Garuda Dan Ciwi-ciwi Cantik

Garuda Dan Ciwi-ciwi Cantik
16


__ADS_3

drtzz...drtzz...drtzz...


Getaran dari ponsel Qila mengalihkan konsentrasinya dari pelajaran yang sedang berlangsung.


Aqila Amalia adalah salah satu anggota Ciwi- ciwi Cantik. Aqila gadis yang imut berambut pendek bertubuh mungil, berhidung mancung dan sedikit lebih manja dari anggota Ciwi-ciwi Cantik yang lain.


"OMG...OMG...OMG...!" Teriak Aqila kaget. Ia berdiri dari kursinya sambil menutup mulutnya, ketika melihat pesan WhatApps yang baru masuk ke hapenya. Perhatian semua murid yang ada dikelas itu yang tadinya tenang menghadap papan tulis dan hikmad pada pelajaran seketika beralih kepada Aqila, termasuk Pak Mulyono guru matematika.


"Ada apa Aqila?!." Tanya Pak Mulyono tegas. Pak Mulyono termasuk salah satu guru killer disekolah itu dan dia tidak suka bila saat dia mengajar ada gangguan macam apapun.


"Ma...Maaf Pak." Jawab Aqila gugup dan sedikit malu akan kelakuannya yang mengganggu konsentrasi murid lainnya. Tapi tak menutupi kebahagian yang sedang melandanya karena pesan WhatApps tadi.


"HU....!" Sorak semua murid akan kelakuan Aqila.


"Wek..." Aqila mejulurkan lidahnya membalas sorakan teman-temannya.


"Cukup!. Kita lanjutkan lagi materinya!." Perintah Pak Mulyono memutus keributan. Murid-murid kembali berkonsentrasi pada materi yang diberikan Pak Mulyono.


*****


Teet...Teet...Teet...


Bel sudah berbunyi para siswa berhamburan keluar kelas untuk istirahat. Istirahat kali ini para Ciwi-ciwi cantik memutuskan untuk berkumpul dikantin.


"Tadi pelajaran Pak Mulyono lo kenapa teriak-teriak gag jelas?" Tanya Syahla penasaran.


"Oh... itu karena Kalian harus beri gue selamat!."


"Buat?." Tanya Kristal.

__ADS_1


"Buat..." Aqila tidak melanjutkan kata-katanya. Ia melihat wajah para sahabatnya yang serius dan antusias ingin mendengar kelanjutan dari kata-katanya.


"Buat apa sih?" Tanya mila penasaran.


"Apaan Qila?" Tanya Rasti juga.


"Iya ni. Qila bikin penasaran aja!." Tambah Cindy.


"Buat Gue, karena Gue..." Aqila kembali mengantungkan ceritanya sembari melihat satu persatu wajah serius dari para sahabatnya. Mereka kompak menajamkan telinga pendengaran mereka untuk bersiap mendengar cerita Aqila kembali.


"Aqilaaaaa!!!." Teriak jengkel semua angota Ciwi-ciwi cantik lantaran Aqila tak kunjung menyelesaika ceritanya. Sementara Aqila hanya tertawa melihat tingkah para sahabatnya yang jengkel padanya.


"Hissss...." Ucap Cindy dengan menggertakkan rahangnya bukan marah melainkan karena gemas akan tingkah sahabatnya itu.


"Is... Bikin Geram aja ni si Qila!" Cetus Mila dan Rasty.


"Jadi apaan Qila sayang..., kita harus kasih lo selamat buat apaan?" Syahla ikut bicara sembari mengalungkan lengannya pada Aqila dan mencubit gemas pipi Aqila.


"Maksudnya?" Tanya Kristal heran.


"Karena Garuda ngajak gue dinner malam minggu nanti. Jadi otomatis pemenang taruhan ini gue dong!!" Teriak Aqila girang.


"WHAT!. Seriusan?" Cindy tak percaya. Karena Cindy yang paling banyak modusin Garuda supaya bisa menang dalam taruhan ini.


