
selesai pemakaman endro, Ratih pun di urus Titin art yang sudah bekerja lama di kediamannya.. bin Titin sangat faham betul bagaimana setiap karakter di rumah ini. sehingga windi dan irawan mempercayakan rumah kepada bik Titin.
" nyonya ayo makan dulu.kakau tidak makan nanti tubuh nyonya akan lemah. jadian tuan yang sudah beristirahat di atas sana dengan tenang.malah harus melihat nyonya disini seperti ini.tuan pasti sangat sedih nyonya "
"tapi bik saya masih kenyang bik. saya belum kepengen makan apa - apa sekarang"
" nyonya belum makan nasi dari tadi pagi .bibik buatin makanan kesukaannya nyonya ya mau ya nyonya "
" saya gak lapar dan saya gak mau apa - apa bik "
bik Titin keluar dari kamar Ratih dengan wajah sedikit ditekuk karena sang majikan tidak mau makan apa pun sedari pagi.bin Titin bisa merasakan kesedihan yang dialami oleh ratih .
" bik bagaimana dengan tante Ratih, apa tante mau makan "
bik Titin mendongakkan Kepala nya ternyata itu adalah suara andrew.
" gak mau sama sekali tuan, saya sudah berusaha membujuk nyonya Ratih tapi hasilnya nihil. nyonya ratih tetap saja gak mau "
" ya sudah bibik bisa kembali mengerjakan yang lain dulu.biarvsaya yang berusaha bujuk tante.sini nampan makanannya"
" baik tuan permisi "
tok tok tidak ada jawaban andrew pun akhirnya masuk kedalam kamar Ratih. andrew duduk di dekat sofa bad yang berada tak jauh dari Ratih.melihat keadaan ratih yang sekarang membuat hati andrew menjadi kasihan kepadanya. selain kehilangan suami ratih harus siap - siap kehilangan selena putri kesayangannya itu.
" tante sayang sama Selena tidak ? "
__ADS_1
Ratih menoleh ke arah andrew dengan tatapan datarnya. tapi dengan mata berkaca - kaca Ratih melihat ke arah bingkai foto dirinya, Endro dan juga selena.
" tante gak mau jelasin sesuatu sama andrew soal selena .saya ingin tante terlebih dulu berbicara "
Ratih menatap andrew dengan tatapan bingung. Ratih belum menyadari bahwa andrew sudah mengetahui segala - gala nya mengenai selena.
" selena bukan anak kandung tante dan om endro kan.... selena hanya anak angkat kalian "
" bagaimana kamu bisa tahu andrew. tante dan om tidak pernah cerita kan ini kepada siapa pun .termasuk kamu dan juga orang tua mu"
" aku belum tahu persis tante, tapi pada saat selena sakit dulu pas tante dan om berada di Singapura. kami bertemu dengan seseorang pasangan pasutri namanya pak satria dan juga bu tantri.awalnya kami hanya ngobrol biasa saja hingga pak satria menceritakan soal anaknya yang diculik. ciri - cirinya sama persih dengan selena. tapi waktu itu aku belum tahu bahwa selena bukan putri kandung kalian. tadi pagi saat saya mulai mengajar saya mendapatkan surat pernyataan perpindahan sekolah selena. saya pikir itu hanya dugaan saya saja yang salah. ku kira itu selena yang lain. ternyata pada saat mengecek data itu dari kepala sekolah. itu adalah selena anak kalian tapi atas nama orang tuanya bukan kalian melainkan satria dan juga triana. jelas itu terbukti bahwa selena kini sudah menemukan orang tua kandungnya. tapi saya masih belum yakin kenapa selena bisa bertemu dengan mereka. apa pada saat kecelakaan selena sudah bisa mengingat semuanya atau ada hal lain"
" apa pada saat kecelakaan itu menyebabkan ingatannya mulai kembali ya. jadi selena pergi ke rumah orang tua kandung nya. dia sudah melupakan kami 😭😭😭. apa dia marah kepada ku dan juga mas andro karena tidak berkata yang sebenarnya "
" maksud tante bagaimana? coba tante ceritakan semuanya kepada andrew. jika nanti andrew berhasil menemukan selena kembali. setidaknya aku bisa membantu menjelaskan semuanya kepadanya tante "
" dokter han pun bertanya pada kami dimana orang tua gadis itu. tampa ragu aku bilang kepada dokter bahwa adalah mamanya. mas endro awalnya menolak dengan ide ku. tapi aku terus memaksa nya hingga mas endro pun setuju. tak lama dari itu gadis itu tersadar dan bertanya kepada kami mengenai jati dirinya. Aku berkata kepadanya kami adalah orang tuanya dan..... "
flashback #
" Anaknya mama sudah bersih" Kata rantri dengan mencium kening mentari
" nama ku siapa? Dan kalian adalah siapa? Aku tidak mengenal kalian " Kata mentari setelah beberapa sadar dari kejadian itu. Tantri dan endro pun saling memandang untuk mencoba meyakinkan mentari bahwa mereka adalah orang tuanya.
" Nama mu adalah selena putri, kami adalah mama dan papa kamu nak " Kata Tantri dengan meyakinkan mentari.
__ADS_1
" Selena kemarin mengalami kecelakaan karena kelalaian papa, maafin papa ya sayang .mulai sekarang nama mu adalah selena " Kata endro
" Selena" Kata selena dengan bingung karena itu terasa asing untuknya.
" Selena nya mama sudah lapar belum? Tanya Tantri kepada selena. Tapi selena masih linglung seperti orang bingung. Dalam hati selena masih bimbang akan pengakuan yang diutarakan oleh Tantri dan juga endro.
" Anaknya mama mau makan apa ❓" Tanya Tantri dengan penuh sayang.
" Aku ingin makan buah ma, dan juga minum susu hangat " Kata selena dengan lirih.
" Oke sayang" Kata ratih dengan senang hati.
" Ma apa aku punya saudara di rumah? " Tanya selena dengan polosnya.
" Tidak sayang kau adalah satu - satunya putri mama dan juga papa " Jelas Tantri kepada selena.
" Sayang kamu selesai makan minum obat ya terus istirahat, biar besok dokter ham mengizinkan kamu untuk pulang oke " Kata endro dengan lembut
" Baik papa " Jawab selena dengan patuhnya.
flashback off#
" anak itu begitu patuh dan manis, siapa pun yang melihat dia pasti akan tergoda hatinya. aku tentu senang selena bisa menemukan orang tua nya andrew. tapi disisi lain aku juga sedih. harus kenangan dia "
" tante Ratih tenang saja saya akan bawa dia menemui tante. saya akan meyakinkan dia bahwa tante juga sangat menyayangi nya .tapi tante juga harus makan dulu biar pada saat bertemu selena tante terlihat sehat biar selena tidak sedih melihat tante yang sekarang"
__ADS_1
Ratih pun patuh dengan ucapan andrew.