
sesampainya di rumah andrew segera menggendong selena masuk kedalam rumah. sehingga windi dan irawan kaget melihat andrew menggendong selena.
" ada apa ini andrew? " tanya windi kepada andrew
" ini ma saat aku ajak selena ke acara reuni aku tadi, dia salah ambil gelas dan dia jadi mabuk begini " kata andrew
windi pun menyuruh andrew membawa selena ke kamar tamu. sesampainya di kamar andrew pun membaringkan tubuh selena di kasur tak lupa juga andrew menyelimuti badan selena.
saat akan pergi lengan andrew ditarik oleh selena.
" jangan pergi " kata selena lirih dengan mata masih terpejam. andrew pun susuk di tepi ranjang sambil mengusap halus rambut selena. semua itu pun tak luput dari pasangan irawan dan juga windi. mereka juga mengambil vidio di kemesraan mereka lalu mengirimkan itu kepada orang tuanya selena.
#
saat selena bangun ia tak mendapati siapa pun. nyawanya masih belum terkumpul 100 persen. hingga ia menyadari bahwa dirinya sedang du sebuah kamar yang sangat asing baginya.
" astaga aku dimana.... kok aku disini sih bajuku siapa yang gantiin ya " gumam selena . sebuah ketikan pintu mengejutkan selena.
tim tok
" masuk " jawab selena
" sudah bangun ya, kalau masih pusing lebih baik kamu istirahat aja dulu. hari ini gak usah masuk dulu kalau masih pusing " kata andrew
" oh ya siapa yang menggantikan baju ku " tanya selena malu
" aku " jawab andrew yang membuat sekena malu bukan kepala. melihat ekspresinya selena. andrew pun tertawa terbahak-bahak membuat windi dan juga irawan yang dibawa ikut bahagia.
" kau dengar itu sayang, belum menikah aja kita sudah melihat tawa andrew, bagaimana kalau mereka sudah menikah ya" kata irawan
" aku berharapnya juga begitu sayang. aku ingin putra kita bahagia" kata windi lalu tak lama sebuah ketikan pintu terdengar. windi pun segera membuka pintu ruang tamu itu ternyata yang datang adalah renata dengan membawa parsel buah.
" eh rena masuk lah " kata windi
" iya tante " jawab rena dengan senyum ramah nya . rena mendengar jelas tawa andrew. dalam hatinya tertawa bahwa andrew belum berangkat kerja.
" mau cari andrew ya " kata windi
" iya tante " jawab rena dengan malu - malu
" sebentar ya tante panggilkan an...... " kata windi tertahan karena andrew dan selena turun dari tangga dengan saling kejar - kejaran. yang membuat irawan dan windi tak habis pikir dengan sikap kedua sejoli itu. senyum rena pun sirna melihat keberadaan selena di rumah andrew.
" ampun sudah jangan lagi, aku menyerah sekarang " kata andrew kepada selena
" kamu ih dasar ka.... " kata selena terhenti melihat keberadaan rena, dengan segera selena memeluk andrew tampa malu. andrew oun mengikuti pandangan selena . ia pun melihat ke arah rena yang mematung melihat nya.
" sayang aku lapar" kata selena dengan manja
__ADS_1
" ayo kita makan dulu ya" kata andrew dengan menggandeng selena keatas.
" tante kenapa selena juga tinggal disini? " tanya dengan dengan penasaran.
" owh itu, orang tua selena sedang berada di Singapura biasa masalah bisnis jadi sekena disini deh bareng tante sama om. kamu juga kenal selena ya " tanya windi kepada Rena
" enggak tan cuma saat reuni kami sempat berkenan sedikit. apa dia calon istrinya andrew " tanya rena lagi
"iya itu benar ren, mereka juga akan segera bertunangan.. tahun depan baru menikah menunggu selena lulus dulu sekolah " kaya windi dengan senyum bahagia. windi juga pasalnya mengerti bahwa rena adalah mantan kekasih andrew yang telah mencapakan putra nya dulu demi laki-laki lain
semenjak itu windi lebih selektif lagi memilihkan wanita untuk andrew.windi takut jika andrew akan terluka untuk yang kesekian kalinya.
" tante saya harus pamit dulu ya , soalnya saya harus bekerja. takutnya nanti kesiangan. lain kaki aja saya kesini dulu ya dan ini buat tante " kata rena lalu bergegas pergi.
( aku tahu perasaan mu pasti hancur rena mendengar perkataan ku. tapi aku juga gak mau kau menyakiti putraku untuk kesekian kalinya. cukup kejadian waktu itu saja yang membuat putra ku terburuk. untung sekarang ada selena yang bisa mengembalikan senyum Andrew yang pernah hilang itu) batin windi
saat selena dan andrew sudah rapi turun kebawah. mereka tak melihat keberadaan rena. selena pun lega tak melihat keberadaan rena lagi.
" pagi om pagi tante" sapa selena
" aduh cantiknya anak calon anak mantu ku , ini ada uang buat kamu beli jajan " kata windi
" wah tante ini kebanyakan lo papa dan mana ju saja gak ngasih segini banyak untuk ku. tapi Terima kasih banyak camer ku memang yang terbaik baik " ucap selena sambil mencium pipi windi dengan sayang.
" aku kok enggak sayang " rengek andrew kepada selena.
didalam mobil selena segera menghitung uang yang diberikan windi kepada nya. andrew pun tak habis pikir dengan kelakuan calon istrinya tersebut.
