kata azra yang berusaha membuka lemari itu
"hah apa kok bisa"ucap kiren dengan panik
"tombol apa tu?"gumam khansa yang langsung memencet tombol di bawah kaki nya
"kok kebuka"ujar kiren yang terkejut tiba-tiba lemari nya kebuka
"akhirnya bisa keluar juga"kata gavin
yang langsung keluar dari tempat rahasia itu
"hoamm ngantuk"ucap khansa yang nguap
"kir, gav gue sama khansa pulang duluan ya"ucap azra yang langsung keluar dari gudang
"eh iya gue sama azra pulang dulu ya, gav jagain kiren atau gak antar dia pulang"kata khansa yang juga berlari keluar mengikuti azra
"az jagain khansa"teriak kiren
"Iya"teriak azra
"ayo gav pulang"kata kiren sambil memegang tangan gavin
"eh emm sorry"kata kiren yang merasa malu dan melepas genggaman tangan nya
"loh kok dilepas udah di pegang aja"kata gavin yang langsung memegang tangan kiren
"perasaan apa ini?!"gumam kiren
"kir gue mau ngomong sesuatu"ucap gavin
"mau ngomong apa?"tanya kiren yang dibelakang gavin sambil memegang tangan gavin
"gua penasaran tentang,,"jawab gavin dengan terpotong gara-gara ada seorang cewe yang tiba-tiba datang
"sayangg!"teriak cewek itu yang berdiri di depan gerbang sekolah gavin
"sayang?"ucap kiren dengan kaget dan langsung melepaskan genggaman tangan gavin
"la,laura ngapain dia ke sini"gumam gavin
"sayangg!! kok lama sih"ucap laura yang langsung memeluk gavin
"kamu gak kangen aku? aku baru pulang dari laos loh!"ucap laura dengan kesal
"gavinn"teriak mama gavin yang keluar dari mobil dan langsung nyamperin gavin
"ma, mama ngapain bawa laura ke sini"tanya gavin
"dia kan calon istri kamu nanti nya"jawab mama gavin
"ca,calon istri?!!"gumam kiren, kiren pun langsung pergi meninggalkan gavin
"kir lo mau ke mana"teriak gavin
"mau pulang!"teriak kiren
"sayang dia siapa ya?"tanya laura
"bukan urusan lo!"jawab gavin dengan marah
"gav kamu jangan marah-marah dong sama laura, ayo sekarang kita pulang"ucap mama gavin yang menarik tangan gavin
"siapa sih tu cewek ganggu aja"tanya khansa yang masih berada di sekolah bersama azra, mereka berdua bersembunyi di samping sekolah
"kek nya pacar nya gavin"jawab azra
"kok gue gak tau gavin punya pacar ya"ucap khansa
"khan kita ngapain sih sembunyi gak mau pulang?"ujar azra yang langsung keluar dari persembunyian nya
"haha ya udah ayo zra kita pulang udah sore pasti bunda dan tante khawatir"kata khansa
"(besok gua harus tanya sama gavin siapa cewek itu)"kata hati khansa
mereka berdua pun langsung pulang, dan malam nya khansa bermimpi perempuan itu lagi, perempuan itu mencekik khansa, khansa pun langsung berteriak dan bunda mirna pun langsung berlari ke kamar khansa
"BUNDA!!!"teriak khansa
"khansa!"bunda mirna yang langsung berlari ke arah kamar khansa
"bunda to,tolong khansa"khansa yang minta tolong bunda nya, bunda mirna pun langsung mendekati khansa
"khan bangun! khansa bangun"ucap bunda khansa
"hah bunda ng-ngapain di sini?"tanya khansa yang langsung bangun ketika bunda mirna membangun kan khansa
"bunda denger kamu teriak-teriak manggil bunda sambil minta tolong ternyata kamu cuma mimpi buruk"jawab bunda khansa
"mi,mimpi buruk tapi itu terasa nyata"gumam khansa
"udah kamu tidur kamu kan besok sekolah"ucap bunda khansa yang cium dahi khansa
"good night"ucap bunda khansa yang langsung mematikan lampu kamar khansa dan menutup pintu
"apa benar mimpi buruk, ta,tapi kenapa terasa nyata dan lagi pula leher ku sakit banget ah, siapa ya perempuan itu?"gumam khansa
__ADS_1
"aih ngantuk hoamm"ucap khansa yang nguap dan langsung tertidur
keesokkan hari nya khansa berangkat sekolah bareng azra, sambil jalan kaki berdua
"khan lo tumben gulung rambut lo"tanya azra ke khansa, dan khansa pun memegang rambut nya
"oh ,,ah aneh ya?!"tanya khansa
"gak cantik kok"jawab azra sambil memegang rambut khansa
"a,apa sih!"kata khansa dengan wajah merah di pipi nya mendengar kata-kata azra, tiba-tiba azra memetik bunga di sebelah khansa
"lo ngapain az?"tanya khansa dengan bingung, azra pun berdiri dan memasang bunga di rambut khansa
"Lo jadi tambah cantik"ucap azra
"(apaan sih dia! dan jantung ini kenapa berdegup kencang!)"kata hati khansa dengan kesal dan tersipu malu
"khan ayo jalan lo mau diam aja disitu"kata azra yang langsung jalan di depan khansa
"ah iya"kata khansa yang berjalan ke arah azra
azra dan khansa pun sampai di sekolah, mereka berdua pun langsung masuk ke kelas tetapi dikelas ada kiren dan gavin yang terlihat canggung
