Gak Dilanjut!

Gak Dilanjut!
Ep.7


__ADS_3

"kir ikut gue yuk"kata khansa sambil menarik kiren bangun


"e,eh kemana khan?"tanya kiren yang membuat novel nya jatuh


"ketempat rahasia gue, gue mau berbagi itu sama saudara gue"jawab khansa


"hah tempat rahasia?"tanya kiren dengan bingung


khansa membawa kiren ketempat pintu di mana pintu itu tidak terlihat karna gambar pintu itu menyamai dinding kamar khansa warna hitam


"ngapain berdiri di dinding sih khan"tanya kiren lagi dengan bingung


"shttt diem"kata khansa


khansa pun membuka pintu itu dan terbuka ia pun memegang tangan kiren dengan erat supaya tidak terpisah


"khan gelap gue takut"kata kiren


"tenang kir gue pegang tangan lo kok"ucap khansa


"sebenernya kita mau ke mana sih"tanya kiren


"Kiren is silent(kiren diam)"kata khansa


"sorry khansa I'm just afraid of the dark(maaf khansa gue cuma takut gelap)"kata kiren


khansa pun berhenti


"I'm sorry gue gak tau kalau lo takut gelap kir"kata khansa dengan merasa bersalah


"maafin gue kalau gue sifatnya kek anak kecil"kata khansa lagi


"gak papa khan kek nya gue harus mengenal lo lebih jauh"ucap kiren sambil memeluk khansa


kiren pun melepas pelukan nya dan khansa tersenyum lebar, khansa pun langsung memegang tangan kiren dan mereka berdua berdiri di lemari besar dan masuk ke dalam jarak dari pintu itu ke lemari besar itu sedikit agak jauh


"kir tutup mata lo"kata khansa


"ah iya"jawab kiren


"kriettt"suara khansa membuka pintu


"sekarang buka mata lo"ucap khansa


"Okey"ucap kiren


kiren pun langsung membuka mata dan ia terkejut ia melihat dia waktu kecil bersama ibu nya


"khan ini apa?"tanya kiren sambil mata berlinang


"lo kangen ibu lo kan, sekarang kita lagi di tempat lo sama ibu lo ketawa riang"jawab khansa sambil senyum hangat ke kiren


"gi, gimana bisa?"kata kiren dengan tidak menyangka dan menangis


"Lo bisa kok peluk ibu lo dan lo bisa bilang apa aja ke ibu lo, langsung peluk aja"kata khansa


kiren pun berlari ke arah ibu nya dan memeluk ibunya sambil menangis


"bu kiren kangen ibu, kiren sayang ibu kenapa ibu harus ninggalin kiren sama papah? kenapa bu kiren sayang sama ibu sayang banget"ucap kiren sambil memeluk ibunya dengan erat dan menangis


"maafin ibu kir, ibu juga sayang sama kamu dan papa kamu yang pinter ya sama papa jangan nakal"kata ibu kiren dan ibu kiren pun pergi bersama kiren waktu kecil menghilang


"IBUUUUUUUUUU!!!!"teriak kiren


"khansa gue mohon bawa ibu gue kembali ke sini gue mau meluk dia lagi gue mohon"kata kiren sambil memohon ke khansa


"kir ini cuma mimpi bangun"ucap khansa


kiren pun langsung bangun dengan air mata yang membasahi wajah nya


"kir lo udah bangun lo tadi nangis sambil nyebut ibu lo"kata khansa sambil menyodorkan air putih ke kiren


"nih minum dulu"ucap khansa


"makasih khan, gue tadi mimpi ketemu ibu gue dan itu nyata banget lo yang ngebawa gue ke sana ke masa lalu gue dan ada lemari besarr banget itu gue gak tau apa"kata kiren sambil menjelaskan dengan cepat


khansa pun memegang jidat kiren


"kek nya lo sakit mana mungkin gue punya begituan kir"ucap khansa


"(gue yakin deh itu nyata banget)"kata hati kiren


"yaudah keluar yuk"kata khansa


"i, iya ayo"jawab kiren


kiren dan khansa pun keluar dari kamarnya dan mendatangi bunda khansa dan om reno di ruang tamu yang lagi ngobrol, mereka gak sengaja nguping pembicaraan bunda mirna dan om reno


"kita tentukan tanggal pernikahan nya di hari ulang tahun khansa aja gimana"tanya bunda mirna


"seterah kamu aja aku seterah ngikut kamu aja"jawab om reno dengan senyum


"kita pilih dulu tempat wedding nya"ucap bunda mirna


"itu sudah ku tentukan, dan kamu tinggal pilih baju pengantin kamu yang indah"kata om reno


"papa lo bisa romantis juga ya"ucap khansa


"shtttt"kiren yang nyuruh diam


"ren aku ingin menjodohkan khansa biar nanti dia ada yang jaga"ucap bunda mirna


"dijodohkan? ngomong-ngomong soal di jodohkan aku juga menjodohkan kiren mir"ucap om reno