" akhirnya aku kaya udah dapat uang saku banyak " kata selana senang bukan kepala
" ya ampun sel itu cuma 500 ribu itu pun juga bukan jumlah yang banyak " kata andrew
" sirik aja sih kamu ini sama aku... bilang aja iri karena orang tua mu lebih sayang aku dari pada kamu" kata selena meledek andrew.
sesampainya di sekolah andrew mengunci pintu mobilnya. memandang selena dengan tatapan memangsa. selena pun dibuat ngeri dengan tatapannya.
" kamu mau apa sih , kok lihat aku begitu " kata selena bingung campur takut
tampa babibu andrew melawan bibir kenyal selena yang membuat selena diam tak berkutik. andrew pun mengigit bibir selena agar mau membuka mulutnya.
selena pun membuka mulutnya sehingga andrew bisa mengakses mulut selena dengan leluasa. tak lama andrew pun menyudahi nya lalu mencium kening selena.
" tunggu dulu " kata selena dengan takut , andrew pun Mengernyit kan dahinya.
" ada apa lagi? kamu mau lagi" ucap andrew dengan menggoda selena.
" bukan begitu bagaimana kalau ada yang tahu aku turun dari mobil mu " kata selena bingung.
__ADS_1
" kamu turun aja dulu gih lalu aku akan menyusul dibelakang mu " kata andrew yang mendapat anggukan dari selena.
#
Aku gak habis pikir sama kamu andrew kenapa kamu bisa berubah begini dengan dia. sikap mu berbanding berbalik saat bersama ku. aku cemburu melihat my Dengan wanita itu. hah..... iya aku harus menyakitkan dia disampaikan kehidupan andrew. agar aku mudah mendekati andrew lagi " gumam rena dengan senyuman penuh arti.
mobil rena pun sampai di sebuah hotel besar berbintang 5 . dia datang menemui seseorang yang bisa membantunya dalam mengatasi hal ini yaitu Devano sanjaya musuh bebuyutan andrew.
dengan melangkah pasti rena berjalan menelusuri lorong hotel lalu rena berhenti dikamar 2051 dengan berani rena menekan bel tersebut .
tak lama wajah tampan dengan lengan dipenuhi tato keluar dari kamar tesebut. ia begitu terkejut melihat rena di sana dengan berpakaian minim.
devan mempersilahkan masuk rena dengan senang hati. sesampainya didalam rena terpukau dengan aroma sabun dan shampoo yang devan gunakan.
" ada angin apa yang membawa mu kesini rena,,,, bukan kah kau tidak menyukai keberadaan ku " kata devan dengan meminum wine dengan bertelanjang dada memamerkan otot devan yang sangat besar.
" aku kesini butuh bantuan mu untuk menyingkirkan seseorang " kata rena dengan merebut gelas wine milik devan. tampa rasa takut rena meminum minuman itu hingga habis.
devan pun mendekati rena lalu memeluk rena dari belakang yang membuat rena kaget dengan perlakuan devan.
" katakan siapa yang harus aku lenyap kan ...!? " tanya devan dengan mencium leher rena yang membuat rena seperti tersengat listrik.
" selena calon istri andrew " kata rena dengan tatapan penuh kebencian
" itu mudah asalkan ada bayaran yang pantas untuk itu " kata devan dengan memainkan rambut panjang rena.
" katakan saja jumlah yang yang harus ku bayar untuk itu. Asalkan perempuan itu bisa pergi dari kehidupan andrew " kaya rena dengan serius
" bukan uang baby tapi dengan tubuh mu" kata devan yang membuat rena merinding ketakutan.
" baik asalkan kau bisa melakukan itu dengan cepat dan rapi " kata reba dengan percaya diri,
devan mulai mencium bibir rena dengan sangat rakus. dengan kasar membuka kain yang menutupi tubuh rena hingga tak ada satu kain pun yang tersisa.
ciuman itu kini pindah menuju leher dan meninggalkan beberapa tanda percintaan mereka di sana. devan mendorong tubuh mungil rena di atas ranjang. devan memainkan gunung kembar rena hingga menyesapnya seperti bayi. rena pun hanya bisa pasrah akan tindakan devan. yang hanya ada dalam pikirannya adalah nisa kembali bersama andrew.
" kamu siap sayang" kata devan dengan suara seraknya. dengan pelan - pelan devan pun memasukan beda keramatnya kedalam gua milik rena.
rena mencengkram kuat seprei dan memejamkan matanya karena menahan sakit akibat robekan dibawa sana. devan pun tak percaya bahwa dia bisa mendapatkan kesucian rena dengan semudah ini.
dengan gilanya devan memompa maju mundur tubuhnya. permainan devan sedikit kasar yang membuat tena kewalahan menghadapi serangan devan.
devan mengajak rena dengan berbagai gaya . rena hanya bisa patuh kepada devan lalu setelah tubuh devan mengejang revan pun. em percepat ritme permainannya sehingga ia bisa menuntaskan permainan ranjangnya.
devan pun tubang di atas tubuh rena. devan melihat rena yang kelelahan tapi devan masih ingin terus bermain sehingga devan kembali memangsa bibir kenyal milik rena dan kalian sudah pasti tahu apa yang terjadi. iya pertempuran panas kembali terulang. devan tak perduli dengan keadaan rena yang penting baginya dia bisa mendapatkan kesenangan.
( ini hanya mimpi rena saat kamu bangun nanti semuanya akan kembali seperti semula. ma pa seandainya saja kalian masih ada disini) batin rena dengan menangis dalam diamnya.
__ADS_1