Gak Dilanjut!

Gak Dilanjut!
Ep.6


__ADS_3

keesokan harinya om reno datang bersama anak perempuan ke rumah khansa ia mengetok pintu


"mirna(tok tok tok)"ucap om reno


"(kok mobil nya sama persis ya sama bunda nya khansa ah palingan mirip doang)"kata hati kiren


"sebentar ya"teriak bunda khansa


bunda pun keluar untuk membuka kan pintu


"oh kamu ren, dan anak kamu ki... kirenn?"kata bunda khansa dengan kaget


"kamu udah kenal sama kiren anak ku"tanya om reno


"udah ren dia itu teman anak aku khansa"jawab bunda mirna


"(jadi.. nanti gue sama khansa bakal saudaraan gimanaa kalau khansa nya gak nerima gue didalam kehidupan dia kalau gue jadi saudara dia sih gak papa gue bisa nerima itu)"kata hati kiren


"khansaa sini sayang"teriak bunda mirna


"iya bun ada apa"tanya khansa


"ini ada om reno sama anak nya kiren"jawab bunda


"(hah kiren?)kata hati kiren, kiren pun melihat ke arah om reno dan kiren


"halo khansa"ucap om reno


"ha,halo"ucap khansa yang terkejut melihat kiren yang bakal jadi saudara tirinya


"hai khansa"ucap kiren sambil melambaikan tangan ke khansa.


khansa diam seketika hening dan khansa pun langsung berlari keluar rumah karna ia tak mau melihat kiren


"khansa!"teriak kiren dengan mengikuti khansa berlari


"khansa tungguin gue"teriak kiren


"ngapain lo ngikutin gue!"kata khansa


"khansa kita perlu ngomong berdua"kata kiren


"gak ada lagi yang mau di omongin"teriak khansa


"lebih baik gue cari jalan pintas biar bisa ngomong sama khansa"gumam kiren


kiren pun berlari ke arah kiri untuk jalan pintas biar bisa menghentikan khansa


"syukur dia gak ngikutin gue lagi"kata khansa


"siapa bilang?"ucap kiren tiba-tiba ada di hadapan khansa


"khansa gue mohon kita perlu bicara"kata kiren


"yaudah"jawab khansa


mereka berdua pun pergi ke taman dekat situ untuk ngobrol berdua


"khan lo kenapa lari sih"tanya kiren

__ADS_1


"gue kaget aja liat lo yang nantinya bakal jadi saudara tiri gue"jawab khansa


"Lo gak mau kita jadi saudara"tanya kiren


"kir kita ini baru kenal beberapa hari gue gak tau sifat lo kek gimana, sifat ayah lo gimana misalnya kita semua udah berkeluarga terus lo berubah gimana gue takut"jawab khansa


"khansa gue gak kaya gitu gue janji"kata kiren sambil memeluk khansa


"kir udah banyak yang cuma baik di depan tapi malah jahat di belakang"ucap khansa dengan nangis tersedu-sedu


"gue paham pasti dulu lo pernah ketemu sama orang yang ngebuat lo trauma"ucap kiren


"kiren kalau kita bersaudara yang bakal jadi kakak siapa?"tanya khansa


"haha gue dong soalnya gue paling tua umur gue 18 tahun yah walaupun baru kelas 1SMA gue gak naik kelas 2 kali haha"jawab kiren dengan tertawa


"kalau kita bersaudara lo bakal berubah gak"tanya khansa


"gak gue janji"jawab kiren


"jangan janji aja di buktiin ya"kata khansa


"iyaa khansa, yaudah yuk pulang pasti ayah gue sama bunda lo khawatir"kata kiren


"iya ayo pulang, tadi terlalu drama banget gak sih haha"tanya khansa sambil tertawa


"iya drama banget haha"jawab kiren


mereka berdua pun pulang dengan tertawa dan senyum diwajah mereka, bunda mirna dan om reno khawatir sama mereka berdua tiba-tiba kabur