"aih pasti gara-gara kejadian kemarin"gumam khansa yang duduk di bangku belakang dan terus memperhatikan kiren dan gavin, tiba-tiba datang seorang laki-laki datang nyamperin kiren
"hai lo kiren kan"tanya cowok itu
"iya gue kiren"jawab kiren dengan dingin
"gua mau minta nomor hp lo"kata cowok itu yang langsung menyerahkan hp nya ke kiren, kiren pun ngambil hp cowok itu dan memasukkan nomor nya, gavin yang ngeliat itupun pangsung berdiri dan nyamperin kiren
"Kir lo ngapain ngasih nomor hp lo ke cowok yang lo gak kenal?!"tanya gavin , kiren pun menatap dingin gavin
"emang apa urusan nya sama lo?"tanya kiren dengan dingin
"hah apa?!"gavin yang bingung mendengar jawaban kiren
"Gue tanya apa urusan nya sama lo!"teriak kiren yang langsung berdiri dan memukul meja nya
"Emang apa urusan nya sama lo kalau gue kasih nomor hp gue ke dia!"kata kiren, kiren pun langsung keluar dari kelas. azra pun beranjak dari kursi nya begitupun khansa, azra mendatangi gavin
"gav lo tau kenapa kiren kek gitu?"tanya azra
"gak tau lah"jawab gavin
"(gak tau?apa gavin lupa soal kemarin atau dia pura-pura lupa??)"kata hati khansa yang mendengar percakapan azra dan gavin
"gak ada kejadian apa gitu soal kemarin?"tanya khansa kepada gavin
"So,soal kemarin? gua gak tau"jawab gavin, lalu khansa pun langsung keluar kelas dengan kesal mendengar jawaban gavin yang pura-pura lupa soal kemarin, dan kiren yang dari tadi keluar kelas ia di atap sekolah
"apaan sih gue, marah gak jelas padahal dia bukan siapa-siapa gua haha"ucap kiren dengan tertawa sendirian, khansa yang di belakang pintu itu mendengar kiren berbicara sendirian
"ah lebih baik gue masuk kelas aja dari pada ganggu kiren"gumam khansa
"Teng teng teng"bunyi bell masuk kelas, khansa dan kiren pun langsung masuk ke kelas, khansa yang tau kiren juga masuk kelas ia langsung berlari menuju kelas.
"pagi anak-anak"ucap bu guru
"pagi bu"ucap semua murid
"hari ini kita kedatangan murid baru, sini masuk"ucap bu guru sambil menyuruh murid baru itu masuk
"hai nama gue laura"kata laura dengan memperkenalkan dirinya
"Cewek itu ngapain dia sekolah disini!"gumam khansa
"laura kenapa dia sekolah disini pasti ibu yang nyuruh laura masuk ke sini!"kata gavin dengan kesal
"cantik ya laura"ucap seluruh murid-murid di kelas
"oke laura sekarang kamu duduk di tempat kosong itu"kata bu guru
"iya bu"kata laura, sambil berjalan ke arah bangku nya yang di tengah, dan di depan nya ada kiren yang duduk
"(ini cewek yang jalan sama gavin kan)"kata hati laura sambil melihat ke arah depan yang kiren duduki
"oh iya anak-anak hari ini ibu akan pindahkan tempat duduk kalian"kata bu guru
"oke khansa dan azra tetap duduk berdua kalian duduk di tempat nya jeni ya"ucap bu guru , khansa dan azra pun langsung pindah ke tempat jeni di depan tempat duduk gavin
"kiren kamu duduk di sebelah gavin"ucap bu guru
"(Hah duduk di sebelah gavin! kenapa harus cewek murahan kek dia harus duduk sama gavin)"kata hati laura dengan kesal dan marah, kiren pun langsung beranjak dari tempat duduk nya gavin, kiren yang duduk di sebelah gavin langsung menaruh tas nya di meja lalu ia tertidur
"laura duduk di sebelah tempat duduk gavin dan kiren"kata bu guru
laura pun langsung pindah duduk nya di sebelah kiri gavin dan kiren duduk, selain itu bu guru sibuk mempindahkan tempat duduk murid-murid yang lain, setelah selesai belajar dan pindah duduk semua bell istirahat pun berbunyi laura yang anak baru di kerubungi semua murid-murid lain nya termasuk laki-laki di kelas, karna kecantikan laura seperti model
"hoamm! udah istirahat kenapa lo gak bangunin gue si"tanya kiren yang melihat ke arah gavin
"(sumpah gue lupa kalau gue pindah duduk sama gavin!)"kata hati kiren, kiren pun langsung keluar kelas ngajak khansa ke tempat rahasia itu lagi
"khan gue penasaran ditempat rahasia itu tempat nya aneh gak sih"tanya kiren yang berhenti berjalan dan melihat ke arah khansa
"iya gue juga penasaran"jawab khansa
"khan bentar deh"ucap kiren yang melihat ke arah leher khansa
"e,eh kenapa kir"tanya khansa dengan bingung
"leher lo kenapa merah kayak bekas di cekek tau gak"jawab kiren
"ah pantes anak-anak ngeliatin gue, gue harus tutup bekas ini"gumam khansa
"ayo khan ketempat rahasia"bisik kiren yang langsung pegang tangan khansa dan berlari ke arah tempat rahasia
"fuh akhirnya sampai juga di gudang"kata kiren dengan kecapekan berlari
"haha ayo dorong lemari nya"kata khansa
"ayo"ucap kiren
__ADS_1
kiren dan khansa pun langsung mendorong lemari itu dan masuk ke tempat rahasia itu.