Gedung Sekolah

Gedung Sekolah
episode 10


__ADS_3

sato&suisei:"Kami berjanji akan menerima apapun hukuman itu, karena kami telah bersalah"


ibu:"Bagus, jangan seperti Ayah kalian yang terus-terisan merengek minta ampun jika di hukum atas kesalahannya"


suisei:"Baik Bu"


ayah:"Kenapa aku juga jadi di bawa-bawa ke dalam masalah ini, padahal yang di rugikan itu aku, karena mereka memakai kartu krditku tanpa sepengetahuan, aku sampai hampir jantungan melihat tagihan kartu kreditnya"


ibu:"Iya deh, aku minta maaf, tapi salahmu sendiri, suruh siapa naruh dompet sembarangan dan itu brankas dan bank pribadi gunanya untuk apa?"


ayah:"Emmmm, buat.... buat.... ahhhh, itu biar kamu gk capek buat kesana-kemari dari bank dan biar aku gk terlalu lama nunggu kamu ambil uang di bank"


ibu:"Jadi selama ini uangku yang hilang itu kamu yang masukkan ke bank pribadi!"


ayah:"I-iya, karena aku kira kamu bakalan senang kalau aku kasih tau bahwa bank pribadi itu aku hadiahkan ke kamu, sayangku"


ibu:"Udahlah gk usah gombal, nanti waktu pulang ke Rumah kamu juga akan kena hukuman karena ambil uangku tanpa izin"

__ADS_1


ayah:"Ta-tapi"


ibu:"Gk ada tapi-tapian coba contoh anak-anak, mereka aja mau mengakui kesalahan dan menerima hukuman dan kamu yang seorang bos mafia malah merengek minta ampun seperti ini, apa kamu gk malu di depan anak-anak!"


ayah:"Aku kan gk pernah malu kalau nunjukin kemesraanku untukmu meskipun itu di hadapan umum sekalipun"


suisei:"Ayah, Ibu, aku ingin memberitahukan sesuatu yang penting kepada kalian"


ibu:"Apa itu Suisei"


suisei:"Besok Kakek dan Nenek akan datang"


sato:"Teruskan obrolan ini saat perjalanan pulang saja, sekarang kita sudah sampai apa kalian mau tetap di dalam mobil?"


sato:"Ibu yang tercantik, mari saya bantu turun dari mobil"


ayah:"Hanya ibu saja? Ayah gk dibantu?"

__ADS_1


soto:"Sana minta tolong aja ama Suisei"


ayah:"Suisei"


suisei:"Turun aja sendiri, kalau bantu Ibu turun aku bakalan mau tapi kalau bantu Ayah lebih baik gk usah"


Setelah itu ayah langsung berdiskusi dengan para pekerja proyek konstruksi untuk menghentikan renovasi Sekolah tersebut, aku melihat beberapa dari mereka sedang bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi, tapi aku yakin bahwa Ibu dan Suisei juga tau itu.


ibu:"Sebenarnya yang membeli gedung Sekolah lama ini adalah Anak saya bukan suami saya, dan anak say aingin proyek ini di hentikan sehingga kami tidak bisa berbuat apa-apa"


suisei:"Maafkan kami, karena adikku ini memang keras kepala"


sato:"(Kenapa kalian semua jadi menyalahkanku)"


suisei:"(Hmmmm)"


ibu:"Karena kamu memang salah Soto tapi ada orang yang lebih bersalah dalam kasus ini, iya kan SAYANG"

__ADS_1


aku tidak tau bahwa ternyata Ibu dan Suisei lebih peka dari dugaanku, berbeda dengan Ayah yang tidak peka dengan perasaan orang lain tetapi lebih peka jika ada musuh yang mengancamnya, Suisei, Aku, Ibu dan juga Hoshi memiliki kepekaan terhadap perasaan orang lain dan juga bahaya yang mengancam, sedang kan Ayah dan Mizuumi hanya peka terhadap ancaman bahaya, oleh karena itu Ayah lebih sering di hukum oleh Ibu karena dia tidak peka akan perasaan Ibu.


...…BERSAMBUNG…...


__ADS_2