GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU

GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU
memeluk andrew


__ADS_3

     selesai makan malam kedua orang tua itu berbicara masalah bisnis sedangkan andrew dan selena berbicara di atas balkon sambil melihat indahnya gemerlap perhiasan malam .


" sempit banget ya dunia ini, kenapa kita harus lagi. aku hanya berharap kita hanya bertemu di sekolah saja tidak diluar sekolah " kata selena dengan datar yang mendapat lirikan datar dari Andrew.


" iya dari sekian wanita cantik kenapa aku bertemu dengan bocil yang sangat menyebalkan dan juga lemot ini " kata andrew yang membuat selena ingin menumbuk andrew lagi tapi ia urungkan sadar jika ini adalah rumahnya andrew.


( sabar selena tahan - tahan oke. ini rumah nya dia. kalau kamu tumbuk dia yang ada kamu akan mendapatkan masalah besar plus sangsi dari mama lu please sabar oke.) batin selena dengan mengatur nafasnya.


" selena " panggil andrew dengan lembut


" iya ada apa? " jawab selena datar tampa ekspresi


" kamu percaya cinta pada pandangan pertama gak? " tanya andrew dengan pandangan masih fokus menatap langit


" aku percaya kok " jawab selena


" aku tuh bingung deh " kata Selena


" bingung kenapa " tanya andrew


" orang tua mu itu dangan ramah dan hangat tapi kenapa kamu saja yang keras nan dingin seperti kulkas " kata selena heran.


" setiap orang itu bukannya memiliki ciri khas sendiri - sendiri ya, tapi aku emang lebih ke bodoh amat dengan sekitar ku sih " jawab andrew sembarangan. selena melihat laba - laba di ujung pojokan. selama lantas melonjak takut reflek memeluk andrew.


" aaaaaaa" teriak selena dengan tampa sadar memeluk andrew dengan tampa sengaja.


" ada apa sih " tanya andrew dengan datar sambil melihat kearah sekitar.


" itu Laba-laba pak " kata selena dengan menunjuk kearah Laba-laba itu berada. andrew pun mengusir Laba-laba itu lalu mengusap punggung selena.

__ADS_1


" udah pergi kamu bisa gak lepaskan pelukan mu lihat mereka datang melihat kita begini " kata andrew dengan melihat kearah kedua orang tua mereka yang sudah sedari tadi melihat mereka berpelukan.


selena pun segera melepaskan pelukannya, dengan malu- malu pun segera bergegas menghampiri mereka yang melihat mereka.


" jangan salah faham ya, ini gak seperti yang kalian lihat kok. tadi itu ada laba - laba kok beneran aku gak bohong" kata selena dengan wajah seperti anak kecil yang ketahuan mencuri coklat.


"iya tapi saking nyamannya sampek enggak begitu melepaskan pelukannya. Cari kesempatan aja " kata andrew dengan wajah datarnya


" enggak kok siapa juga yang mau peluk kulkas dia pintu kayak kamu. ma pa aku mau pulang sekarang dong kalau gak belajar besok dengan guru killer ku ini ditebas abis lagi, ayok" rengek selena dengan kesal


mereka pun akhirnya berpamitan untuk pulang karena hari juga sudah mulai malam. seusai mereka pergi cakra pun kebetulan baru pulang. cakra melihat jelas satu buah mobil yang baru saja keluar dari kediaman orang tua andrew


" eh cakra baru pulang kamu nak " kata irawan yang masih santai di depan TV sedangkan windi dan art nya masih sibuk membereskan sisa makan malam tadi. cakra pun yang baru sampai tak lupa mencium tangan Irawan dan juga windi.


" iya om apa lagi sekarang kerjaan aku makin banyak , jadi lembur deh , oh iya om dimana kak andrew? " tanya cakra dengan celingak celinguk mencari keberadaan andrew.


" biasa dia di kamarnya menyiapkan materi buat mengajar besok. oh ya kayak nya andrew menyukai wanita yang om jodohkan dengannya deh, lebih menariknya lagi doa itu salah satu murid nya andrew " kata irawan dengan bahagia.