__ADS_1


"Apa kita berdua mau dijodohkan"kata kiren dengan kesal


"gue gak mau, nanti kalau cowok nya playboy tukang selingkuh kaya di komik gue gak mau"ucap khansa


"yaelah lo mah kebanyakan baca komik jadi kek gini, tapi bener juga sih"kata kiren


"gue gak mau"kata khansa


"apalagi gue, kan kita berdua masih SMA kelas 1 masih lama 2 tahun lagi untuk kita lulus"ucap kiren


"kalau cowok nya ganteng gak papa kok"ucap khansa


"Uh dasar lo khan"ucap kiren


"kir bunda gue sama papa lo mana kok gak ada"kata khansa


"eh iya juga, gara-gara lo kan jadi hilang"kata kiren


"kiren khansa ngapain sembunyi kalian nguping ya"tanya bunda khansa yang tiba-tiba di belakang khansa dan kiren


"iya kalian ngapain"tanya om reno juga yang di belakang bunda khansa


"Kiren nih bun om kiren yang ngajak sembunyi haha"jawab khansa


"kok gue bukannya elo ya"bisik kiren


"udah ayo kita duduk"ujar bunda khansa dengan lembut


"iya bun"ucap khansa


mereka semua pun duduk di ruang tamu semuanya merasa canggung satu sama lain berdiam selama 10 menit


"ehem kok pada diam sih"kata om reno


" kiren mau beli es krim dulu ya sama khansa, ayo khan"ucap kiren sambil memegang tangan khansa dan langsung keluar dari rumah


"Mir kalau kita sudah menikah gimana kalau kita pindah ke australia"ucap om reno


"anak-anak gimana ren?"tanya bunda mirna


"anak-anak ikut kita, kalau misalnya mereka gak mau ikut kita berdua aja kalau masalah uang kita bisa kirim kan"jawab om reno


"Masalah nya aku gak bisa ninggalin khansa kalau dia kenapa-napa gimana ren kamu gak mikir apa"kata bunda mirna


"ada kiren yang akan menjaga khansa karna kiren itu akan menjadi kakak yang baik buat khansa mir, kita bujuk aja mereka berdua untuk ikut pindah ke australia"kata om reno


"ta,tapi kamu kenapa tiba-tiba ingin pindah ke australia"tanya bunda mirna


"pekerjaan ku pindah ke australia selama 3 tahun jadi kita bisa pulang ke indonesia"jawab om reno


"kita bilang dulu ke anak-anak ya ren"kata bunda khansa


setelah itu khansa dan kiren ke toko es krim dekat taman


"kir kok lo tiba-tiba pengen es krim"tanya khansa


"kita makan di toko es krim nya langsung aja ya, ngadem di dalam"kata khansa


"haha iya khan, eh itu toko es krim baru kan kok unik ya lucu gitu ayo ke sana khan"ucap kiren sambil berlari ke tempat toko es krim terbaru


"kir tungguin gue!"teriak khansa, khansa pun juga berlari mengejar kiren, setelah selesai berlari mereka berdiri di depan toko tersebut


"Wuahh lucu banget ada boneka panda nya"kata kiren sambil memegang boneka panda itu di jendela toko es krim itu


"Hosh hosh hosh! kir kebiasaan deh lari, kan gue cape"ucap khansa sambil ngos ngossan ke capean


" bentar gue beliin minuman di sana tunggu ya lo duduk aja di luar sini baru kita masuk ke dalem, awas jangan masuk sebelum sama gue"kata kiren dengan cepat dan panik, kiren pun langsung membeli minuman


"haha kiren-kiren gue gak selemah itu kali"gumam khansa


khansa pun melihat ke arah jendela dan melihat gavin yang tengah bekerja melayani pelanggan


"Loh itu kan gavin? dia kerja"ucap khansa


"Khansa nih gue dapet minuman nya"teriak kiren


"Woi jangan teriak malu gua kir"kata khansa


"Haha sorry-sorry nih minum dulu biar gak haus, habis itu kita ke dalem"ucap kiren


"makasih kir minuman nya"ucap khansa


khansa pun langsung meminum air yang di beli kiren


"udah?"tanya kiren


"udah"jawab khansa


"ayo kita masuk pengen makan es krim gue haha"kata kiren


"iya ayo"ucap khansa


mereka berdua pun masuk ketika masuk ada seorang badut keluar dari arah pintu


"Ba, badut?"gumam kiren


"kir kenapa diem badut nya mau lewat"kata khansa


kiren pun langsung mengira badut itu akan membunuh nya dan ia berteriak sampai membuat orang bingung


"kir lo kenapa teriak? jangan-jangan lo Coulrophobia"ucap khansa


"permisi gue minta tolong lo pergi ya"ucap khansa kepada badut itu, badut itupun pergi untuk bekerja untuk menyuruh orang-orang membeli es krim di situ

