
"ayo kir berdiri"ucap khansa yang membantu kiren berdiri
"khan gue gak tau kalau lo bisa berantem"kata kiren
"gue juga gak nyangka"ucap khansa sambil tersenyum kepada kiren
"keren sih bisa berantem tanpa belajar bela diri haha"ucap kiren sambil tertawa kecil
"rambut lo kenapa?"tanya khansa sambil melihat ke arah rambut khansa yang botak karna ditarik sama intan tadi
"Ditarik sama intan"jawab kiren dengan ke sakitan
"cewek sok itu cabut rambut lo sampai botak? wah ni orang ngajak berantem"kata khansa dengan marah dan ingin balik lagi ke sana untuk memukul intan, tetapi kiren memegang tangan khansa
"khan gue gak papa kok"ucap kiren
"tapi gue harus hajar tu orang!"teriak khansa dengan kesal
"gue gak papa kok, tadi kan lo sudah hajar mereka semua jadi gak papa"ucap kiren yang menyakinkan bahwa ia gak papa
"ya,ya udah kalau gitu kita balik ke kamar ngobatin luka lo"kata khansa
"Iya"jawab kiren
khansa dan kiren pun balik ke villa langsung segera ke kamar mereka, ketika mereka masuk ke dalam kamar ia melihat nara sedang mencari-cari sesuatu
"nar lo ngapain?"tanya khansa
"gue lagi nyari foto"jawab nara yang sibuk mencari-cari foto miliknya
"(mana sih kok gak ada)"kata hati nara
"nar foto yang lo maksud ini ya?"tanya kiren yang langsung mengeluarkan foto itu dan melihatkannya ke nara
__ADS_1
"oh? itu punya gue"jawab nara yang segera mengambil foto itu
"dari tadi gue penasaran itu foto apa sih?"tanya khansa kepada nara dan kiren
"ini foto gue pas kelas 1 sd sama sahabat-sahabat gue"kata nara sambil tersenyum kecil
"sahabat?"gumam khansa
"ya udah gue keluar dulu ya thanks sudah nemuin foto nya"ucap nara, yang langsung keluar dari kamar kiren dan khansa
"eh,, tunggu"teriak khansa
"Ya?"
"boleh gue liat foto nya?"tanya khansa
"Buat?"
"maaf gue harus pergi"kata nara dengan dingin, lalu nara pun pergi
"kenapa lo penasaran banget sih sama foto nya?"tanya kiren
"gue juga gak tau"jawab khansa
"ya sudah ayo kita masuk"ucap kiren
"iya"
khansa dan kiren pun masuk ke kamar mereka
"eh kir gue lupa kalau kita harus ngajak nara tidur di kamar kita, dia kan gak akrab sama yang lain nya"kata khansa yang berbaring di kasur di sebelah kiren
"iya gue juga lupa, sorry yah khan gue gak liatin foto nya tadi sorry"ucap kiren yang merasa bersalah
__ADS_1
"iya santai aja"ucap khansa
"kepala lo gimana masih sakit?"tanya khansa
"masih, sakit banget malah"jawab kiren
"kok lo gak ngelawan sih"tanya khansa
"karna gue lemah, dan cuman berani adu mulut doang"jawab kiren yang tersenyum kecil
"berarti yang foto lo sama om-om itu, ternyata om lo ya, gue gak tau kalau itu om lo"ucap khansa dengan merasa bersalah
"salah paham kan bisa terjadi kapan aja"ucap kiren
"oh iya kir, pernikahan orang tua kita minggu depan kan?"tanya khansa sambil melihat ke khansa
"iya berarti kita jadi saudara nih haha"jawab kiren yang tertawa
"dan bunda sama papa lo nanti bakal tinggal di australia berarti kita kesepian dong hiks hiks"kata khansa dengan sedih
"haha iya bakal sepi banget nanti rumah, nanti gue tinggal di rumah lo apa gak ya atau gak lo yang tinggal di rumah gue?"ucap kiren dengan bingung
"gue sih seterah aja mau tinggal di mana"ucap khansa
"gimana kalau gini, lo tinggal dirumah gue selama sebulan baru sebulan nya lagi kita berdua pindah di rumah lo gitu paham gak?"tanya kiren
"Gak"jawab khansa yang bengong
"ah intinya kita gak boleh bikin 2 rumah itu kosong"ucap kiren
"i,iya nanti kalau kosong bakal di tinggalin hantu"ucap khansa
"kan jadi serem haha"kata kiren mereka berdua pun langsung tertawa geli
__ADS_1