
Verede memberitahukan kepada Sato bahwa ada rumor yang beredar bahwa jika ada seseorang yang datang sebelum 30 menit waktu pelajaran hampir dimulai maka dia akan terus ditemani oleh seorang gadis yang memiliki wajah yang berparas sangat cantik di sebelah kanan wajahnya dan di sebelah kiri wajahnya dia memiliki wajah yang hancur lebur.
sato:"Tapi kenapa anda datang pagi-pagi buta? apakah anda tidak takut dengan rumor itu?"
verede:"Saya selalu datang pagi-pagi buta karena saya memiliki janji kepada seseorang yang sangat berharga bagi saya"
sato:"Memangnya siapa orang itu dan anda berjanji apa?"
verede:"orang itu adalah kakak saya yang telah lama hilang setelah menyelamatkan saya dengan mendonorkan satu ginjalnya untuk saya, satu hari sebelum dia menghilang dia ingin saya berjanji satu hal padanya, dia ingin saya berjanji untuk merawat tanaman yang ada di taman sekolah ini, sehingga saya selalu datang pagi-pagi buta untuk merawat tanaman-tanaman itu"
sato:"Apakah anda sudah bertanya kepada orang tua anda soal hilangnya kakak anda?"
verede:"Saya ingin bertanya kepada mereka tapi setiap saya mendekati mereka, mereka bilang saya adalah anak pembawa sial"
sato:"Apakah Kakak anda lebih diperhatikan oleh orang tua kalian?"
verede:"Benar, karena tubuh kakak sangat lemah"
sato:"Nanti saya akan memberitahukannya, karena sekarang sudah banyak yang orang jadi saya tidak bisa memberitahukannya kepada anda, dan saya harus menyapa mereka"
verede:"Sampai nanti"
Sato pun menyapa guru-guru lainnya.
sato:"Selamat pagi"
bu raina:"Selamat pagi pak Sato"
__ADS_1
sato:"Selamat pagi Bu Raina, saat test masuk kemarin Bu Raina juga berpenampilan elegan dan tidak terlalu banyak bicara"
Tanpa bicara sepatah katapun tiba-tiba Verede langsung menarik tangan Sato.
sato:"Pak Verede kenapa anda tiba-tiba menarik saya?"
verede:"Apakah anda tidak takut berbicara dengan Bu Raina?"
sato:"Kenapa saya harus takut dengan Bu Raina?"
verede:"Ada sebuah desas desus yang mengatakan bahwa Bu Raina adalah anak dari Iblis, Ayah dari Bu Raina adalah seorang Iblis yang telah melakukan perjanjian dengan Ibu-nya"
sato:"Memang apa yang diinginkan oleh Ibu dari Bu Raina?"
verede:"Menurut desas desus yang beredar Ibu dari Bu Raina menginginkan seorang anak yang memiliki kekuatan untuk membaca sifat dan karakter orang lain serta bisa mengendalikan orang lain"
verede:"Bukan hanya itu saja, Bu Raina juga memiliki seorang kakak yang sering sakit-sakitan sehingga Ibu dari Bu Raina melakukan perjanjian dengan Iblis untuk menyembuhkan kakak Bu Raina"
sato:"Lantas Iblis itu meminta balasan apa?"
verede:"Iblis itu meminta Ibu dari Bu Raina untuk mengandung anaknya dan Iblis itu akan kembali untuk mengambil anknya pada saat anaknya sudah berusia 26 tahun"
sato:"Bukannya itu cerita yang menyedihkan?"
verede:"Selama ini baru anda orang yang pertama kali menganggap cerita ini menyedihkan"
sato:"Karena saya tau Bu Raina adalah korban, dia dikorbankan hanya demi menyelamatkan nyawa kakaknya"
__ADS_1
verede:"Itu memang tidak salah"
sato:"Saya permisi dulu sekarang adalah waktunya jam pelajaran saya"
Setelah Sato sampai di ruang seni, Sato hanya melihat 34 murid saja yang mendaftar(Karena banyak yang takut dengan ruang seni banyak yang tidak mau ikut kelas seni oleh karena itu diadakanlah sistem pendaftaran)
sato:"Selamat pagi semua"
murid-murid:"Pagi pak"
sato:"Panggil saya kakak saja"
murid-murid:"Baik kak"
sato:"Baik sekarang bagi yang ingin keluar dari kelas seni saya persilakan"
murid-murid:"......."
Untuk sesaat kelas seni merasa hening dan para siswa-siswi yang mengikuti kelas seni terdiam dan berpikir keras.
fuji:"Kami tidak ingin pergi dari kelas seni karena kami telah memutuskan untuk mendaftar kedalam kelas seni"
sato:"Baiklah jika tidak ada yang ingin keluar maka saya akan memulainya dengan dasar dari seni"
murid-murid:"Baik kak"
sato:"seni adalah karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar biasa"
__ADS_1
...…BERSAMBUNG…...