__ADS_1


"fuh akhirnya pergi, kir bangun lo punya Coulrophobia ya?"tanya khansa


"(tangan nya bergetar dan suara detak jantung nya berdegup kencang)"kata hati khansa


"udah ayo masuk"kata khansa sambil memegang tangan kiren dan membawa masuk ke toko itu, mereka berdua pun duduk dan kiren masih takut entah dia memiliki trauma di masa lalu nya atau apa


"kalian mau pesan apa?"tanya pelayan di situ


"es krim rasa coklat campur vanilla nya satu dan lo mau apa?"tanya khansa ke kiren


kiren tetap menunduk dan merasa ketakutan


"ah emm es krim nya 2 yang rasa vanilla dan coklat"ucap khansa


"ditunggu ya"kata pelayan cewe yang bekerja di situ


"kok gue gak pernah tau kalau lo punya phobia, kenapa lo rahasia in ini"tanya khansa


"gue rasa lo gak perlu tau itu"kata kiren


"gue harus tau karna gue sahabat lo khan"ucap khansa


"karna gue gak mau kalau lo bakal malu jadi adek gue suatu hari nanti karna gue punya phobia kek gini"kata kiren


"gak kir ngapain coba gue malu, udah sekarang lo tenangin diri lo dulu"ucap khansa


"iya"ucap kiren, es krim nya pun datang


"Ini es krim nya"kata pelayan itu


"maka..."ucap kiren dengan melihat yang pelayan itu ternyata itu gavin


"Ga, gavin lo kerja di sini"tanya kiren


"haha iya"jawab gavin


"duduk dulu gav ngobrol sama kita"kata khansa


"iya"kata gavin, gavin pun langsung duduk


"Lo ternyata kerja di sini, pekerja keras banget"gumam kiren


"toko ini milik bokap gue, gue dipaksa sama bokap gue buat ngurusin toko es krim ini"ucap gavin


"jadi ini milik bokap lo"ucap kiren


"iya, gue malas ngurus toko es krim yang gak mau gue urus"kata gavin dengan dingin


"gimana kalau gue sama khansa bantuin lo kerja di sini juga gak papa kan"kata kiren


"i,iya gak papa"jawab gavin


"khan lo mau kan kerja di sini"kata kiren sambil menoleh ke arah khansa, ternyata khansa lagi makan es krim dengan lahap


"astaga khansa lo kok makan es krim nya duluan sih"ucap kiren


"habis kalian ngobrol mulu gue kan pengen makan es krim nya, udah makan es krim nya keburu cair"kata khansa


"eh iya, gav lo gak mau es krim nya"tanya kiren


"gak usah"jawab gavin


kiren pun langsung makan es krim nya begitu pun khansa, gavin melihat kiren makan dengan lahap sampai-sampai es krim nya nempel di bibir kiren


"kenapa sih lo ngeliatin gue kek gitu?"tanya kiren ke gavin


"itu ada es krim di bibir lo"jawab gavin dengan senyum


"hah mana?"tanya kiren dengan mencari-cari es krim yang ada di bibir nya


"gak ada"kata kiren


"haha ini di sebelah kiri es krim nya bentar gue bersihin pake tisu lo diem"ucap gavin, gavin pun mengambil tisu dan mengelap es krim nya di bibir kiren


"(paan nih kok jantung gue berdegup kencang sih)"kata hati kiren


"ehem ehem mesra banget"kata khansa


kiren dan gavin pun diam dan terlihat canggung satu sama lain, setelah selesai makan es krim kiren sama khansa pun pulang


"em gavin gue sama khansa pulang dulu ya bye"ucap kiren


"bye gavin"ucap khansa


"bye"kata gavin sambil melambaikan tangan nya ke mereka berdua


khansa dan kiren pun berjalan kaki ke rumah dan gak kerasa sudah mulai sore mereka berlari menuju rumah, sesampainya di rumah om reno dan bunda mirna berdiri di luar nungguin kiren dan khansa


"kalian dari mana aja baru pulang?"tanya bunda mirna


"makan es krim bun di sana ada toko es krim yang baru buka"jawab khansa


"bunda pengen juga deh ke sana"ujar bunda mirna


"tante juga pengen ke sana nanti kita bareng-bareng ke sana ya"kata kiren


"iya"ucap bunda mirna


"kiren ayo kita pulang udah sore"kata om reno sambil menunggu di mobil


"eh iya, tante, khansa saya pulang dulu ya dahh"kata kiren, kiren pun langsung masuk mobil


"hati-hati ya"ucap bunda mirna

__ADS_1


"dahh"teriak kiren


mobil om reno pun langsung berjalan ke arah pulang, dan khansa dan bunda nya pun masuk ke rumah karna sudah sore


__ADS_2