GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU

GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU
dititipkan


__ADS_3

pagi - pagi sekali selena segera bangun dan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badannya agar lebih segar. selesai mandi selena segera bersiap untuk turun ke bawah untuk menikmati sarapan pagi bersama Ratih dan juga endro.


" ma besok aku akan ke Singapura untuk urusan bisnis kamu ikut dendam ku ya ke sana, jangan lupa bawa obat yang aku butuhkan selama perjalanan ke sana " kata endro dengan menyantap sarapan paginya mata masih fokus melihat MacBook miliknya.


" pa lalu bagaimana dengan selena pa, masak iya kamu tega biarin selena di rumah sendirian. kalau ada apa-apa bagaimana? " kata Ratih dengan khawatir.


" kan ada Titin dan juga satpam ma. kalau gak kamu bisa titipkan selena ke rumah nya mas irawan saja biar selena dan andrew jadi lebih dekat. atau kalau gak kamu gak usah ikut kamu di rumah dengan selena biar aku sendiri yang pergi ke Singapura" kata andro


" jangan dong pa, papa kan harus ada yang mengatur pola makan dan minum obatnya. kalau gak ada yang ngingetin malah mana lebih khawatir pa. ya usah mama setuju jika selena di rumahnya mas irawan " kata Ratih dengan tersenyum manis kepada sang suami.


selena yang baru menuruni tangga pun melihat senyum orang tuanya yang tidak biasa pun segera bertanya kepada Ratih dan juga endro.


" ada apa sih ma pa kok kayak nya kalian happy banget. ada berita bahagia apa hari ini " kata selena sambil menarik salah satu kursi makan yang berada di sampai Ratih.


" gini lo sayang mama dan papa nanti sore akan berangkat ke Singapura untuk perjalanan bisnis jadi kamu untuk sementara waktu tinggal bersama om irawan dan juga tante windi" kata Ratih yang membuat selena menghentikan sarapan paginya.


" apa - apaan sih mana dan mana ini. anak sendiri kok main dititipin ke rumah orang lain aja. disangka aku ini barang apa? aku gak setuju untuk itu. aku lebih baik tinggal disini sama bik Titin " kata selena dengan bibir ditekuk


" selena papa lebih tenang jika kamu bersama dengan mereka. tentu mereka akan bisa menjaga kamu lebih baik. kami pun merasa lega juga bekerja tampa khawatir kamu pergi malam atau pun membawa teman- teman alay mu ke sini " kata endro


" papa juga gak bisa memaksa aku ikut dengan mereka juga kan. kenapa gak dititipin di rumah orang lain. kenapa harus di rumah nya guru killer itu" rengek selena


" sel jangan seperti anak kecil begitu. bik Titin baru saja sembuh dari sakit. ku tega biarkan bibik Titin kelelahan menjaga mu terus. pokoknya nurut aja oke" kata Ratih dengan muka tegasnya yang buat selena mengiyakannya.


#


tiba di sekolah selena segera masuk kedalam kelas ternyata di sana sudah ada tiara dan juga mella. selena tak bersemangat menjalani aktivitas nya hari ini lalu dengan muka ditekuk selena langsung duduk ditempat nya tampa menyapa ke dua sayang nya itu.

__ADS_1


" lu kenapa darling ? apa ada masalah? " tanya mella dengan muka penasaran dan diikuti oleh tiara yang sedari tadi memperhatikan selena.


" gue lagi bete tau, orang tua gue mau ke Singapura perjalanan bisnis dan kalian tahu apa yang diputuskan mereka buat gue...!?? gue harus tinggal di rumah om irawan sampai orang tua gue kembali " kata selena dengan memonyongkan bibirnya.


tak lama bel sekolah pun berbunyi . mapel pertama pun di mulai. andrew dengan tegasnya membacakan soal ulangan sedangkan selena tetap fokus dengan pelajaran.


" syutt sel selena "panggil tiara dengan suara kecilnya. selena masih fokus menjawab soal - soal yang berikan oleh andrew. sedangkan andrew yang melihat tiara yang berusaha memanggil Selena pun segera menghampiri tiara.


" apa ada masalah tiara, dari tadi saya perhatikan ku memanggil selena terus " kata andrew dengan dingin dan tegas. tiara tersenyum dengan paksa lalu mencari alasan untuk menjawab pertanyaan andrew tersebut.


