
selena keluar dengan andrew pun segera masuk kedalam mencari keberadaan windi dan juga irawan. sesampainya didalam ia tak menemukan siapa pun yang terlihat hanya sebuah pintu terbuka dari salah satu kamar tamu di rumah itu .
dengan panik andrew menyangka bahwa itu adalah maling yang berusaha mencari barang - barang mahal di rumah ini.
saat mereka lebih dekat dengan kamar itu munculah bayangan seseorang yang sedang mencari sesuatu sambil ada perdebatan kecil di dalam.
" tunggu dulu deh itu bukannya suara mama windi dan papa irawan deh mas, ngapain mereka dikamar ini... ini kamar tamu bekas siapa sih " tanya selena dengan bingung.
" aku juga gak tahu sayang, soalnya kamar tamu yang ini tidak pernah dipakai buat orang lagi setelah almarhum nenek ku meninggal " ucap andrew dengan bingung.
mereka pun memutuskan untuk menemui windi dan irawan saja agar tidak muncul kecurigaan yang macam - macam. saat melihat selena dan andrew mereka pun sedikit terkejut karena melihat keberadaan mereka yang tiba-tiba.
" kalian ini bisa tidak gak usah ngagetin mama dan papa, bikin jantung kita gak karuan aja deh " kata windi dengan sedikit kaget
" maaf ma pa kalian lagi ngapain sih kok serius banget" tanya andrew dengan serius.
" papa sama mama lagi cari baru rubby yang nenek mu berikan kepada mama. tapi mama sempet lupa nak karena itu satu - satunya peninggalan nenek mu " kata windi dengan cemas.
selena dan andrew pun ikut bagian mencari. setelah beberapa kemudian akhirnya irawan menemukannya.
" alhamdulillah akhirnya ketemu juga " kata irawan tersenyum bahagia dengan diikuti yang lainnya. setelah itu windi menyuruh selena dan andrew bersiap. karena mereka akan pergi ke suatu tempat yang bagus jadi windi menyuruh selena berpakaian baju pesta.
" ini pakai sayang mama dan papa akan tunggu kalian. ayo cepat kita bersiap ingat jangan lama- lama biar gak kemalaman pergi nya " kata windi dengan sedikit mencubit pipi gembul milik selena.
" kemana sih ma " tanya andrew penasaran
" sudah sana kita akan bersenang-senang nanti cepat lah " kata irawan memberi perintah kepada selena dan juga andrew.
selesai berpakaian cantik dan juga anggun selena pun turun kebawa bergabung bersama irawan, windi dan juga andrew.
" sayang kamu cantik banget, mama gak salah pilih baju ini untuk ku dong, iya kan pa" kata windi
" iya ma, calon menantu papa ini cantik banget tapi mama juga gak kalah cantik kok. papa makin cinta " kata irawan.
" calon istri siapa dulu, tapi apa yang dibilang mama dan papa itu benar adanya. bagaimana ini aku jadi semakin gak mau jauh - jauh dari sayang ku ini " kaya andrew dengan mengusap pipi selena dengan halus.
" sudahlah bagaimana kalau jadi besar kepala dan terbang nantinya" kata selana dengan tersenyum malu.
mereka pun berangkat menggunakan mobil sport andrew. setelah satu Jam perjalanan akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan.
" wah pa ini tempatnya, bagus banget tapi memang ada acara apa sih kok kelihatannya ada orang banyak di dalam gedung" kata andrew sedikit heran dengan suasana dalam hotel tersebut.
__ADS_1
" sudah ayo masuk " ajak windi dengan menggandeng tangan selena dengan membawa selena kedalam.
begitu mewah dekorasi ruangan didalam hotel tersebut. sesampainya di lobby windi meminta selena untuk menutup matanya menggunakan kain.
andrew pun menuntun selena pergi ke ruangan pesta. terlihat di sana begitu rame, endro dan tantri sudah menunggu didalam.
saat kain penutup mata selena di buka sekena pun menangis hari karena bisa melihat kehadiran orang-orang tersayangnya.
" mama dan papa kok bohongi aku sih. katanya besok baru sampai ternyata kalian udah menyiapkan ini semua nya buat aku. dengan dekorasi warna yang aku suka " kata selena dengan memeluk Ratih dan juga endro.
" ayo dong sayang tiup dulu lilinnya, nanti keburu meleleh lo lilin nya " kata Ratih menuntun sang putri ke depan kue ultah yang tinggi menjuntai.
Happy birthday to you
Although you’re with someone new
I guess I just touch base
To wish you all the best
Hope you’re all rested and okay
Happiest year, I pray
Good memories may stay
I guess I just touch base
To wish you the success
**** my ego;
I want you be nothing but happy
God knows
How I’ve always keep tabs on you
Selfishly want you to live the life
I know you once dreamed
__ADS_1
And tiredly night and day
working so hard for it
to come true
To come through
I hope you’ll get that dream for me
Even for a day
So at least I know you’re proud of yourself
Cheer up,
it’s your day
Happy birthday to you
Cheer up,
it’s your day
Happy birthday to you
Cheer up,
it’s your day
Happy birthday to you
Cheer up,
it’s your day
Happy birthday to you
lilin pun di tiup , tepuk riuh pun jelas terdengar. Selena lalu memotong kue ultah nya dengan di bantu oleh Ratih karena kuenya begitu tinggi.
para tamu undangan pun datang memberikan selamat kepada selena. lalu mereka pun menyicipi hidangan yang telah disiapkan oleh pihak hotel.
__ADS_1