
Setelah kejadian itu aku memutuskan untuk pindah dari rumahku yang ada di Jepang ke rumahku yang ada di Inggris, sekarang aku berumur 23 tahun dan aku memutuskan untuk tinggal sendirian di rumahku yang berada di Inggris.
sato:"Semoga aku bisa melupakan kejadian itu."(tersenyum menatap ke arah langit)
Ya, aku berharap bisa melupakan semuanya tentang dia dengan pindah ke sini tapi ternyata semua itu sia-sia aku tetap tidak bisa melupakannya meskipun aku sudah pergi dari negara itu, dan aku masih berharap agar dia bisa mengingatku meski dia sudah bereinkarnasi.
sato:"Andai saja kamu ada di sini sekarang, mungkin aku sudah bahagia bersama denganmu dan tidak lari dari kenyataan yang pahit ini."
sato:"Tapi itu semua hanyalah keinginan dan harapanku."
Aku sadar bahwa semua itu sepertinya tidak akan pernah terjadi tetapi aku masih terus berharap agar dia bisa bersamaku.
Setiap malam aku selalu memimpikan dia hingga sulit untuk tidur,mungkinkah ini adalah hukuman dari tuhan untukku.
sato:"Aku akan pulang ke Jepang besok"
KEESOKAN HARINYA
__ADS_1
Aku memutuskan untuk pulang ke Jepang, karena baik di Jepang atau di Inggris aku tetap teringat akan dirinya.
Saat setelah mendarat di Jepang aku melihat seseorang yang mirip dengan gadis itu dan dia juga dengan saudara perempuannya yang mirip dengan kembaranku, saat itu aku ingin memanggil dan menyapa mereka tapi aku seperti ditahan oleh suatu rasa penyesalan dan juga rasa takut dilupakan.
Sehingga aku mengurungkan niatku dan langsung memanggil para pengawal untuk menjemputku.
sato:"Halo, segera siapkan mobil yang paling sederhana dan segera jemput aku di bandara, aku tidak ingin kalian semua mengawalku aku hanya mau 1 pengawal yang menjemputku"
para pengawal:"Baik, tuan muda" (serentak berbicara di telepon)
para pengawal:"Tuan Muda"
sato:"Ke-kenapa kalian semua kesini."
pengawal 1:"Kami semua ingin menjemput tuan muda dan kami tidak ingin ada perkelahian jadi kami memutuskan untuk menjemput tuan muda bersama-sama"
pengawal 2:"Sebenarnya tadi kami sudah melakukan undian untuk menentukan siapa yang menjemput tuan muda, tapi yang tidak terpilih langsung marah dan pergi dari ruang latihan jadi kami langsung mengejar dan membujuk mereka agar bisa bersama-sama menjemput tuan muda"
__ADS_1
sato:"Baiklah, Ayo kita segera pulang"
sato:"Tapi tadi aku menuruh kalian membawa mobil yang paling sederhana kenapa kalian mengambil mobil kesayangan ayah yang paling mahal?"
sato:"Apa kalian tidak takut kalau ayah akan membuat leher dan tubuh kalian terpisah?"
Pengawal 3:"Sebenarnya, Ini perintah dari beliau agar kami membawa mobil kesayangannya untuk menjemput tuan muda dan beliau juga mengancam akan mematahkan semua tulang kami jika kami tidak menggunakan mobil kesayangannya untuk menjemput tuan muda"
Pengawal 4:"Beliau juga mengatakan jika tuan muda tidak mau naik mobil kesayangan beliau maka beliau akan menyita semua aset yang tuan muda miliki"
sato:"Dasar, pak tua Sialan, dia selalu saja mengamcam"
Sato:"Baiklah, kalau begitu aku akan duduk di mobil kesayangannya."
Akhirnya aku terpaksa menuruti perintah Pak tua sialan(Ayahku) yang menyuruhku untuk duduk di mobil kesayangannya, dikarenakan jika dia sudah memberikan ancaman maka akan dilaksanakannya jika tujuannnya tidak terlaksanakan dengan baik dan sesuai dengan keinginannya.
......BERSAMBUNG......
__ADS_1