
khansa pun langsung memberikan daging dan makanan lainnya ke bu santi supaya bisa di masak sama bu santi
"Makasih ya khan sudah beli makanan"ucap bu santi
"gimana kalau daging nya dibakar aja biar enak"kata azra yang mengusulkan supaya daging nya di bakar
"ide bagus tuh, ya udah sekarang kamu cari kayu ya zra sama..."ucap bu santi sambil melihat lelaki yang akan membantu azra mencari kayu
"Nah gavin, ronald"teriak bu santi yang menyuruh gavin dan ronald mendatangi dia
"kenapa bu?"tanya ronald kepada bu santi
"Tolong kalian carikan kayu untuk bakar daging ini ya"jawab bu santi sambil memperlihatkan daging yang ia pegang
"Oh oke bu"ucap gavin
azra,gavin dan ronald pun mencari kayu di sekitar mereka
"Nald lo suka sama kiren?"tanya gavin dengan tiba-tiba
"iya"jawab ronald yang membuat gavin marah
"Lo jangan pernah dekat-dekat sama kiren!"kata gavin dengan marah
"emang lo siapa nya kiren?"tanya ronald yang membuat gavin diam
"bukan siapa-siapa kan jadi gua berhak suka sama dia atau gak,, lagian lo sudah punya tunangan"ucap ronald lagi, ronald pun menepis tangan gavin dan membuat gavin terdiam
"oi jangan berantem cepat cari kayu, gue laper"ucap azra yang sibuk mencari kayu
"dan lo jangan pernah dekat-dekat sama kiren kasian dia selalu nangis karna lo"bisik ronald ke gavin
"Ah ayo cepat cari kayu lagi"teriak ronald
"(apa maksud ronald? kiren nangis gara-gara gue)"kata hati gavin
"gav lo kenapa?"tanya azra yang menepuk pundak gavin
"gak papa zra"jawab gavin
"oh ya udah, eh gav bantuin angkat kayu nya ya cepat"ucap azra yang menyuruh gavin mengangkat kayu, gavin pun langsung mengangkat kayu nya begitupun azra dan ronald lalu mereka balik ke villa, dan menaruh kayu yang mereka bawa di tanah
__ADS_1
"Makasih ya anak-anak"ucap bu santi
"iya bu"ucap ronald dan gavin bersamaan
"sekarang kalian istirahat aja, yang bakar daging nya biar ibu sama pak yono"kata bu santi
gavin dan azra pun beristirahat mereka berdua duduk di pohon untuk berteduh karna cuaca nya panas, lalu datang lova menghampiri azra
"zra"panggil lova
"Ya?"azra yang bingung kenapa lova memanggil nya
"Nih surat buat lo"ucap lova sambil menyerahkan surat nya ke azra
"dari siapa?"tanya azra
"Intan, dibaca ya"jawab lova, lova pun langsung pergi menghampiri intan dan teman-teman nya, azra pun langsung kembali duduk di sebelah gavin
"surat apa tu?"tanya gavin dengan penasaran
"gak tau gue"jawab azra
"buka dong gue penasaran"ucap gavin, azra pun langsung membuka surat itu
Gue suka sama lo pertama kali gue liat lo, gue jatuh cinta sama lo zra. Gue tunggu jawaban lo ya. (intan)" isi surat itu
"intan yang ketua geng itu ya?"tanya khansa yang tiba-tiba di samping azra, azra pun kaget dan langsung menyimpan surat itu
"iya khan, intan yang preman itu"jawab gavin
"ohh, ternyata azra bisa buat orang yang preman kayak dia jatuh cinta ya"kata khansa sambil melihat ke arah azra
"gue liat dong surat nya"ucap khansa lagi yang meminta surat itu ke azra
"nih surat nya khan"ucap azra yang langsung ngasih surat itu ke khansa
"ya udah gue mau masuk dulu ya" ucap khansa yang langsung berdiri dan meninggalkan mereka berdua,
ketika khansa hendak memasuki villa ia mendengar suara kiren ia pun langsung mencari kiren, ketika khansa mencari-cari kiren ia melihat kiren lagi di bully sama 4 orang yaitu lova,tiara,intan dan laura mereka berempat membully kiren sampai membuat kiren menangis dan wajah kiren banyak luka
"dasar cewek murahan!"kata laura sambil tersenyum jahat
__ADS_1
"Eh bilangin tuh ke khansa jangan pernah dekatin azra, gue benci ngeliat cewek jelek kayak dia deketin azra"kata intan yang menarik rambut kiren yang membuat kiren kesakitan
"haha cewek murahan, udah tau laura tunangan gavin masih aja ngedeketin gavin"tiara yang ikutan membully kiren
"kalau gue jadi lo si gue bakal malu banget"ucap lova
"dan lo juga cewek murahan yang suka main sama om-om haha"ucap laura sambil tertawa, mereka bertiga pun ikut tertawa
"maksud lo apa? gue gak ngerti"tanya kiren yang menahan rasa sakit di kepala nya
"gak usah pura-pura polos deh lo, nih foto lo pelukan sama om-om"jawab intan yang langsung memperlihatkan foto kiren sama om-om itu, lalu kiren pun tertawa
"Haha"kiren tertawa geli
"kenapa lo ketawa?"tanya laura dengan kesal
"Bodoh itu om gue ****"jawab kiren dengan tertawa geli
"berani ya lo ketawa"kata laura, laura pun langsung menampar kiren dan intan pun langsung menarik rambut kiren sampai rambut nya lepas
"Rasain tuh, makanya jangan macem-macem sama kita"kata intan yang tertawa
"dasar cewek-cewek keparat ini"gumam khansa dengan marah khansa pun langsung berteriak
"Oi"teriak khansa
"khansa, ngapain lo ke sini?"tanya kiren
"gue mau nyingkirin cewek-cewek sok ini"jawab khansa
"Lo gak tau siapa gue, gue,,,"kata intan yang terpotong karna khansa yang memukul wajah intan sampai membuat hidung intan berdarah
"banyak omong lo"kata khansa, khansa pun langsung menghajar teman-teman intan tanpa segan-segan karna sudah mengganggu kiren
"kayak gini di bilang preman, pengecut!"ucap khansa
"awas lo khansa gue hajar lo"ucap intan
"oh iya tan ini surat cinta lo buat azra kan?"tanya khansa yang menunjukkan surat itu ke intan
"dapat dari mana lo?"tanya intan kepada khansa
__ADS_1
"dari azra"jawab khansa
"balikkin!"kata intan yang meminta kertas itu , khansa pun langsung merobek-robek kertas itu di hadapan intan