Garuda Dan Ciwi-ciwi Cantik

Garuda Dan Ciwi-ciwi Cantik
9


__ADS_3

Pagi ini mentari bersinar dengan cerahnya memberikan kehangatan pada penduduk bumi setelah seharian kemarin diguyur hujan. Hari ini adalah hari minggu waktunya untuk berkumpul para anggota Ciwi-ciwi cantik. Semua anggota Ciwi-ciwi cantik sudah berkumpul dicafe x. Topik hangat yang sedang mereka perbincangkan adalah tentang proses PDKT para anggota Ciwi-ciwi cantik dengan seorang Garuda Keanu Prihadi.


**Cafe Γ—**


"Waktu kita tinggal seminggu lagi nih buat tentuin siapa pemenang dari taruhan kali ini" Ucap Syahla membuka percakapan Mereka.


"Bener juga, tinggal seminggu lagi ni. Tapi tu cowok susah banget dideketin. Padahal gue udah nurunin tu gengsi gue didepan tu cowok dan anak-anak yang lain" Tutur Rasti


"Mana Songong lagi tu cowok" Tambah Aqila.


"Jika bukan menyangkut reputasi Ciwi-ciwi cantik yang selalu bisa taklukkin cowok, gue mah ogah kalo harus berurusan sama tu cowok dinginnya kek beruang kutub" Tutur Cindy.


"Bener tu, mana tu cowok gag pekaan lagi, nyebelin jadinya" Mila menambahi.


*Flash back on...


Saat pertemuan Garuda dan Syahla dilapangan basket kala itu. Saat yang sama juga sedang ada latihan cheerleaders. Saat Garuda dan Haikal melintas tiba-tiba salah seorang dari memeber cheers yang sedang melakukan atraksi entah karena kurang konsentrasi atau memang modusnya tiba-tiba saja terjatuh tepat saat Garuda dan Haikal akan melintas.


HAP


Garuda yang sigap lantas menangkap tubuh Cindy supaya tidak terjatuh kelantai lapangan yang keras itu. Pada saat itu Haikal langsung memberitahu kepada Garuda bahwa cewek yang sedang dibopongnya kini adalah salah satu anggota Ciwi-ciwi cantik.


"Ni cewek namanya Cindy salah satu anggota Ciwi-ciwi cantik. Bisik Haikal pada Garuda.


Seketika itu Garuda langsung melepaskan tangannya dari tubuh Cindy.


BRUGH


Tubuh Cindy sudah mendarat dengan sempurna dilantai lapangan yang keras itu.


"Aw..." Pekik Cindy kesakitan sambil mengelus pa***nya yang tadi beradu dengan lantai lapangan.


"Kok lo malah jatuhin gue gimana sih?" Tanya Cindy yang masih terduduk di lantai lapangan.


"Salah lo sendiri gag hati-hati. Lagian berat juga badan lo" Jawab Garuda.


Sejurus kemudian Cindy mengulurkan tangannya meminta bantuan pada Garuda supaya membantunya berdiri.


"Bantuin dong" Pinta Cindy dengan manja.


"Ogah!." Jawab Garuda, berlalu pergi. Sedang teman-teman Cheers yang lain sedang berkasak-kusuk menertawakan Cindy yang dicuekin oleh Garuda karena baru kali ini ada yang menolak berurusan dengan Ciwi-ciwi cantik.


Haikal yang saat itu masih disana berinisiatif untuk membantu Cindy berdiri setelah itu Haikal langsung bergegas menyusul Garuda.


"Gila lo Garu, main jatuhin aja tu anak orang. Kasihan tau" Tutur Haikal pada Garuda.


"Itu sih salah dia sendiri gag hati-hati, lagian lo kok gag kasihan sama gue, malah kasihan sama tu cewek. Kan yang mereka mainin tu gue. Lo tu temen mereka apa temen gue hah?."


"Ya... bukanya gitu. Tapikan kasihan tu anak orang."

__ADS_1


"Gue tau dia anak orang, siapa bilang anak kucing. Lagian bodo amat mau sakit apa nggak bukan urusan gue." Tutur Garuda.


Flash back off...


"Uhh... bikin gregetan banget kan tu cowok" Tutur Cindy menceritakan pengalamannya.


"Lo gitu. Lha gue" Tutur Mila.


