
suisei:"T-tapi Bu, besok aku harus pergi ke perusahaan bersama Sato untuk menggantikan Ayah, karena Ayah akan menjemput Kakek dan Nenek, itu semua juga sudah di konfirmasi oleh Ayah"
ibu:"Kalau begitu berarti tinggal Hoshi dan Mizuumi yang harus diajak"
Saat itu kebetulan Mizuumi sedang lewat dan mendengar sedikit pembicaraan antara Ibu dan Kakaknya.
Muzuumi:"Maaf, tapi aku menolak, karena besok aku dan kak Hoshi harus menyelesaikan tes penting dari guru privat kami"
ibu:"Baiklah Ibu mengerti, tapi apa tes itu tidak bisa diundur sebentar demi Kakek dan Nenek kalian?"
Mizuumi:"Tidak, karena aku sudah berusaha keras membujuk guru les privatku dan kak Hoshi agar dia mau memberikan tes ini kepada kami"
ibu:"Memangnya tes apa yang sepenting itu?"
Mizuumi:"Itu adalah tes tentang cara mengobati pasien yang terluka dengan ramuan herbal dan membuat racun untuk membunuh musuh"
ibu:"Ternyata kalian semua sudah berkembang secepat itu, kalau begitu tetap fokus untuk belajar dan semangat untung menggantikan Ayahmu"
suisei&Mizuumi:"Iya Ibu"
__ADS_1
Keesokan harinya Ayah dan Ibu sudah berangkat menjemput Kakek dan Nenek, Hoshi dan Mizuumi sudah belajar dwngan keras sebelum tes itu, jadi aku yakin bahwa mereka pasti bisa, Aku dan Suisei Juga bergegas menuju ke Kantor untuk menggantikan Ayah.
suisei:"Pengawal cepat siapkan mobil"
para pengawal:"Baik, Tuan Muda"
sato:"Kenapa kalian menyiapkan dua mobil bukan satu mobil?"
pengawal 1:"Karena Tuan Muda Suisei mengisyaratkan untuk menyiapkan dua mobil"
sato:"Ooo, jadi kakak tidak mau se-mobil denganku, kalau begitu aku mau pilih mobil yang berwarna Merah ini!"
sato:"Tunggu dulu, bukannya itu adalah hadiah dari Ibu waktu aku ulang tahun yang ke-16"
sato:"Jangan coba-coba menyentuhnya jika tidak"
suisei:"Astaga, aku tidak sengaja menggoresnya"
Saat itu aku sangat marah karena dia mencoba memancing emosiku dengan hadiah yang di berikan oleh Ibu sehingga tanpa mengatakan apapun aku langsung melemparkan pisau yang selalu terselip di pinggangku, dan aku tidak menyangka bahwa pisau itu tepat menancap di pembuluh darah tangan Suisei,dan itu langsung membuat Suisei pingsan.
__ADS_1
sato:"Suisei... Suisei jangan tidur cepetan buka mata, maafkan aku Suisei"
sato:"Cepat kalian telpon Rumah Sakit Pribadi agar segera mengantarkan bantuan medis dan jika sampai mereka terlambat maka kalian semua juga akan ikut mati"
para pengwal& pelayang:"Baik, Tuan Muda ke-2"
Pengawal 1:"*Halo, dengan pegawai Rumah Sakit Pribadi keluarga Hitori*"
pegawai Rumah Sakit:"*Iya, kenapa anda seperti sangat khawatir*"
pengawal 1:"*Cepat kirimkan batuan medis secepatnya ke kediaman Hitori, ini semua menyangkut nyawa Tuan Muda pertama dan juga nyawa kami semua*"
pegawai Rumah Sakit:"*Baik, saya akan ke sana secepatnya, sebelum itu apa yang terjadi kepada Tuan Muda pertama?*"
pengawal 1:"*Tuan Muda ke-2 melemparkan pisau ke arah Tuan Muda pertama dan pisau itu tepat menancap di pembuluh darah Tuan Muda pertama*"
pegwai Rumah Sakit:"*Cepat lakukan penanganan darurat sebelum kami sampai di sana agar Tuan Muda pertama tidak kehilangan terlalu banyak darah*"
pengawal 1:"Kalian semua cepat usahakan agar pendarahan Tuan Muda pertama berhenti"
__ADS_1