" cakra kakak mu sudah dapat itu pasangan kamu nya kapan....? dari tahun lalu kamu sibuk kerja muluk sambil kuliah. tante gak pernah lihat kamu bawa perempuan datang kemari " kata windi yang baru saja menyelesaikan beberesnya.


" aku masih mencari teman wanita masa kecil ku tante. aku mencintai nya sat pandangan pertama.. aku yakin kami akan bertemu kembali " kata cakra dengan pilu.


" sudah lah tante yakin kamu bisa menemukan cinta sejati mu cakra sana seperti andrew. oh iya sayang sudah makan apa belum? " tanya windi dengan mengambil buah untuk cemilan didepan TV.


"sudah kok ibu negara jangan risau kan daku ini . tante mulai minggu depan aku gak akan tinggal disini" kata cakra tiba-tiba yang membuat irawan dan windi bingung akan keputusan cakra yang begitu tiba-tiba.


" ada apa? apa kau sudah tidak nyaman lagi berasa disini? " tanya windi dengan wajah penasarannya. cakra tersenyum melihat pertanyaan windi .


" enggak begitu ibu negara dan bapak menteri, aku memutuskan pindah karena aku sudah bisa membeli apartemen sendiri untuk aku bisa hidup lebih mandiri. terlebih lagi apartemen yang ku beli jauh lebih dekat dari pada tempat kerjaan ku juga " kata cakra dengan tersenyum tulus meminta izin walau pun windi dan irawan bukan orang tua nya.

__ADS_1


" aku sebenarnya berat lo sayang memberimu izin untuk pergi dari rumah ini. tapi jika itu sudah keputusan mu yang sudah bulat kami bisa apa? kami hanya bisa mendoakan semoga kamu lebih sukses dan selalu salam lindungan Nya" kata windi dengan sedih.


Disisi lain selena yang sudah selesai membersihkan badannya lalu segera membuka buku cetak mapel nya. sedang fokus belajar tiba - tiba terdengar notifikasi pesan masuk dari group.


mella:


sumpah aku, lagi dingin panas menghadapi guru killer itu besok😭 please besok lu harus bantu gue dapat mulai bagus sel. kalau gak mobil gue bakalan disita sama ortu gue


tiara :


🤣🤣 rasain lu Mel, kita mah aman sejahtera iya gak sel.


mella:


sumpah lu tega lu sama gue ra, gue sumpahin lu dinikahi sama killer tingkat dewa. agar lu tahu betapa menderitanya gue dapat ortu super duper protektif.


selena:


aduh kalian berdua berisik banget sih. apa kalian akan terus bertengkar begini. mending kalian itu belajar karena besok ulangan. guru killer itu bilang bahwa siapa yang gak lolos dapat nilai di atas 8,5 kalian harus remidi


tiara :


demi apa pun apa yang lu bilang tadi serius sel!?? mampus gue lu harus bantu gue dalam ulangan ini atau gue beneran akan di dis sama papa gue


selesai membaca buku selena segera merapikan buku yang ia baca tadi. sekalian mempersiapkan buku yang akan dibawanya besok ke sekolah. selesai itu ponsel selena berdering kembali . ternyata andrew mengirim pesan kepada selena.


andrew:


sudah tidur 😴

__ADS_1


bukanya menjawab selena lebih memilih membiarkan nya lalu pergi ke ranjang untuk beristirahat. sedangkan andrew diam dengan mata masih fokus kepada layar MacBook milik nya.


" apa bocah itu sudah tidur, tapi tadi aku lihat WA nya online kok. kurang asem seperti nya dia sengaja gak balas pesan ku lihat aja brsok apa yang akan ku lakukan dengannya." kata andrew dengan tersenyum kecil. karena jam sudah menunjukan pukul 22:00 andrew pyn memutuskan untuk segera beristirahat.


__ADS_2