"Iya. Tadi Garuda WhatApps gue bilang ngajak ngedate ntar malming" Aqila menyodorkan hapenya ketengah meja dan memperlihatkan isi WhatApps Garuda.


Semua anggota Ciwi-ciwi cantik melihat isi WhatApps itu. Ada sedikit rasa tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Mengingat bagaimana perlakuan Garuda saat menanggapi modusan para Ciwi-ciwi Cantik, tapi itu semua tak menjadi masalah asal reputasi mereka tetap aman ditempatnya.


Namun berbeda dengan Kristal. Ia merasa heran akan sikap Garuda yang katanya tak suka terlibat dengan taruhan Ciwi-ciwi Cantik tapi malah mengajak dinner dan ngedate Aqila.

__ADS_1


"Cie... Selamat ya Qila!. Hari ini lo terpilih jadi Queen of Ciwi-ciwi Cantik." Ucap Syahla memberi selamat.


"Thanks." Jawab Aqila dengan senyum. "Jadi siap-siap terima list permintaan gue ya!." Aqila mengingatkan.


"Ok!." Jawab Syahla mewakili teman-temannya. Tak terasa bel masukpun berbunyi menandakan pelajaran jam selanjutnya akan dimulai. Mereka bergegas menuju kelas masing-masing. Saat tengah asik bercanda dan berjalan menuju kelas, Syahla, Aqila dan Kristal menghentikan langkah kaki mereka karena ada panggilan dari belakang mereka. Namun panggilan itu kurang mengenakan dan mengusik telinga mereka.


"Heh cewek aneh!." Ketiga cewek itu membalikan badan untuk melihat siapa yang menyebut mereka cewek aneh.


"Garuda" Batin Syahla. Sebenarnya Garuda ingin memanggil nama Syahla, tapi Ia urungkan karena menurutnya Syahla selalu jadi sosok yang berbeda saat di sekolah dan diluar sekolah di mata Garuda.


"Hai Garu" Sapa Kristal dan hendak menghampiri Garuda.


Namun Garuda malah berjalan melewatinya tanpa menjawab sapaannya. Garuda berjalan kearah Syahla setelah berdiri didepan Syahla, Garuda mengambil tangan Syahla dan meletakkan gelang Syahla yang putus karena rapuh itu ditelapak tangannya. Syahla terkejut dan menatap gelang rajut yang sudah putus itu. Mungkin menurut kebanyakan orang gelang rajut seperti itu tidak terlalu berharga. Tapi tidak untuk Syahla karena gelang itu satu-satunya pemberian ibunya.


Tanpa menunggu ucapan terima kasih dari Syahla. Garuda melangkah pergi ke kelasnya. Syahla hanya diam dan menatap punggung Garuda yang sudah mulai menjauh tanpa berbicara apapun. Ia ingin mengucapkan terima kasih namun urung ia ucapkan, karena ia sedang menjaga hati sahabatnya, Kristal agar tidak terluka.


Kristal mematung dan merasakan sakit yang amat sangat akan perlakuan Garuda terhadapnya. Ia sendiri juga bingung kenapa ia bisa jatuh, sejatuh- jatuhnya akan sosok Garuda. Aqila kemudian menghampiri Kristal dan menyentuh tangan Kristal, namun segera ditepisnya kasar tangan Aqila dan berlari melewati Syahla dengan wajah marah.


Flash back on...


Saat Garuda berjalan untuk masuk kelas. Ia lebih memilih berjalan dibelakang Syahla, Aqila dan Kristal, untuk memperhatikan Syahla dari dekat. Namun saat berjalan Ia melihat benda yang jatuh dari pergelangan tangan Syahla, Tanpa Syahla sadari. Ia memungut gelang itu. Ia melihat gelang rajut itu dan terajut nama Lala disana.


Flash back off...


Aku kasih visualnya Aqila dulu ya gengs. karena yang lainnya belum nemuin yang pas.


Ni Aqila waktu rambutnya agak panjangan dikit ya gengs...


Nah segini dulu ya...

__ADS_1


Happy reading 😁😁😁


__ADS_2