Gedung Sekolah

Gedung Sekolah
episode 7


__ADS_3

ayah:"Aku tidak mau, aku mohon ampuni aku, sayang"


Setelah itu pintu kamar di kunci oleh Ibu dengan rapat dan terdengar suara cambuk yang sedang diayunkan oleh Ibu, aku bernafas lega setelah mendengar ayah berteriak kesakitan.


Setelah beberapa saat akhirnya mereka keluar, badan Ayah di penuhi oleh luka dan juga berdarah tapi aku tetap senang karena dia tidak mati.


sato:"Ayah, Ibu aku akan pergi ke rumah temanku"


ayah:"Tidak boleh"


ibu:"Kamu boleh pergi ke rumah teman kamu, tapi ingat tetap bawa senjata yang biasanya kamu selipkan di kerah baju"


sato:"Baik bu"


ayah:"Jadi kamu tidak mendengarkan apa yang kukatakan"


sato :"Aku mendengarnya"


sato:"Tapi aku lebih sayang ke pada Ibu daripada Ayah oleh karena itu aku lebih mendengarkan perkataan ibu"


ibu:"aaa.... Anakku yang manis"


sato:"Yasudah, aku pergi dulu"

__ADS_1


sato:"Pengawal siapkan mobil yang paling sederhana"


pengawal:"Baik tuan muda"


Setelah beberapa saat akhirnya aku sampai di gedung sekolah lama itu, aku mengingat waktu yang telah aku habiskan bersama Natsu meskipun itu hanya sebentar.


Tapi saat di Sekolah itu aku melihat Sekolah itu dalam tahap renovasi agar bisa digunakan kembali, sehingga tidak ada seorangpun yang boleh mendekat.


Aku menanyakan siapa yang merenovasi kembali Sekolah ini kepada pekerja yang ada di sana, aku terkejut ternyata yang merenovasi Sekolah ini adalah salah satu kantor cabang milik ayahku.


Setelah mengetahui itu semua aku langsung pulang dengan marah dan mengadukan itu semua kepada Ibu.


sato:"Ibu, belum lama ini aku telah membeli gedung Sekolah lama yang ada di dekat persimpangan, untuk tempatku menyendiri tapi Ayah malah ingin merenovasi kembali Sekolah itu agar bisa digunakan"


ibu:"Tenanglah nak, Ibu akan berbicara dengan Ayahmu"


ibu:"Tapi kamu harus janji 1 hal pada Ibu bahwa kamu akan memperbaiki Sekolah lama itu meskipun itu adalah tempat pribadimu"


sato:"Aku berjanji kepada Ibu, tapi kenapa aku harus memperbaikinya?"


ibu:"Karena di sana adalah tempat pertemuan pertama Ayah dan Ibu juga sahabat Ibu yang bernama ....."


ibu:"Sehingga Sekolah itu juga sangat berharga bagi Ibu, Karena beberapa saat sebelum kelulusan sahabat Ibu yang bernama ..... di tembak tepat di bagian jantungnya oleh penjahat dan dia tidak berhasil di selamatkan"

__ADS_1


sato:"Tapi sekarang Ibu harus berbicara terlebih dahulu dengan Ayah"


Setelah itu Ibu langsung bergegas menemui Ayah.


ibu:"Sayang, kamu bisa tidak membatalkan proyek itu?"


ayah:"Mungkin itu bisa"


ibu:"Bisa tidak kata mungkin itu dihilangkan!"


ayah:"Baiklah aku akan membatalkan proyek renovasi itu"


ibu:"Terima kasih sayang"


ayah:"Kenapa kamu ingin membatalkan proyek ini? apa karena Sato?"


ibu:"Bagaimana kamu bisa tau"


ayah:"Karena aku tau bahwa dia sudah membeli Sekolah lama itu, tapi kenapa kamu juga ikut-ikut dia?"


ibu:"Apa kamu tidak ingat bahwa di Sekolah itu ada banyak kenangan kita dan juga sahabatku"


ayah:"Aku tidak melupakannya, tapi aku ingin melupakan kenangan tentang penjahat yang telah menembak sahabatmu sehingga Sekolah terpaksa di liburkan selama 2 bulan penuh dan membuat kamu depresi hingga meskipun Sekolah telah kembali di buka kamu tidak masuk sekolah selama 3 minggu"

__ADS_1


ibu:"Hmmm, ternyata kamu masih mengingatnya, jadi sekarang cepat kamu batalkan proyek itu!"


...…BERSAMBUNG…...


__ADS_2