"khansa kamu jangan kabur kek gitu lagi ya"kata bunda mirna


"iya bun"jawab khansa


"sudah pah dia itu sahabat aku di sekolah yang bakal jadi saudara ku"jawab kiren


"(sahabat? aku dianggep sahabat sama kiren baru kali ini dulu aku di buang sama teman sekolah ku dulu untung ada azra)"kata hati khansa


"bagus dong kalau gitu"ucap papah kiren


"iya pah jadi kalau dah jadi keluarga gak usah malu-malu lagi"ucap kiren dengan semangat


"haha kamu ini"kata papah kiren sambil mengusap rambut kiren


"kalian pasti haus bentar ya tante ambilkan minuman sama kue buat kalian"ucap tante sambil menuju ke dapur


"kalau kita jadi keluarga keknya seru deh haha"ucap om reno dengan semangat


"(kalau aku mengenal om reno lebih jauh seperti nya aku akan merasa om reno cocok jadi pendamping bunda)"kata hati khansa


"khan kok lo diam aja sih?"tanya kiren


"em,, maafin gue ya kir yang udah bersifat kekanak-kanakan"jawab khansa


"apaan sih khan"kata kiren dengan tertawa


"Nah ini kuenya dan teh nya ayo di minum"kata bunda mirna sambil menaruh makanan nya di meja


"Enak!!"ucap om reno dengan senang memakan kue bunda

__ADS_1


"setelah ku pikir-pikir lagi enak ya kalau kita berkeluarga"ucap kiren


"berkeluarga?"gumam khansa


"kenapa? lo masih ragu"tanya kiren dengan pelan ke khansa


"ngg...nggak"jawab khansa


"khan gue pengen liat kamar lo boleh gak??"tanya kiren


"boleh, ayo ke kamar gue"jawab khansa sambil memegang tangan kiren dengan lembut dan berdiri menuju ke kamar dia


"pah kiren mau ke kamar khansa dulu ya"kata kiren


"iya sana gih, papah mau berduaan sama tante mirna"bisik om reno sambil tersenyum lebar


"papah jangan macem-macem ya"ucap kiren sambil menatap tajam papah nya


"haha iya kir"kata papah kiren dengan takut


"ayo cepat ke kamar gue"kata khansa


"haha iya ayo"jawab kiren


khansa dan kiren pun masuk kamar


"TADAAAA!!"kata khansa sambil senang


"wahh banyak banget novel B.ningsih lo juga baca novel nya ih gue baca novel nya baper banget kapan ya cerita cinta gue jadi novel haha"kata kiren


"nanti sama gavin haha"ucap kiren


"kok bawa-bawa gavin sih khan"tanya kiren dengan malu


"karna lo sama gavin sama-sama gak peka sama perasaan diri sendiri"jawab khansa


"Haa!?"ucap kiren dengan bingung


"lo suka novel kan pilih aja novel yang lo suka"kata khansa


"emang boleh khan"tanya kiren


"boleh"jawab khansa


"thanks khan, btw gue boleh kan bawa 2 atau 3 eh 4 gitu nanti ku balikin janji gue gak bakal ilangin kok janji pliss yah boleh ya"tanya kiren seperti anak kecil


"asal lo senang boleh kok, kalau kita udah jadi saudara kita akan berbagi satu sama lain kir"jawab khansa dengan senyum di bibirnya


kiren pun langsung mengeluarkan air matanya karna mendengar jawaban khansa


"Loh kok nangis??!! lo kenapa kir"tanya khansa sambil panik dan mencari tisu


"haha gue nangis bahagia gue gak nyangka kita bakal jadi saudara"kata kiren sambil memeluk khansa


"gue pikir kenapa, udah lo pilih novel yang lo suka"ucap khansa


"i,iya ngomong-ngomong kasur lo empuk juga gue boleh bawa pulang gak?"kata kiren


"terus gue tidur dimana kiren"tanya khansa

__ADS_1


"tidur di rumah"jawab kiren dengan polos


mereka berdua pun bertatap-tatapan dan membuat mereka tertawa geli karna pembicaraan mereka, setelah ketawa khansa ingin memberi tau tempat rahasia yang hanya khansa yang tau


__ADS_2