" anu pak... suara bapak kurang terdengar jelas jadi saya kurang mengerti dengan pertanyaan yang bapak lontarkan tadi " kata tiara dengan muka yang sudah pucat pasih ketakutan melihat raut wajah guru killer tersebut.


" oke saya akan membacakan soal nya dari sini " kata andrew yang membuat tiara mati kutu tak berkutik.


( mampus gue kenapa pak andrew malah berdiri disini sih. bagaimana gue bisa nyontek selena kalau begitu. apa gue pura-pura pingsan aja ya agar gak udah ikut ulangan. tapi nanti gue gak bakalan dapat nilai lagi. ihhh selena ngapain sih gak dengar gue panggil segala) batin tiara kesal


" selena tinggi sebentar " panggil ronal dengan suara lantangnya. ronal adalah salah satu murid Favorit sekolah. ketampanannya diakui oleh murid perempuan. hanya selena yang tidak tertarik dengan ronal. bahkan ronal sering kali mendekati selena dengan berbagai cara tapi hasilnya Nihil.


" ngapain lu panggil gue, ada perlu apa? " tanya selena dengan muka datar nya.


" gue mau ngajakin lu jalan nanti, apa lu mau gue ajak jalan - jalan sambil nonton begitu. kebetulan vesik adalah ultah nyokap gue. gue berniat beliin hadiah karna gue gak tahu selera perempuan seperti apa jadi gue mau ngajak lu aja buat jalan sekalian. bagaimana? " kata ronal dengan tersenyum cool


" aduh sorry banget ya nal, gue lagi banyak tugas nih dari pak andrew. jadi gue gak ada waktu buat nemenin lu. so bagaimana kalau.... " kata selena menggantung lalu melihat tiara dan mella yang mencari keberadaan dirinya. dengan tiba-tiba selena memanggil mereka berdua.


" mella tiara sini deh " panggil selena dengan ide jahilnya. mella dan Tiara pun berlari kecil kearah selena.


" wehhh ada pa nih " tanya tiara yang kegirangan melihat ronal

__ADS_1


" jadi gini weh ronal itu butuh seseorang untuk menemaninya pergi ke mall nanti. dia tadi ngajak aku tapi berhubung gue sibuk karena tugas dari pak andrew. biarkan mella dan tiara yang menemani lu pergi cari kado buat mama lu bagaimana nal....? dan sebagai imbalannya lu bisa ngajak mereka nonton" kata selena dengan wajah datarnya lalu pergi meninggalkan mella , tiara dan ronal. selena pun pergi mencari andrew.


" haduh aku mau dong ronal ikut lu pergi , biar gue aja deh yang bayarin buat nontonnya " kata tiara dengan genit nya.


" gak lu pergi dengan gue aja nal karena selera gue lebih oke ketimbang dengan si tiara itu." kata mella tak mau kalah.


" kamu kok brgitu sih Mel gue juga mau ikut jalan bareng ronal. aha gue punya ide bagaimana lu jemput kita berdua aja " kata tiara dengan muka girangnya


" setuju" saut mella


ronal yang sudah pusing pun berlalu meninggal mereka berdua tampan sepatah kata pun.


" kampret lu nal..... main pergi gitu aja " kata tiara dengan kesal. mella dan tiara pun memutuskan untuk pergi ke kantin saja. sembari menunggu besties nya selesai dengan pak andrew.


tok tok


" masuk " kata andrew dengan fokus menatap layar MacBook nya . selena pun masuk dengan muka kesalnya. andrew pun memandang selena sekilas lalu kembali menatap MacBook miliknya.


" aku mau bicara sama kamu " kata selena judes


" soal apa ya? penting gak ...? karena saya masih sibuk gak ada waktu buat ngomongin hal yang gak penting" kata andrew tak mau kalah jutek


" kenapa bisa orang tua gue mutusin gue tinggal di rumah lu saat papa dan mama gue berada di Singapura " kata selena kesal


" aku gak tahu soal itu" kata andrew


" dasar manusia kutub tak peti kesat waan, kenapa kamu itu tidak bisa memahami ke adaan perasaan ku. aku tidak mau timbul masalah baru lagi. tugas dari mu ini saja membuat kepalaku pusing setengah kayang. " kata Serena lalu bergegas pergi dari ruangannya.

__ADS_1


andrew memandang bingung dengan sikap selena yang rendem


__ADS_2