
semua murid pun berkumpul di ruang tengah, dengan bingung kenapa bu santi memanggil mereka semua
"ibu mau bilang kalau malam ini kita ke dufan nya"kata bu santi
"oh ternyata malam kita ke dufan nya"ucap semua murid-murid dengan biasa lalu mereka pun bubar tanpa mendengarkan kata-kata bu santi
"Kalian gak mau makan daging nya?"tanya bu santi
"ah mau"teriak semua murid yang bersemangat kembali
"makanan aja semangat dasar"gumam bu santi
"makanan nya sudah ibu siapkan di meja makan kalian ambil gih biar semangat lagi"kata bu santi
semua nya pun langsung berjalan ke arah dapur dan mengambil makanan di meja, setelah selesai makan mereka semua pergi ke kamar masing-masing dan tertidur karna mengantuk. malam pun tiba semua nya bersiap-siap pergi ke dufan
"umm,,, pake baju apa ya?"tanya kiren yang sibuk mencari-cari baju yang ingin ia pakai
"pake baju biasa aja"jawab khansa yang sibuk juga mencari baju di tas nya
"ah baju hitam gaun, gue lupa kalau punya baju ini"gumam kiren yang sedang memegang baju nya
"kita bukan mau ke pesta kir ngapain pake gaun sih"kata khansa
"eh,,, ah gak papa lagian ini pertama kali nya gue pake baju ini gaun hitam pendek selutut haha"ucap kiren yang tertawa
"emm,, gimana kalau kita pakai baju samaan lagian gue punya baju couple"ucap nara yang terbata-bata
"oh? bagus tuh mana baju nya?"tanya khansa
"gue kan mau pakai ini"gumam kiren yang terlihat sedih tidak bisa memakai gaun hitam nya
"bentar gue cari di tas"ucap nara yang mencari-cari baju couple nya di tas nya tapi tidak ada
"kok gak ada?"gumam nara dengan panik
"kenapa nar?"tanya khansa
"maaf ya baju nya gak ada, gue juga gak tau kemana baju nya sekali lagi gue minta maaf"jawab nara dengan merasa bersalah
"gak papa, ya udah sekarang lo ganti baju masih ada waktu kok sebelum kita berangkat ke dufan"kata khansa
"iya"jawab nara dengan pelan
"Mana baju nya?"tanya kiren
"gak ada"jawab khansa yang terus mencari-cari baju
__ADS_1
"loh kok gak ada?"tanya kiren
"maaf gue gak tau baju nya kemana mungkin gue lupa bawa"jawab nara dengan sedih dan kepala nara menunduk karna merasa bersalah
"gak usah minta maaf terus"ucap khansa
"iya! lagian itu bukan salah lo kok jadi gak papa"ucap kiren sambil tersenyum
"akhirnya ketemu juga baju nya"kata khansa yang memeluk baju nya
"baju apa khan yang lo pake"tanya kiren yang penasaran baju apa yang di pake khansa
"rahasia, ya udah gue ke kamar mandi dulu ganti baju byebye"jawab khansa sambil berlari ke arah kamar mandi
"apa sih main rahasia-rahasian"ucap kiren dengan kesal
"oh ya nar lo mau pake baju apa?"tanya kiren sambil melihat ke arah nara
"gak tau, gue bingung mau pake baju apa"jawab nara
"kalau gitu gue yang pilihin oke"kata kiren dengan semangat
"(perasaan gue kok gak enak?)"kata hati nara dengan perasaan tidak enak
semenit kemudian khansa pun keluar dari kamar mandi, khansa memakai baju putih polos, celana lepis panjang yang tidak terlalu sesak, pakai sepatu putih dan kaus kaki warna hitam
"gimana bagus gak?"tanya khansa
"bagus kok"jawab nara
"haha jadi malu gue"ucap khansa dengan malu-malu
"ya udah kalau gitu giliran gue yang ganti baju!"teriak kiren yang segera ke kamar mandi
"oh iya nar lo mau pakai baju apa?"tanya khansa
"gak tau"jawab nara
"ya udah kalau gitu gue cariin ya, baju yang cocok buat lo"kata khansa yang langsung mencari-cari baju di tas nara
"kalau ini gimana kayak nya lo cocok pakai baju ini"ucap khansa yang memperlihatkan baju yang ia pilih ke nara
"eh,, serius pakai baju itu?"tanya nara dengan kaget
"iya serius lah"jawab khansa
"ta,tapi gue gak mau"ucap nara yang menolak
__ADS_1
"udah pakai aja lagian kan lo cantik jadi cocok"ujar khansa sambil menaruh baju itu di tangan nara
"gue cantik?"gumam nara
"Tadaa!! gimana?"tanya kiren yang sudah keluar dari kamar mandi, kiren memakai baju yang ia pilih tadi gaun warna hitam pendek yang menutupi lutut, memakai sepatu warna hitam karna kiren gak suka pake sepatu hak tinggi jadi ia memakai sepatu biasa yang ia kenakan
"pffttt serius tuh lo pake sepatu itu?"tanya khansa yang menahan ketawa nya
"serius lah"jawab kiren
"seharusnya kan pake sepatu hak tinggi kiren"kata khansa yang tertawa geli
"ah ribet pake sepatu gituan lagian kita kan mau ke dufan bukan ke pesta"ucap kiren
"haha iya-iya"ucap khansa yang tertawa geli
"udah gak usah ketawa khansa! gak lucu juga"kata kiren dengan kesal
"lucu tau haha"ucap khansa yang terus menerus tertawa
"ah ya udah sekarang gue mau ganti baju"kata nara yang memegang baju,celana dan sepatu yang nanti ia pakai, nara pun langsung masuk ke kamar mandi.
beberapa saat kemudian nara pun keluar, ia memakai baju warna pink dan rok warna putih, juga memakai sepatu warna putih
"wah cantik, tapi bentar itu rambut selalu nutupin mata mulu"ucap khansa dengan kesal, lalu khansa pun berjalan menghampiri nara dan menyingkirkan rambut nara
"nah gini kan cantik, oh ya nara mata kamu jangan ditutupin rambut lagi itu bisa mengganggu mata kamu"ucap khansa sambil tersenyum
"iya"ucap nara
"dan satu lagi kamu jangan terlalu dingin sama kita, kita kan saudara"kata kiren
"saudara?"gumam nara
"iya saudara"ucap khansa, yang sambil memeluk kiren dan nara
"(gue gak tau kenapa gue bisa sayang sama mereka berdua, apalagi nara padahal awal nya gue gak mau dekat-dekat sama dia, kalau gue ngeliat nara gue ngerasa nara sama gue itu dekat, padahal gue sama dia gak pernah ketemu dia sama sekali haha)"kata hati khansa
"ya udah kita keluar yuk pasti yang lain nungguin"ucap kiren
"oh ya udah"ucap khansa
"(mata gue perih, apa gue lepas aja lens nya?)"kata hati nara
"kenapa nar ayo keluar"kata kiren
"ah iya"ucap nara yang langsung berjalan ke arah kiren dan khansa
__ADS_1
khansa pun membuka pintu nya dan mereka bertiga pun langsung keluar, semua nya melihat ke arah mereka bertiga karna khansa,kiren dan nara terlihat cantik