"Emang gimana cerita lo" Tanya Mereka penasaran.


"Jadi gini ceritanya..."


Flash back on...


Waktu itu saat diperpustakaan saat Mila akan mengambil buku yang ingin ia baca karena tubuhnya yang mungil dia sulit untuk menggapai buku yang letaknya di rak paling atas, sedang saat itu garuda tengah bersama Haikal sedang membaca buku yang menurutnya menarik untuk dibaca.


"Noh satu lagi anggota ciwi-ciwi cantik namanya Mila adriana" Tutur Haikal manunjuk Mila yang masih sibuk mengapai buku.


Mila yang saat itu mengetahui Garuda disana sontak melancarkan jurus modusnya meminta bantuan Garuda.


"Tolong ambilin buku itu dong" Tutur Mila dengan dibuat semanis mungkin walaupun aslinya memang manis.


Garuda yang tau akan modus Mila saat dimintai tolong itu pun berdiri, namun dia berdiri bukan untuk membantu Mila melainkan memberitahu seorang murid lain yang kala itu memandang kagum pada sosok Mila.


"Cewek itu minta bantuan lo tu, katanya kalo lo mau bantuin tu cewek, dia mau ajak lo jalan." Ucap Garuda pada Murid yang kagum pada Mila. Lantas cowok itupun berdiri dan mengambilkan buku dan memberikannya pada Mila. Mila yang merasa modusnya gagal pun lansung pergi dari perpustakaan.


"Dan kalian tau gag yang ngambilin buku siapa" Tutur Mila dengan hebohnya.


"Siapa emank?" Tanya Mereka serempak penasaran.


"Ampas yang nolongin gue ambilin tu buku."


(Ampas adalah salah satu anak bahasa yang kagum akan sosok mila, namun sayang Ampas dalam pembagian kegantenga kurang beruntung jadi hanya kebagian sedikit, dan lagi dia jorok karena suka ngupil dan ditempelin dibawah-bawah meja πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†).


Mendengar nama Ampas disebut lantas mengudang gelak tawa para anggota Ciwi-ciwi cantik yang lain.


"Ha...ha...ha..." Tawa mereka pecah.


"Ye... temen dipermaluin gitu malah pada ikut ngetawain, gimana sih!." Tutur Mila ngambeg.


"Abisnya lucu sih. kok jadi Ampas yang nolongin." Ucap Cindy dengan tawanya.


"Kalian baru gitu doang, Lha gue udah nurunin harga diri gue buat minta nomor tu cowok malah yang dikasih ke gue no temen yang duduk disebelahnya. Bete deh ama tu cowok. mana pas gue minta pas kantin lagi banyak anak lagi. Gue kira gue udah berhasil tu dapetin nomorya. Eh ternyata selama seminggu ini gue WhatsAapan ma tu temen sebangkunya. Haikal." Rasti menceritakan pengalamannya. Tak ayal cerita Rasti juga mengundang gelak tawa anggota yang lainnya.


"Emank lo gag lihat foto profilnya siapa?" Tanya Mila.


"Foto profilnya tu foto mereka berdua, ya jadi gue kira tu no. beneran no dia eh ternyata gue malah dikerjain ma tu cowok Uhh... bikin geram aja!." Tutur Rasti kesal.


"Kalo lo gimana Qila?" Tanya Mila.

__ADS_1


"Sama aja gue juga gagal tu untuk deketin tu cowok. Gue modusin dia ni pas dia mau lewat terus gue jatuhin tu buku gue, gue kira bakal diambilin ya, ya emang sih diambil tapi kalian tau gag buku itu gag dikembaliin ke gueβ€”"


"Trus dikemanain tu buku?" Tanya Rasti memotong cerita Qila.


"Tu buku malah dimasukin ke tempat sampah gaes!. Songongkan tu cowok!. Pengen gue jitak kepala tu cowok." Tutur Qila geram.


"Kalo lo gimana La" Tanya Kristal.


"Kalau Lala mah gag usah ngapa-ngapain juga tu cowok yang GEER sendiri." Jawab Aqila mewakili Syahla.


"Gimana ceritanya?" Tanya keempat teman lainnya.


"Jadi gini ceritanya...."


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


TBC.


Happy Reading...☺️☺️☺️


^Wassalamu'alaikum wr.wb.^

__ADS_1


__ADS_2