Gak Dilanjut!

Gak Dilanjut!
Ep.17


__ADS_3

di tengah perjalanan kemudian khansa terbangun


"Hoamm!!"nguap khansa


"eh,, azra tidur?"gumam khansa, lalu khansa pun menghadap ke belakang untuk berbicara kepada kiren karna bosan


"psttt kiren"panggil khansa dengan pelan


"eh iya kenapa?"tanya kiren sambil melihat ke arah khansa


khansa pun melihat ke arah belakang ia melihat nara sendirian sambil melihat ke arah kaca


"datangin nara yuk kir"kata khansa sambil mengajak kiren untuk mendatangi nara


"oh ayo"ucap kiren


mereka berdua pun berdiri dan berjalan ke belakang mendatangi nara yang duduk sendirian di kursi panjang paling belakang bus


"hei nara"khansa yang berdiri di depan nara dan menyapa nara, tetapi nara tidak mengherankan khansa dan kiren


"boleh gue duduk di sebelah lo?"tanya khansa


"seterah"jawab nara yang dari tadi melihat ke arah kaca, poni yang panjang sedagu dan menutupi matanya


lalu khansa dan kiren duduk di sebelah nara, dan tanpa segan-segan khansa menyingkirkan poni nara dari wajah nya, nara pun langsung berpaling ke arah khansa

__ADS_1


"gak usah sok akrab deh lo"kata nara dengan dingin


"sorry, gue cuman mau temenan sama lo"ucap khansa


"emang salah ya kita berdua mau deket sama lo?"tanya kiren dengan tiba-tiba


"iya"jawab nara dengan singkat


"kalian salah sudah dekat sama anak pembunuh"kata nara sambil melihat ke arah kaca bus lagi


ayah nara masuk penjara karena sudah membunuh rekan kerja nya sendiri, kalau ibu nya nara masuk ke rumah sakit jiwa ketika nara Smp kelas satu


"nar gue sama kiren pengen lebih deket sama lo udah gitu aja"ucap khansa dengan lembut sambil menatap nara, nara pun melihat ke arah khansa dan kiren


"ngomong-ngomong lo cantik kalau muka lo gak ditutup sama rambut"ucap khansa lagi sambil tertawa kecil


"ya sudah gue sama khansa bakal pergi"ucap kiren sambil mengajak khansa pergi


kiren dan khansa pun langsung duduk di kursi mereka


"khan gue tau lo pengen banget temenan sama nara cuman kalau gini cara nya gue gak mau, rasa nya kita memohon-mohon untuk temenan sama dia"ucap kiren dengan kesal


"kir dia itu kesepian kalau dia begitu terus selamanya dia akan terus kesepian"ucap khansa, kiren pun menghela napas nya


"hah terpaksa deh"gumam kiren, tiba-tiba kiren berdiri dan mendatangi nara lagi

__ADS_1


"tangan lo sini"ucap kiren kepada nara, nara pun diam ia tidak menghiraukan kiren, terpaksa kiren mengambil tangan nara dan memakaikan nara gelang dan kiren pun langsung pergi ketempat duduk nya


"hah gelang?"nara bingung kenapa tiba-tiba kiren ngasih gelang itu untuk nya


"Habis ngapain lo kir?"tanya khansa dengan penasaran


"ngasih gelang"jawab kiren


"jangan bilang itu gelang penanda?"tanya khansa


"i,iya"jawab kiren


"ngapain sih ngasih gelang itu kir haha"kata khansa dengan tertawa geli


"ya biar gue tandain supaya kita bisa menaklukan nara yang cewek dingin itu"ucap kiren sambil berteriak dan membuat khansa pun terus tertawa melihat kelakuan kiren sampai membuat semua nya melihat ke arah khansa dengan bingung


"gara-gara lo sih jadi gue diliatin kan"ucap khansa sambil menyalahkan kiren


"kok gue sih haha"ucap kiren sambil tertawa


"liat tuh sok cantik banget si kiren"kata intan ketua geng di SMA78 teman laura tunangan gavin


"gimana kalau kita bully dia bikin dia takut sama kita"ucap tiara dengan senyum kecil di wajahnya


"haha setuju gue"ucap lova yang setuju dengan tiara

__ADS_1


setelah lama di perjalanan akhirnya sampai di villa tempat mereka akan menginap, pak kepala sekolah menyewa 3 villa untuk kelas 2, masing-masing villa kelas 2AB dan C berbeda-beda karna terlalu banyak murid nya jadi villa nya ada tiga.


__ADS_2